Pak Ogah Tol Trotoar Dekat Gedung DPR Kesal Aksinya Diviralkan: Kami Bukan Maling!

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 11 Agustus 2025 | 21:29 WIB
Pak Ogah Tol Trotoar Dekat Gedung DPR Kesal Aksinya Diviralkan: Kami Bukan Maling!
Pengatur lalu lintas ilegal alias Pak Ogah di dekat Gedung DPR RI embuat jalur 'tol trotoar' untuk pemotor. (tangkap layar/ist)

Suara.com - Fenomena 'tol trotoar' di dekat Gedung DPR RI yang viral di media sosial kini berakhir. Petugas Satpol PP dan kepolisian telah berjaga di lokasi, membuat para pengatur lalu lintas ilegal alias 'Pak Ogah' tak bisa lagi beroperasi.

Namun, di balik penertiban ini, ada curhatan kesal dari salah satu pelakunya.

Andi Pramono, salah satu Pak Ogah, mengaku kesal terhadap orang yang memviralkan aksinya. Menurutnya, video tersebut telah mematikan sumber pencahariannya dan keluarganya.

Andi tidak bisa menyembunyikan amarahnya. Baginya, orang yang membuat video viral tersebut tidak memikirkan nasib orang kecil sepertinya yang hanya mencoba mencari nafkah.

"Ada aja emang yang viralin, kurang ajar bener. Kayak mau kasih kita makan aja. Kita kan nggak maksa, cuma receh-receh aja paling," ujar Andi kepada Suara.com, Senin (11/8/2025).

Ia merasa tindakannya selama ini hanyalah membantu para pengendara motor yang terjebak macet untuk mencari jalan pintas.

Pembelaan Diri: 'Kami Bukan Maling, Cuma Cari Duit Halal'

Andi dengan tegas menolak jika aksinya disebut sebagai pungli atau tindakan ilegal yang merugikan. Menurutnya, ini adalah cara yang halal untuk mencari nafkah.

"Tapi kan emang kita maling apa? Kan kita cuma cari receh aja. Kita cari uang bener kok, halal, bukan maling," ungkapnya.

baca juga

Ia juga berargumen, bahkan jika tidak ada 'Pak Ogah' yang menjaga, para pengendara motor akan tetap nekat naik ke trotoar.

"Kalau nggak dijagain, motor juga naik-naik sendiri. Jadi mending kita manfaatin buat cari makan, sambil kita jagain mereka biar hati-hati,” jelasnya.

Di balik citra 'pungli', Andi membeberkan bahwa penghasilan dari tol trotoar ini tidaklah seberapa. Dalam sehari, ia mengaku paling besar hanya bisa membawa pulang Rp 50 ribu.

"Sehari dapat paling gede paling Rp50 ribu. Biasanya dibagi-bagi kan ada enam orang," katanya.

Ia juga menegaskan tidak pernah memaksa atau mematok tarif.

"Kita juga nggak maksa, sukarela aja. Ada receh-receh Rp500, Rp200 juga kita terima," lanjutnya.

Andi merasa selama ini keberadaannya dan rekan-rekannya justru dianggap sebagai bagian dari ekosistem lokal. Ia mengklaim sering dimintai tolong untuk menjaga berbagai aset di sekitar jalan.

"Tukang jualan sini aja pada salut kita buka lagi. Kompak emang anak-anak, yang penting kita cari duit halal," ujarnya.

"Kita aja di sini kadang diminta jaga-jagain barang-barang sini kayak bendera-bendera, kabel-kabel. Ada aja yang ngambilin. Kan kita saling bantu aja di sini jadinya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Lawan? Kampung Ini Nekat Kibarkan Bendera One Piece Raksasa

Ada Lawan? Kampung Ini Nekat Kibarkan Bendera One Piece Raksasa

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 21:13 WIB

Viral Gibran Terekam Tak Salami AHY: Netizen Sudah Buat Meme, tapi Kegocek?

Viral Gibran Terekam Tak Salami AHY: Netizen Sudah Buat Meme, tapi Kegocek?

Tekno | Senin, 11 Agustus 2025 | 20:35 WIB

Benarkah Pelatih Lumba-Lumba Jessica Radcliffe Tewas Dimakan Paus? Cek Faktanya

Benarkah Pelatih Lumba-Lumba Jessica Radcliffe Tewas Dimakan Paus? Cek Faktanya

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 20:24 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

×