Siapa Wakil Bupati Pati? Siap-siap Jadi Bupati Pati Jika Sudewo Dilengserkan Demonstran!

Riki Chandra

Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:29 WIB
Siapa Wakil Bupati Pati? Siap-siap Jadi Bupati Pati Jika Sudewo Dilengserkan Demonstran!
Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Demonstrasi ribuan warga di kawasan Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (13/8/2025), berujung ricuh. Sejumlah polisi terluka hingga mobil petugas pun ikut dibakar massa.

Mereka datang membawa kemarahan atas kenaikan tarif PBB-P2 yang mencapai 250 persen untuk sejumlah objek pajak. Kenaikan pajak itu diinisiasi Bupati Pati.

Tekanan terhadap Bupati Pati Sudewo pun semakin besar, hingga publik mulai bertanya-tanya: jika ia mundur, siapa yang akan menggantikan?

Jawabannya adalah Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, jika bupati berhenti sebelum masa jabatan berakhir, wakil bupati otomatis naik menjadi bupati definitif. Chandra, yang dilantik bersama Sudewo oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025, berpotensi memimpin hingga 2030 jika skenario itu terjadi.

Meski gelombang protes membesar, Sudewo bersikukuh tidak akan melepas jabatannya.

“Saya terpilih ini konstitusional, terpilih secara demokratis. Enggak ada kecurangan apa pun. Kok mau digulingkan oleh segelintir orang.”

Namun, ucapan Sudewo sebelumnya yang menantang warga untuk berunjuk rasa dengan jumlah puluhan ribu, memicu bara amarah yang sulit dipadamkan. Walau klarifikasi dan permintaan maaf sudah disampaikan, pernyataan itu sudah terlanjur membekas.

Sosok Risma Ardhi Chandra

Nama Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menjadi sorotan publik setelah memenangkan Pilkada 2024 bersama Sudewo. Sosok yang kini mendampingi Bupati Pati itu memiliki rekam jejak panjang di dunia usaha sebelum terjun ke politik.

Risma Ardhi Chandra lahir di Semarang, Jawa Tengah, 11 Mei 1976. Ia menempuh pendidikan menengah di SMK Negeri 1 Pati, kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang (UNIKA) jurusan Teknik Elektro. Sebelum duduk di kursi Wakil Bupati Pati, Chandra bekerja sebagai rekanan PLN di bagian IT PLN Pati selama empat tahun.

Keputusan mundur dari PLN membawanya mendirikan PT Indo Pratama Network, perusahaan IT yang fokus pada layanan payment gateway. Usahanya berkembang pesat, membuka cabang di Pati, Semarang, dan Jakarta.

Tidak berhenti di bidang teknologi, Chandra merambah sektor perikanan dengan mendirikan CV Dua Putra yang kemudian berubah menjadi PT Dua Putra Utama Makmur Tbk pada 2015.

Perusahaan ini meraih kesuksesan hingga mendapatkan apresiasi langsung dari Presiden Joko Widodo kala itu. Chandra juga sempat menjadi join partner bisnis batu bara di Jakarta.

Pengalaman panjang di dunia bisnis membuat Chandra tertarik pada dunia politik. Ia resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 23 Agustus 2024.

Pada Pilkada 2024, ia dipilih Sudewo sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pati. Pasangan ini menang telak dengan perolehan 419.684 suara atau 53,53 persen dari total suara sah sebanyak 783.948 suara.

Sudewo dan Chandra dilantik Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada 20 Februari 2025 untuk memimpin Kabupaten Pati periode 2025–2030. Keduanya diamanahi untuk memajukan Bumi Mina Tani selama lima tahun ke depan.

Sesuai aturan, jika Bupati Pati Sudewo mengundurkan diri sebelum masa jabatan berakhir, Wakil Bupati Pati akan otomatis menggantikannya sebagai bupati definitif. Artinya, Chandra akan memegang kendali pemerintahan Kabupaten Pati dan melanjutkan program-program yang telah direncanakan bersama Sudewo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:28 WIB

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Jaksa Minta Hak Politik Dicabut 5 Tahun

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Jaksa Minta Hak Politik Dicabut 5 Tahun

News | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Buntut Keracunan Massal, 172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak!

Buntut Keracunan Massal, 172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak!

News | Jum'at, 11 September 2026 | 08:57 WIB

Pati Tetapkan Status KLB Usai Ratusan Siswa Keracunan MBG

Pati Tetapkan Status KLB Usai Ratusan Siswa Keracunan MBG

News | Jum'at, 11 September 2026 | 08:42 WIB

Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Bupati Pati Nonaktif Sudewo Berlanjut

Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Bupati Pati Nonaktif Sudewo Berlanjut

Foto | Senin, 29 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sudewo Jalani Sidang Perdana, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp3,8 Miliar

Sudewo Jalani Sidang Perdana, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp3,8 Miliar

Foto | Senin, 15 Juni 2026 | 17:54 WIB

Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot

Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:44 WIB

KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang

KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:00 WIB

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:38 WIB

KPK Cecar Saksi Soal Dugaan Intervensi Hingga Pemberian Fee ke Sudewo dalam Kasus DJKA

KPK Cecar Saksi Soal Dugaan Intervensi Hingga Pemberian Fee ke Sudewo dalam Kasus DJKA

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:34 WIB

Terkini

5 Bahaya Menumpuk Steker Colokan Listrik di Satu Stop Kontak, Bisa Berakibat Fatal

5 Bahaya Menumpuk Steker Colokan Listrik di Satu Stop Kontak, Bisa Berakibat Fatal

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 07:43 WIB

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:36 WIB

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 07:24 WIB

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:21 WIB

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:18 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

×