Sindir Telak Pajak Amplop Kondangan, Furry Setya Pilih Jadi Orang Gila: Nggak Begitu Berisiko!

Yohanes Endra, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 14 Agustus 2025 | 12:45 WIB
Sindir Telak Pajak Amplop Kondangan, Furry Setya Pilih Jadi Orang Gila: Nggak Begitu Berisiko!
Furry Setya [Instagram]

Suara.com - Aktor kawakan Furry Setya yang begitu lekat dengan perannya sebagai Mas Pur di sinetron "Tukang Ojek Pengkolan", kembali mencuri perhatian publik.

Bukan karena peran barunya di layar kaca, melainkan melalui unggahan video satire Furry Setya yang menyindir isu pengenaan pajak untuk amplop sumbangan pernikahan atau kondangan.

Dalam videonya yang diunggah di Instagram itu, Furry Setya beradegan seolah dirinya hendak pergi ke acara pernikahan.

Kemudian, terdengar suara perempuan di balik kamera yang bertanya ke mana dirinya hendak pergi naik motor.

"Arep ning endi mas? (Mau ke mana mas?)" tanya perempuan yang merekam aksi Furry Setya tersebut.

"Kondangan," kata Furry Setya

Perempuan itu lantas menanyakan hal yang paling umum dalam tradisi kondangan di Indonesia, yaitu memberikan amplop berisi uang.

Aktor 42 tahun itu pun blak-blakan dirinya tak menyiapkan amplop kondangan karena merasa kasihan pada pengantin.

"La ngamplopi gak?," tanya perempuan tersebut.

baca juga

"Yo ora (Ya enggak)," ujar Furry Setya.

"La ngopo gak ngamplopi? (La kenapa kok gak ngamplopi?)," tanya perempuan itu lagi.

Rasa kasihannya ini pun bukan tanpa alasan, Furry Setya tak mau nantinya pasangan pengantin yang diberi amplop olehnya malah diminta membayar pajak.

"Yo mesakne pengantine nek diamplopi ndak malah keno pajak (Ya kasihan pengantinnya nanti diamplopi malah kena pajak)," kata Furry Setya.

Furry Setya. [Instagram]
Furry Setya. [Instagram]

Kamera kemudian menyorot penampilan Furry Setya yang sangat tidak biasa untuk pergi ke sebuah resepsi.

Furry Setya dalam videonya terlihat hanya mengenakan jas abu-abu tanpa baju dalaman dan celana kolor warna biru.

Penampilan Furry Setya yang nyleneh ini lantas membuat perempuan di balik kamera itu bertanya-tanya.

"Kondangan kok klambine koyo wong edan ngene? (Kondangan kok bajunya kayak orang gila gini?)" ujar perempuan tersebut.

Rupanya, Furry Setya sengaja mengenakan pakaian nyleneh tersebut agar tak terkena sebagai orang yang mampu membayar pajak.

"Ketok e nek Indonesia ki wong edan tok sing bebas pajak kok (Kayaknya di Indonesia nih orang gila tok yang bebas pajak)," ujar Furry Setya sambil melajukan motornya.

Pada unggahannya itu, Furry Setya juga seolah mengajak semua orang untuk berpenampilan selayaknya orang gila agar tak beriko terkena pajak.

"Ngedan wae ra begitu resiko. (Menggila aja gak begitu berisiko)," ujar Furry Setya yang juga menambahkan lagu "Wong Edan Kuwi Bebas" pada unggahannyaa.

Sebelum itu, Furry Setya juga mengunggah video Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusa Tenggara, Samon Jaya ketika membahas isu amplop kondangan akan dikenakan pajak.

Pada video yang diunggah Furry Setya tersebut, Samon Jaya mengatakan pemasukan dalam bentuk apapun akan terkena pajak, baik amplop hitam atau putih.

"Mau amplop hitam atau putih dibawa tangan segala macam kena pajak," kata Samon Jaya.

Namun, Samon Jaya mengatakan petugas pajak tak perlu mendatangi pengantin yang mengadakan pesta dan mendapatkan amplop dari tamu undangannya.

Sebab, Samon Jaya beranggapan hal itu adalah bentuk kesadaran diri setiap orang dalam membayar pajak.

"Tidak perlu didatangin (pengantinnya). Pajak itu kan self assessment," ujarnya.

Samon Jaya juga beranggapan penampilan seseorang pun bisa menggambarkan orang tersebut wajib membayar pajak atau tidak.

"Tapi pak pada saat kita melihat, pajak itu akan terlihat dari penampilan orang itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pajak Naik 1000 Persen, Warga Cirebon Syok Ditagih Rp65 Juta: Kalau Pati Bisa, Kenapa Kami Tidak?

Pajak Naik 1000 Persen, Warga Cirebon Syok Ditagih Rp65 Juta: Kalau Pati Bisa, Kenapa Kami Tidak?

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:28 WIB

Gema Samin Surosentiko: Perlawanan Warga Pati Lawan PBB Jadi Sinyal Bahaya Bagi Penguasa

Gema Samin Surosentiko: Perlawanan Warga Pati Lawan PBB Jadi Sinyal Bahaya Bagi Penguasa

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 07:31 WIB

Tidak Hanya Pati, Pajak PBB Cirebon, Bone, dan Jombang Juga Naik Hingga 1.200 Persen

Tidak Hanya Pati, Pajak PBB Cirebon, Bone, dan Jombang Juga Naik Hingga 1.200 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 19:48 WIB

Belasan Pendemo Tuntut Bupati Pati Sudewo Mundur Ditangkap, Polisi Tuding Provokator dan Anarkis

Belasan Pendemo Tuntut Bupati Pati Sudewo Mundur Ditangkap, Polisi Tuding Provokator dan Anarkis

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 18:37 WIB

Celios: Pajaki Saja 50 Orang Superkaya Indonesia, Setahun Dapat Puluhan Triliun Rupiah

Celios: Pajaki Saja 50 Orang Superkaya Indonesia, Setahun Dapat Puluhan Triliun Rupiah

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:09 WIB

Mbedah Akar Demo Pati: Di Balik Kebijakan Kenaikan PBB 250 Persen yang Memicu Amarah Publik

Mbedah Akar Demo Pati: Di Balik Kebijakan Kenaikan PBB 250 Persen yang Memicu Amarah Publik

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:56 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×