Tak Mau Seperti Pati, Walkot Cirebon Buru-buru Klarifikasi Pajak Naik 1000 Persen: Saya Kaji Ulang

Bangun Santoso

Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:23 WIB
Tak Mau Seperti Pati, Walkot Cirebon Buru-buru Klarifikasi Pajak Naik 1000 Persen: Saya Kaji Ulang
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo. (Instagram)

Suara.com - Sejumlah warga Kota Cirebon tengah ramai terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang disebut-sebut sampai seribu persen. Kenaikan itu sontak mematik 'jeritan' warga yang menilai tidak masuk akal.

Gelombang protes dari masyarakat membuat Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, harus bergerak cepat untuk meredam potensi gejolak sosial yang lebih besar, menegaskan tak ingin kotanya bernasib seperti Kabupaten Pati yang baru kemarin diguncang demo besar yang mulanya disulut kenaikan pajak PBB 250 persen.

Effendi Edo yang baru lima bulan menduduki kursi wali kota, berjanji akan segera mengevaluasi kebijakan kontroversial yang disebutnya diwariskan dari pemerintahan sebelumnya.

"Mudah-mudahan dalam minggu ini kita sudah tahu, formulasi yang kita buat itu mudah-mudahan sesuai dengan keinginan masyarakat," kata Effendi di Balai Kota Cirebon, dikutip Kamis (14/8/2025).

Effendi menjelaskan, bahwa kebijakan kenaikan PBB ini sejatinya merupakan produk dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024.

Perda tersebut disahkan pada masa kepemimpinan Penjabat (Pj) Wali Kota sebelumnya, dengan formula yang disebut berasal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Meski begitu, ia membantah jika kenaikannya mencapai angka fantastis seperti yang dikeluhkan warga.

‎“Kebijakan kenaikan pajak itu sudah dibuat sekitar setahun lalu, dan itu nggak sampai seribu persen,” tegas Effendi.

Hanya saja, ia tidak merinci berapa persen kenaikan yang sebenarnya terjadi. Sebagai pemimpin baru, Effendi mengaku sangat terbuka dengan semua keluhan dan masukan yang datang dari warganya.

baca juga

Ia menyadari beban berat yang kini ditanggung masyarakat akibat kebijakan tersebut dan berjanji akan melakukan kajian ulang secara kilat.

"Dari (kenaikan pajak) tidak seribu persen itu saya kaji ulang, ya maklum saya kan baru lima bulan bekerja, jadi saya akan melakukan proses yang cepat. Sehingga InsyaAllah mudah-mudahan ada formulasi yang bagus menurunkan PBB tersebut," katanya.

Bahkan, Effendi tidak menutup kemungkinan untuk merevisi total Perda yang menjadi biang keladi masalah ini jika hasil kajian internal merekomendasikannya.

‎‎“Kalau hasil evaluasi dan kajian menyatakan harus diubah, tidak menutup kemungkinan Perda direvisi,” kata Effendi.

Warga Bersiap Gelar Demo

Sebelum Wali Kota buka suara, amarah warga sudah lebih dulu meledak. Paguyuban Pelangi Cirebon menjadi garda terdepan yang menyuarakan protes keras. Mereka membawa bukti nyata betapa mencekiknya kenaikan PBB tersebut.

Koordinator Paguyuban Pelangi, Hendrawan Rizal, membeberkan pengalaman pribadinya yang sangat mengejutkan.

Tagihan PBB miliknya melonjak hampir sepuluh kali lipat. Sebelum ada kenaikan, ia hanya membayar Rp 6,4 juta. Kini, angka yang harus ia setorkan ke kas daerah mencapai Rp 63 juta.

‎‎“Kami harap Bapak Wali Kota yang sekarang dapat menyelesaikan masalah ini yang diwariskan dari pemerintahan sebelumnya,” kata Hendrawan, dikutip Rabu (13/8/2025).

Paguyuban Pelangi Cirebon menyodorkan empat tuntutan utama yang sangat tegas kepada Pemerintah Kota Cirebon. Pertama, mereka menuntut pembatalan Perda No. 1 Tahun 2024 dan mendesak tarif PBB dikembalikan seperti tahun 2023.

Kedua, mereka meminta pertanggungjawaban dari pejabat Pemkot Cirebon yang terlibat dalam penerbitan aturan tersebut.

Ketiga, dan ini yang paling krusial, mereka memberi ultimatum kepada Wali Kota untuk memberikan tindakan nyata dalam waktu satu bulan. Jika tuntutan diabaikan, mereka mengancam akan menggelar aksi demonstrasi dalam skala yang jauh lebih besar.

Keempat, mereka mendesak pemerintah untuk lebih kreatif mencari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tidak hanya mengandalkan pajak yang membebani rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Terjadi Jika Tidak Membayar PBB? Geger PBB Naik 1.000 Persen di Cirebon

Apa yang Terjadi Jika Tidak Membayar PBB? Geger PBB Naik 1.000 Persen di Cirebon

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:46 WIB

Geger Pajak PBB-P2 Cirebon Naik 1000 Persen, DPRD Buka Suara

Geger Pajak PBB-P2 Cirebon Naik 1000 Persen, DPRD Buka Suara

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:41 WIB

Prabowo 'Sentil' Bupati Pati Gegara Pajak Meroket, Pimpinan Gerindra Tegur Keras Sudewo

Prabowo 'Sentil' Bupati Pati Gegara Pajak Meroket, Pimpinan Gerindra Tegur Keras Sudewo

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:02 WIB

Sosok Bupati Cirebon yang Tak Mau Senasib Pati, Ternyata Kader Loyal Megawati

Sosok Bupati Cirebon yang Tak Mau Senasib Pati, Ternyata Kader Loyal Megawati

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:30 WIB

Banyak Rakyat Menjerit karena Pajak PBB Mencekik, Istana Bilang Begini

Banyak Rakyat Menjerit karena Pajak PBB Mencekik, Istana Bilang Begini

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:45 WIB

Deretan Daerah yang Pajaknya Naik Bikin Warga Menjerit, Ada Sampai 1.202 Persen!

Deretan Daerah yang Pajaknya Naik Bikin Warga Menjerit, Ada Sampai 1.202 Persen!

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:22 WIB

Pajak Naik 1000 Persen, Warga Cirebon Syok Ditagih Rp65 Juta: Kalau Pati Bisa, Kenapa Kami Tidak?

Pajak Naik 1000 Persen, Warga Cirebon Syok Ditagih Rp65 Juta: Kalau Pati Bisa, Kenapa Kami Tidak?

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:28 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×