Penyintas Tragedi 1965 : Puluhan Tahun Dibungkam, Tak Berani Ungkap Identitas ke Publik

Dythia Novianty, Lilis Varwati

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 07:27 WIB
Penyintas Tragedi 1965 : Puluhan Tahun Dibungkam, Tak Berani Ungkap Identitas ke Publik
Uchikowatie Fauzia saat acara diskusi Refleksi Kemerdekaan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (15/8/2025). [Suara.com/Lilis]

Suara.com - Enam dekade berlalu sejak peristiwa 1965, namun bagi Uchikowatie Fauzia, luka dan stigma yang menempel tak pernah benar-benar pudar.

Selama puluhan tahun, ia dan banyak penyintas tragedi '65 lainnya harus diam, membungkam cerita, dan menyembunyikan identitas diri dari orang-orang terdekat.

Hal itu terpaksa dilakukan demi keselamatan diri serta keluarganya akibat stigma yang masih menempel pada orang-orang yang dituduh terlibat dalam Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Sejak tahun '65 sampai dengan reformasi, kami dibungkam, tidak berani bicara, tidak berani mengungkapkan identitas kami, baik terhadap tetangga kanan-kiri," cerita Uchi saat acara diskusi Refleksi Kemerdekaan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Baginya, “bahaya laten” yang saban September dihidupkan kembali menjadi momok menakutkan.

Uchikowatie, yang beragama Kristen, bahkan tak berani bercerita pada pendetanya identitas dan masa lalu dirinya.

"Kebetulan saya Kristen, saya tidak berani mengungkapkan jati diri saya, identitas saya kepada pendeta. Sehingga suatu saat pada tahun 2005, ketika peristiwa itu 40 tahun, saya memberanikan diri untuk bercerita kepada pendeta siapa diri saya," kenang Uchi.

Pada saat itu juga Uchi terlibat bersama teman-teman penyintas tragedi '65 lainnya untuk menulis buku antologi cerpen dan puisi tentang tragedi kemanusiaan 1965.

Proses kreatif itulah yang membuka celah keberanian dalam dirinya untuk bercerita.

baca juga

Kebersamaan sesama penyintas itu yang membuat ia juga jadi tetap semangat menjalani hidup.

"Jadi sesudah reformasi itu baru berani untuk berkumpul," kenang Uchi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokumen CIA Terbongkar: Benarkah AS Dalang G30S PKI?

Dokumen CIA Terbongkar: Benarkah AS Dalang G30S PKI?

News | Kamis, 19 September 2024 | 18:39 WIB

Arti Kabir yang Digaungkan PKI dalam Sejarah G30S Ketika Melakukan Pembunuhan

Arti Kabir yang Digaungkan PKI dalam Sejarah G30S Ketika Melakukan Pembunuhan

News | Rabu, 18 September 2024 | 13:56 WIB

Lubang Buaya: Simbol Sejarah Gelap Pemberontakan G30S PKI

Lubang Buaya: Simbol Sejarah Gelap Pemberontakan G30S PKI

News | Selasa, 17 September 2024 | 16:08 WIB

3 Teori Konspirasi Tentang Alasan Soeharto Tak Jadi Target Penculikan G30S PKI

3 Teori Konspirasi Tentang Alasan Soeharto Tak Jadi Target Penculikan G30S PKI

News | Selasa, 17 September 2024 | 07:15 WIB

Tidak Masuk Daftar Target Penculikan, Benarkah Soeharto Terlibat G30S PKI?

Tidak Masuk Daftar Target Penculikan, Benarkah Soeharto Terlibat G30S PKI?

News | Senin, 16 September 2024 | 13:50 WIB

Kenapa G30S PKI Bisa Terjadi? Begini Sejarahnya

Kenapa G30S PKI Bisa Terjadi? Begini Sejarahnya

News | Jum'at, 06 September 2024 | 13:32 WIB

Terkini

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

×