UGM Tutupi Kasus Ijazah Jokowi? Refly Harun: Data Disembunyikan, Ada Konspirasi

Eviera Paramita Sandi

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 10:53 WIB
UGM Tutupi Kasus Ijazah Jokowi? Refly Harun: Data Disembunyikan, Ada Konspirasi
Refly Harun [Tangkap Layar YouTube]

Suara.com - Dekan Fakultas Kedokteran Gigi UGM, Suryono beberapa waktu yang lalu mengaku melihat bukti yang jelas terkait kebenaran soal kasus dugaan ijazah palsu milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Dalam khotbah jumatnya pada 1 Agustus 2025, Suryono mengatakan telah melakukan investigasi untuk membuktikan kebenaran yang sesungguhnya.

Suryono menceritakan pertemuannya dengan Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta pada 19 Juli 2025.

Menurutnya, Sigit telah menunjukkan dokumen lengkap terkait Jokowi yang kuliah di kampus UGM.

Mendengar penjelasan dari Sunaryo, Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun tergelitik untuk mengomentarinya.

Refly mengatakan bahwa dokumen Jokowi yang sempat disebutkan oleh Sunaryo tersebut sudah dibuktikan fake.

“Dia mengkonfirmasi dengan Dekan Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta. Sigit ini yang menampilkan ijazah fotocopy Jokowi yang berkacamata (fotonya), yang juga muncul di reuni Ambarukmo, yang muncul dalam unggahan kader PSI, yang muncul di Bareskrim Mabes Polri,” urai Refly, dikutip dari youtubenya, Kamis (14/8/25).

“Jadi kalau itu konsisten dengan ijazah itu maka Rismon Sianipar, Topi Merah, dan Roy Suryo sudah melakukan penelitian atasnya. Dan kesimpulannya adalah fake,” tambahnya.

Menurut Refly, Jika Sunaryo mengakui telah klarifikasi dengan Sigit, maka hal itu sulit diterima.

baca juga

“Kalau dia mengklarifikasi dengan Sigit Sunarta, justru klarifikasi itu agak sulit diterima. Kita harus tahu tanya kepada siapa. Apakah orang yang kita tanya itu orang terpercaya, atau orang yang diduga bagian dari konspirasi,” ucap Refly.

Hal inilah yang menurut Refly menjadi pangkal persoalan. Pasalnya orang yang disebut oleh Sunaryo belum bisa dibuktikan seratus persen terpercaya.

Refly menyebut bahwa tindakan Sunaryo itu dianggap justru sebagai cara UGM untuk menutup-nutupi masalah ini.

“Kalau Suryono mengklarifikasi dengan Sigit itulah pangkal persoalannya,” ujarnya.

“Ada kesan UGM menutup-nutupi, melindungi hal ini dengan tidak bertindak secara transparan,” imbuhnya.

Pasalnya, Refly mengatakan bahwa UGM hanya berani menunjukkan data tersebut secara tersembunyi kepada perorangan saja.

“Dan UGM hanya berani menunjukkan kepada orang perorangan secara tersembunyi,” ucapnya.

“Tapi tidak berani melakukan secara press conference secara terbuka menunjukkan data – data itu,” tambahnya.

Menyimpulkan pernyataan Sunaryo, Refly sontak menyentil Sunaryo agar tidak mudah terpengaruh dengan orang yang belum bisa seratus persen dipercaya.

“Jadi pak Dekan Fakultas Kedokteran Gigi, anda memang orang lurus, tapi jangan salah, anda pun bisa terjebak pada permainan-permainan ini,” ujarnya.

“Karena yang diperlihatkan kepada anda (Suryono) itu adalah dokumen – dokumen yang satu dengan lainnya tidak konsisten. Atau dokumen – dokumen yang sudah terekayasa,” sambungnya.

Refly mengatakan bahwa dokumen – dokumen Jokowi yang sempat diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri penuh dengan kejanggalan.

Sehingga pihaknya menyebut bahwa dokumen itu sudah direkayasa.

“Saya bisa katakan itu karena dokumen yang di Bareskrim Mabes Polri ada banyak hal aneh. Seperti Jokowi itu hanya 122 kredit (SKS) dengan IP 2,05 dan tidak ada mata kuliah jurusannya. Padahal 122 itu tidak mungkin sarjana, karena menurut Dokter Tifa kalau sarjana paling tidak harus 161,” urainya

“Yang kedua terkait tahun KKN, Bareskrim mengatakan 1983 atau 1984 gitu, tetapi Jokowi mengatakan awal 1985. Kemudian registrasi itu sarjana muda berkali – kali dicontreng,” tambahnya.

Di akhir kalimatnya Refly berpesan pada Sunaryo agar tidak mengklarifikasi dari satu sumber saja, melainkan juga dari sumber yang lainnya.

“Jadi pak jangan Tabayyun hanya pada 1 sumber saja, coba bapak tabayyun juga dengan Roy Suryo,” ucap Refly ditujukan pada Suryono.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inti Pidato Presiden Prabowo: 8 Agenda Prioritas dan Nota Keuangan APBN 2026

Inti Pidato Presiden Prabowo: 8 Agenda Prioritas dan Nota Keuangan APBN 2026

Lifestyle | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 17:12 WIB

Sentilan Pedas Pengacara Roy Suryo: Era Jokowi Kalah Tegas dari SBY Soal Buronan?

Sentilan Pedas Pengacara Roy Suryo: Era Jokowi Kalah Tegas dari SBY Soal Buronan?

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 17:11 WIB

'Tidak akan Saya Lindungi', Ultimatum Keras Prabowo untuk Jenderal dan Politisi Korup

'Tidak akan Saya Lindungi', Ultimatum Keras Prabowo untuk Jenderal dan Politisi Korup

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 16:30 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×