Beda Upacara Kemerdekaan di Istana Merdeka vs IKN, Ada yang Lapangannya Bopeng

Yazir F

Selasa, 19 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Beda Upacara Kemerdekaan di Istana Merdeka vs IKN, Ada yang Lapangannya Bopeng
Beda Upacara Kemerdekaan di Istana Merdeka vs IKN (Instagram/@prabowo/@ikn_id)

Suara.com - HUT RI ke-80 kali ini berbeda dengan tahun 2024 yang diperingati di Ibu Kota Nusantara atau IKN.

Padahal upacara peringatan detik-detik Proklamasi baru pertama kali digelar di IKN pada 2024.

Namun di tahun 2025, ketika jabatan Presiden telah diserahkan dari Joko Widodo ke Prabowo Subianto, upacara kemerdekaan kembali berlangsung di Istana Merdeka.

Presiden Prabowo menjadi inspektur upacara di Istana Merdeka pada Minggu, 17 Agustus 2025.

Sementara upacara di Kalimantan Timur dipimpin oleh Basuki Hadimuljono yang kini menjabat sebagai Kepala Otorita IKN.

Momen upacara untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80 di IKN rupanya ramai jadi perbincangan di X.

Akun @MurtadhaOne1 membagikan video detik-detik sang saka merah putih diserahkan kepada petugas paskibraka.

Basuki Hadimuljono sebagai pemimpin upacara tampak mengenakan baju adat khas Dayak berwarna hitam.

Patung Istana Garuda IKN tampak megah dari kejauhan. Hanya saja penampakan rumput di lapangan tempat berlangsungnya upacara lebih bikin warganet salah fokus.

baca juga

"Upacara Bendera Ulang Tahun RI ke 80 di Ibu Kota Nusantara, diperingati di lapangan yang bopeng-bopeng," tulis akun @MurtadhaOne1.

Rumput yang tidak tumbuh dengan rata alias bopeng-bopeng membuat biaya perawatan fasilitas di IKN dipertanyakan.

Sedangkan pada Juli 2025, Basuki Hadimuljono mengungkap pemerintah menanggung biaya pemeliharaan aset IKN mencapai Rp200 miliar hingga Rp300 mliar per tahun.

"Uang perawatan Rp 300 milyar pertahun itu ke mana ya?" sentil akun akun @MurtadhaOne1 yang mengundang komentar julid warganet lain.

"Loh emang uang perawatan harus digunakan ya? Bukannya untuk pengurusnya?" sahut akun @bigjay***.

"Cocok buat pertandingan sepakbola tarkam," balas akun @semiaj***.

Kendati begitu, ada pula warganet yang membela. Upacara di IKN tidak berlangsung mewah lantaran bukan Presiden Prabowo Subianto yang memimpin.

"Ini sepertinya di lokasi yang baru jauh dari istana, nampak Pak Basuki hanya berada dibawah tenda," bela akun @Fanany_Rach***.

"Karena Inspektur nya bukan Presiden, peringatan tidak dilakukan di lapangan negara Ibu Kota Nusantara, tapi dilakukan di Plaza Seremoni IKN," jelas akun @reza***.

Beda dari upacara di IKN yang berlangsung sederhana dan hening, Istana Merdeka merayakan kemerdekaan Indonesia dengan meriah serta mewah.

Sekitar pukul 9 pagi, penerjun dari Kopassus mendarat di Monas dan mengibarkan bendera yang mengusung tema "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju".

Selanjutnya bendera merah putih raksasa dibawa oleh helikopter Super Puma TNI AU, Apache TNI AD, helikopter AW 189 milik Polri, helikopter Panther TNI AL, dan Dauphin milik BNPB.

Ukuran bendera raksasa itu sekitar 20x27 meter dengan berat 70 kilogram.

Barulah pada pukul 9.45, Presiden Prabowo sebagai inspektur memulai dan memimpin upacara.

Presiden Prabowo juga membacakan naskah proklamasi yang biasanya ditugaskan kepada Ketua MPR.

Selain itu, momen Presiden Prabowo mencium bendera merah putih sebelum diserahkan kepada petugas paskibraka pembawa baki, Bianca Alessia asal Sulawesi Utara, tak kalah mencuri perhatian.

Direkam dengan drone, tim paskibraka bernama "Indonesia Berdaulat" membuat formasi yang membentuk angka 80 sesuai usia kemerdekaan.

Setelah upacara di Istana Merdeka dilaksanakan dengan khidmat, atraksi flypass pesawat tempur TNI disuguhkan untuk peserta.

Sama seperti para paskibraka, pesawat F16 Fighting Falcon, T50i Golden Eagle, dan Hawk membentuk formasi 80 pula.

Sedangkan Jupiter Aerobatic Team bermanuver untuk mengeluarkan asap berwarna merah dan putih di langit Jakarta.

Puncaknya, Presiden Prabowo dan para tamu berbaur menikmati penampilan band Silet Open Up yang viral dengan lagu "Tabola Bale".

Seskab Teddy Indra Wijaya-lah yang menjadi pionir sehingga para tamu mengikuti jejaknya berjoget ke tengah lapangan.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Mau Tahu Apa Alasan Otorita IKN Minta Tambah Anggaran Rp15,8 Triliun

Menkeu Purbaya Mau Tahu Apa Alasan Otorita IKN Minta Tambah Anggaran Rp15,8 Triliun

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

Prabowo Instruksikan Karhutla Tidak Meluas ke Zona Inti IKN

Prabowo Instruksikan Karhutla Tidak Meluas ke Zona Inti IKN

Video | Selasa, 08 September 2026 | 15:45 WIB

Bukit Soeharto Kebakaran, Prabowo: Jangan sampai ke Zona Inti IKN

Bukit Soeharto Kebakaran, Prabowo: Jangan sampai ke Zona Inti IKN

News | Senin, 07 September 2026 | 15:39 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Askrindo Kawal Proyek Rp261,9 T, Dari Whoosh Hingga IKN

Askrindo Kawal Proyek Rp261,9 T, Dari Whoosh Hingga IKN

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Dari Kertajati hingga IKN: Mengapa Bangunan Megah Sering Berakhir Menjadi Beban Negara?

Dari Kertajati hingga IKN: Mengapa Bangunan Megah Sering Berakhir Menjadi Beban Negara?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Upacara HUT ke-81 RI di IKN, Paskibraka hingga Investor Turut Hadir

Upacara HUT ke-81 RI di IKN, Paskibraka hingga Investor Turut Hadir

Foto | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Link Live Streaming Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di IKN

Link Live Streaming Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di IKN

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana

Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:26 WIB

Terkini

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

Jogja | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 11:29 WIB

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 11:25 WIB

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 11:24 WIB

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:15 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:10 WIB

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 11:08 WIB

×