Sejumlah Rute Bus Terdampak Kemacetan, Transjakarta: Mohon Maaf atas Ketidaknyamanan

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 19 Agustus 2025 | 11:20 WIB
Sejumlah Rute Bus Terdampak Kemacetan, Transjakarta: Mohon Maaf atas Ketidaknyamanan
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengakui adanya kepadatan di sejumlah rute bus pada Selasa (19/8/2025) pagi. (Foto dok. Transjakarta)

Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengakui adanya kepadatan di sejumlah rute bus pada Selasa (19/8/2025) pagi.

Pihak perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami saat menggunakan layanan Transjakarta pagi ini," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, dalam keterangan resminya.

Ayu menyebut, Transjakarta telah menurunkan petugas di titik-titik yang dianggap rawan kepadatan.

Hal ini dilakukan agar perjalanan pelanggan tetap bisa berjalan lancar meski kondisi lalu lintas padat.

"Kami telah menempatkan petugas di titik-titik krusial, agar bisa membantu mengurai kepadatan dan perjalanan pelanggan bisa lebih lancar," ucapnya.

Menurut Ayu, Transjakarta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Upaya tersebut tetap dilakukan meski situasi di lapangan sering kali tidak bisa diprediksi.

"Kami terus berupaya tetap memberikan pelayanan yang aman dan nyaman untuk seluruh pelanggan," ujarnya.

Adapun beberapa titik kemacetan yang berdampak pada layanan Transjakarta di antaranya terjadi di Koridor 13.

baca juga

Kemacetan dilaporkan muncul dari Puri Beta menuju Petukangan (Tegal Mampang). Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Transjakarta melakukan penguatan operasi di poros Tegal Mampang - JORR.

Selain itu, kepadatan juga terjadi di kawasan UKI, Cawang, dan sekitarnya. Kondisi ini menimbulkan antrean bus di Halte Cawang Sentral.

Faktor penyebabnya antara lain lalu lintas padat menuju BNN dan Tanjung Priok, serta adanya pekerjaan galian di Penas Kalimalang.

Pekerjaan galian tersebut berdampak pada sejumlah rute utama, seperti koridor 7, 9, dan 10. Selain itu, beberapa rute non-BRT juga ikut terkena imbas, antara lain 5C, 7C, 7D, 7P, 7W, 9A, 9C, D11, dan JAK75.

Kemacetan juga dilaporkan terjadi di pintu keluar Tol Halim. Kondisi itu memengaruhi operasional rute B11, B21, B41, dan 7P.

Tak hanya itu, beberapa wilayah lain turut terdampak. Di antaranya Pemuda Rawamangun yang berimbas pada rute 4C, 4D, dan 4K. Lalu di kawasan Pondok Indah yang memengaruhi rute 8, S21, dan JAK102. Sedangkan di Palmerah, rute 8C dan 9E mengalami keterlambatan karena kepadatan lalu lintas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Hanya Hujan, Polisi Ungkap Penyebab Macet Jakarta Pagi Hari Ini!

Bukan Hanya Hujan, Polisi Ungkap Penyebab Macet Jakarta Pagi Hari Ini!

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 11:05 WIB

Bus Transjakarta Jadi Galeri Seni Berjalan Berkat Sentuhan Kreator Lokal

Bus Transjakarta Jadi Galeri Seni Berjalan Berkat Sentuhan Kreator Lokal

Otomotif | Senin, 18 Agustus 2025 | 18:24 WIB

Diusir Istri? 4 Mobil Bekas Bagasi Luas di Bawah Rp80 Juta Ini Bisa Jadi 'Rumah' Darurat

Diusir Istri? 4 Mobil Bekas Bagasi Luas di Bawah Rp80 Juta Ini Bisa Jadi 'Rumah' Darurat

Otomotif | Minggu, 17 Agustus 2025 | 15:51 WIB

5 Motor Matic Bekas Terbaik untuk Pekerja Muda, Lawan Macet Ibu Kota dengan Gaya

5 Motor Matic Bekas Terbaik untuk Pekerja Muda, Lawan Macet Ibu Kota dengan Gaya

Otomotif | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 20:36 WIB

Terkini

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 20:39 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Video | Selasa, 15 September 2026 | 20:35 WIB

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

×