Survei Litbang Kompas: Dedi Mulyadi Buruk Soal Lapangan Pekerjaan di Jabar

Bangun Santoso

Selasa, 19 Agustus 2025 | 16:28 WIB
Survei Litbang Kompas: Dedi Mulyadi Buruk Soal Lapangan Pekerjaan di Jabar
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

Suara.com - Sebuah paradoks terungkap dari survei terbaru Litbang Kompas mengenai kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan.

Meskipun tingkat kepuasan publik secara umum mencapai angka tinggi 77,9 persen, kritik paling tajam justru datang dari sektor fundamental, ketersediaan lapangan pekerjaan.

Survei yang digelar pada 1-5 Juli 2025 ini menjadi cermin suara 400 responden di Jawa Barat, menyoroti masalah lapangan kerja sebagai persoalan paling mendesak yang harus segera ditangani.

Data menunjukkan, mayoritas responden memberikan rapor merah untuk upaya pemerintah dalam menyediakan lapangan kerja.

Sebanyak 57,6 persen responden menilai buruk dan 7,3 persen bahkan menilai sangat buruk.

Jika digabungkan, total 64,9 persen warga Jabar merasa pesimis dengan ketersediaan lapangan pekerjaan di wilayah mereka. Hanya sepertiga responden (33,4 persen) yang memberikan penilaian baik atau sangat baik.

Kritik ini semakin dalam ketika menyentuh isu pengangguran. Survei mencatat 67,2 persen responden merasa tidak puas terhadap kinerja pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran.

Ekonomi dan Kemiskinan Jadi Sorotan Tajam

Selain masalah pekerjaan, persoalan ekonomi dan pengentasan kemiskinan juga menjadi catatan kelam dalam evaluasi publik. Sebanyak 60,4 persen responden menyatakan ketidakpuasannya terhadap upaya pemerintah mengatasi kemiskinan di Jawa Barat.

baca juga

Bahkan, program bantuan langsung yang digulirkan untuk kesejahteraan masyarakat belum sepenuhnya dirasakan efektif, terbukti dari 48,8 persen responden yang mengaku tidak puas dengan program tersebut.

Saat diminta menyebutkan persoalan paling mendesak, publik dengan tegas menempatkan minimnya lapangan pekerjaan di urutan pertama dengan 44,8 persen. Angka ini jauh mengungguli masalah infrastruktur jalan (30,8 persen) serta isu ekonomi dan kenaikan harga bahan pokok (27,9 persen).

Publik Tak Kenal Program Pemerintah

Survei Litbang Kompas juga mengungkap adanya jurang komunikasi antara pemerintah dan warganya. Mayoritas responden mengaku tidak mengetahui sejumlah program yang telah atau sedang dijalankan Pemprov Jabar.

Sebanyak 61,4 persen responden tidak tahu menahu soal program pemangkasan hibah untuk pesantren. Angka ketidaktahuan publik semakin tinggi pada program pembangunan ruang kelas baru di sekolah-sekolah, yang mencapai 64,8 persen.

Yang paling signifikan, 74,1 persen responden mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya program pemberian bantuan bagi perusahaan dalam proses investasi, sebuah program yang seharusnya berkaitan langsung dengan penciptaan lapangan kerja.

Di ranah media sosial, sentimen negatif juga terekam oleh Litbang Kompas. Dua isu yang paling banyak memicu sentimen negatif adalah konflik horizontal (43 persen) dan permasalahan tata ruang Jawa Barat (41 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asal Usul Nyi Roro Kidul di Jawa Barat, Aksi Dedi Mulyadi Beri Hormat Jadi Trending

Asal Usul Nyi Roro Kidul di Jawa Barat, Aksi Dedi Mulyadi Beri Hormat Jadi Trending

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2025 | 11:26 WIB

Dedi Mulyadi Dituding Pemuja Nyi Roro Kidul Usai Kirab HUT RI Jabar

Dedi Mulyadi Dituding Pemuja Nyi Roro Kidul Usai Kirab HUT RI Jabar

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 15:12 WIB

Dedi Mulyadi Menangis Minta Maaf: Ini Adalah Dosa Besar..

Dedi Mulyadi Menangis Minta Maaf: Ini Adalah Dosa Besar..

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 17:36 WIB

5 Poin Panas Dedi Mulyadi vs Sekolah Swasta di PTUN

5 Poin Panas Dedi Mulyadi vs Sekolah Swasta di PTUN

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 18:28 WIB

Seteru 'Kelas Gemuk' Memanas: Dedi Mulyadi Tolak Mediasi, Sodorkan Analogi Warung dan Anak Jajan

Seteru 'Kelas Gemuk' Memanas: Dedi Mulyadi Tolak Mediasi, Sodorkan Analogi Warung dan Anak Jajan

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 18:19 WIB

PBB Bikin Gaduh: 5 Beda Nasib Bupati Pati dan Dedi Mulyadi yang Kontras Abis

PBB Bikin Gaduh: 5 Beda Nasib Bupati Pati dan Dedi Mulyadi yang Kontras Abis

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 09:45 WIB

Beda Nasib! Saat Pernyataan Bupati Pati Picu Demo, Imbauan Dedi Mulyadi Panen Simpati Warga

Beda Nasib! Saat Pernyataan Bupati Pati Picu Demo, Imbauan Dedi Mulyadi Panen Simpati Warga

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 07:45 WIB

Dua Wajah Kebijakan PBB: Bupati Pati Digeruduk Warga, Dedi Mulyadi Justru Hapus Tunggakan

Dua Wajah Kebijakan PBB: Bupati Pati Digeruduk Warga, Dedi Mulyadi Justru Hapus Tunggakan

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 06:40 WIB

Terkini

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:26 WIB

Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City

Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:19 WIB

Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis

Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:13 WIB

Kesaksian Orang Dalam Cafe deClan: Ada Perdebatan Sebelum Polisi Bongkar Ruang Rahasia

Kesaksian Orang Dalam Cafe deClan: Ada Perdebatan Sebelum Polisi Bongkar Ruang Rahasia

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:08 WIB

Qodari: Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat

Qodari: Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07 WIB

Muncul Rumor Dua Jenderal Ikut Geruduk Polda Metro Jaya, TNI Buka Suara

Muncul Rumor Dua Jenderal Ikut Geruduk Polda Metro Jaya, TNI Buka Suara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:54 WIB

Qodari: Pemilihan Logo HUT ke-81 RI Cerminkan Perhatian Pemerintah dalam Hormati Pilihan Publik

Qodari: Pemilihan Logo HUT ke-81 RI Cerminkan Perhatian Pemerintah dalam Hormati Pilihan Publik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:52 WIB

Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas

Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31 WIB

Habiburokhman Dukung Polri Usut Kasus Korupsi Batubara: Siapapun Terlibat Harus Tanggung Jawab!

Habiburokhman Dukung Polri Usut Kasus Korupsi Batubara: Siapapun Terlibat Harus Tanggung Jawab!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22 WIB

×