Kursi Wapres Digantung, Usulan Said Didu: Kosongkan Saja

Denada S Putri | Suara.com

Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:09 WIB
Kursi Wapres Digantung, Usulan Said Didu: Kosongkan Saja
Wapres Gibran Rakabuming Raka mengenakan dasi warna biru dalam Sidang Tahunan MPR/DPR RI 2025. [ANTARA]

Suara.com - Wacana pemakzulan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka terus bergulir, namun arah akhirnya masih belum jelas.

Di tengah tarik ulur politik, muncul analisis yang menyoroti bukan sekadar soal proses pemakzulan, melainkan pertanyaan penting: siapa yang akan menggantikan posisi Gibran bila benar-benar dimakzulkan?

Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, menilai justru persoalan suksesi inilah yang membuat isu pemakzulan seolah jalan di tempat.

“Saya menduga Pemakzulan Gibran ini bukan pemakzulannya yang bermasalah,” ujar Said, dikutip Selasa, 19 Agustus 2025.

“Yang menjadi problem yaitu siapa yang menggantikan,” imbuhnya.

Menurutnya, status surat pemakzulan yang hingga kini tidak diproses maupun ditolak mencerminkan adanya kalkulasi politik di balik layar.

“Siapa tahu itu penyebabnya. Surat ini (Pemakzulan) tidak diterima tidak dibuang, masih menggantung. Kalaupun dia sudah menolak Gibran, pasti dibuang dong, tapi ini tidak dibuang juga, artinya lagi digoreng-goreng ini,” jelasnya.

Opsi Tak Biasa: Kosongkan Kursi Wapres

Menghadapi kebuntuan soal siapa pengganti yang bisa diterima semua pihak, Said Didu melontarkan usulan tak terduga: membiarkan jabatan wakil presiden kosong.

“Siapa penggantinya? Kalau saya ditanya, daripada rebut kosongin ajalah,” ucapnya.

Ia menyebut, sejarah ketatanegaraan Indonesia sudah mencatat preseden serupa, sehingga hal itu bukan sesuatu yang mustahil.

“Karena sudah pernah berkali-kali kosong juga. Hatta juga cuman beberapa tahun, Pak Harto juga kosong waktu itu 65 ke 71 kan tidak ada waktu itu. Habibie, Megawati, enggak apa-apa kita tidak punya wapres, tidak ada masalah,” tambahnya.

Bagi Said, mengosongkan posisi wapres bisa mencegah konflik perebutan kekuasaan di kalangan elite politik.

“Jadi daripada ribet-ribet, untuk menghindari konflik, mendingan dikosongin,” ungkapnya.

“Daripada saling ‘kenapa lu yang dapat’, mendingan ‘ya udahlah sama-sama enggak dapat lah’. Ini pikiran-pikiran liar saja, demi keselamatan bangsa dan negara, daripada begini terus,” sambungnya.

Tiga Alasan Pemakzulan

Lebih jauh, Said Didu menegaskan bahwa pemakzulan Gibran memiliki signifikansi besar. Menurutnya, langkah itu diperlukan untuk mencegah tiga hal mendasar.

“Pemakzulan Gibran itu menyelamatkan bangsa dari 3 hal. Pertama tidak ada lagi kedepannya menyalahgunakan kewenangan untuk membangun dinasti melanggar undang – undang, kedua kualitas integritas itu diperlukan untuk memilih yang terbaik terhadap pemimpin bangsa ini,” urainya.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Pemakzulan Gibran Said Didu Sebut Krisis Pengganti Jadi Sandungan

Soal Pemakzulan Gibran Said Didu Sebut Krisis Pengganti Jadi Sandungan

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 11:02 WIB

Skenario Radikal Rocky Gerung untuk Akhiri Kekuasaan Gibran : Turun atau Jadi Patih!

Skenario Radikal Rocky Gerung untuk Akhiri Kekuasaan Gibran : Turun atau Jadi Patih!

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Alarm Keras untuk Gibran: Demo Pati Jadi Sinyal, Analogi Bendera One Piece Bikin Merinding

Alarm Keras untuk Gibran: Demo Pati Jadi Sinyal, Analogi Bendera One Piece Bikin Merinding

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 18:45 WIB

Terkini

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:15 WIB

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

News | Minggu, 12 April 2026 | 21:00 WIB

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:42 WIB

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:32 WIB

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:30 WIB

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:27 WIB

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

News | Minggu, 12 April 2026 | 19:30 WIB