Kena OTT KPK, Wamenaker Immanuel Ebenezer Dulu Dukung Koruptor Dihukum Mati

Yohanes Endra | Suara.com

Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:12 WIB
Kena OTT KPK, Wamenaker Immanuel Ebenezer Dulu Dukung Koruptor Dihukum Mati
Wamenaker Immanuel Ebenezer Dulu Dukung Koruptor Dihukum Mati (Instagram/immanuelebenezer)

Suara.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 19 Agustus 2025.

Operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Ketenagakerjaan tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap sebuah perusahaan.

Keterangan itu disampaikan Fitroh Rohcahyanto selaku Wakil Ketua KPK.

Yang menjadi sorotan, Immanuel Ebenezer alias Noel adalah wakil menteri pertama dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto yang terlibat kasus korupsi.

Jejak digital Noel mengenai pendapatnya tengan koruptor lantas menjadi perbincangan di media sosial.

Dalam sebuah artikel yang terbit pada 14 Desember 2021, Noel sebagai Ketua Umum Jokowi Mania (JoMan) memuji Kejaksaan Agung (Kejagung) yang menuntut hukuman mati koruptor.

Wamenaker Immanuel Ebenezer menunjukan surat edaran dari pihak manajemen PT Artaboga terkait penahanan ijazah. [Suara.com/Faqih]
Wamenaker Immanuel Ebenezer menunjukan surat edaran dari pihak manajemen PT Artaboga terkait penahanan ijazah. [Suara.com/Faqih]

Kala itu Jaksa Agung ST Burhanuddin menuntut mati Heru Hidayat, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera, yang terlibat kasus korupsi PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

"(Hukuman mati) Harus dilakukan untuk meminimalisasi ancaman korupsi sistemik di masa depan," ujar Noel di kantor Kejagung.

"Ancaman hukuman mati akan menggentarkan pelaku korupsi bencana, alkes, atau PCR," sambung politisi Partai Gerindra tersebut.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memperkirakan kerugian negara akibat perbuatan Heru Hidayat dalam kasus korupsi Asabri sebesar Rp22,78 triliun.

"Eksekusi mati paling tepat. Pelaku korupsi di atas 50 miliar harus vonis mati, apalagi ini triliunan," tutur Noel.

Di tengah pandemi Covid-19 kala itu, Noel mendorong penangkapan koruptor di bidang alat kesahatan dan pangan.

"Jangan ragu, Presiden dan rakyat juga konstitusi ada di belakang kalian. Ini kejahatan yang luar biasa," tegas Noel.

Kendati begitu, Heru Hidayat pada akhirnya divonis nihil dan wajib membayar uang pengganti senilai Rp12,6 triliun.

Warganet lantas meminta Immanuel Ebenezer alias Noel dihukum mati apabila terbukti bersalah seperti ucapannya di masa lalu itu.

"Silakan @KPK_RI Wamenaker dihukum mati. Dia sendiri sudah setuju dari dulu," komentar akun @MurtadhaO***.

"Semoga konsisten atas ucapannya," sahut akun @Rasheed_***.

"Bagus untuk uji coba pejabat negara," kata akun @_3ang***.

Di sisi lain, selain menjadi Ketua JoMan sejak Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Noel juga menjabat sebagai Komisiaris Utama PT Mega Eltra selama 8 bulan sejak Juni 2021.

Sebelum ditangkap KPK, Immanuel Ebenezer sempat disorot atas tanggapannya mengenai gerakan 'kabur aja dulu' yang sedang viral.

Noel sebagai Wamenaker menuai kritik karena malah mempersilakan dan berharap yang kabur tidak kembali lagi.

Pernyataan Noel dianggap tidak berempati. Sebagai Wamenaker, Noel dinilai seharusnya mampu memahami keresahan masyarakat, bukan menunjukkan ketidakpedulian.

Noel juga pernah menjadi saksi kasus tindak pidana terorisme yang meringankan hukuman Munarman.

Setelah masa jabatan Joko Widodo sebagai presiden selama dua periode selesai, Noel kemudian menjadi Ketua Relawan Prabowo Subianto Mania.

Perlu diketahui, Immanuel Ebenezer merupakan politisi kelahiran Riau, 22 Juli 1975 dari Partai Gerindra.

Suami Silvia Rinita Harefa tersebut menyelesaikan pendidikannya di Universitas Satya Negara Indonesia pada 2004.

Noel mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Utara di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, tetapi karena suara untuknya tak sampai 30 ribu.

Ketika menjabat sebagai Komisaris PT Mega Ultra yang merupakan bagian dari Pupuk Indonesia Group, Noel melaporkan kekayaan Rp2,9 miliar kemudian bertambah menjadi Rp4,8 miliar pada 2021.

Hanya dalam waktu tiga tahun, kekayaan Noel sebagai Wamenaker dilaporkan sebesar Rp17,6 miliar.

Kini uang, puluhan mobil, dan sepeda motor Ducati yang dimiliki Noel telah disita KPK karena dugaan kasus pemerasan pengurusan sertifikasi K3.

Motor Ducati Noel sepertinya masih baru karena tidak tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) awal menjabat sebagai Wamenaker.

Kendaraan yang dilaporkan Noel hanya empat mobil dan satu motor, Yamana NMAX senilai Rp16 juta, yang totalnya Rp3,4 miliar.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Supercar 'Godzilla' Nissan GT-R Sitaan OTT Wamenaker Noel Bikin Geger Markas KPK

Penampakan Supercar 'Godzilla' Nissan GT-R Sitaan OTT Wamenaker Noel Bikin Geger Markas KPK

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:10 WIB

Wamenaker Kena OTT KPK, Gerindra Buang Badan: Noel Bukan Kader?

Wamenaker Kena OTT KPK, Gerindra Buang Badan: Noel Bukan Kader?

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 16:39 WIB

Omong Kosong Muak ke Koruptor, Immanuel Ebenezer Kena OTT KPK Jilat Ludah Sendiri

Omong Kosong Muak ke Koruptor, Immanuel Ebenezer Kena OTT KPK Jilat Ludah Sendiri

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 16:21 WIB

Wamenaker Noel Dicokok KPK, Bos Buruh Said Iqbal: Gaji Wamen Jauh dari Layak

Wamenaker Noel Dicokok KPK, Bos Buruh Said Iqbal: Gaji Wamen Jauh dari Layak

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 16:04 WIB

Di Balik OTT Noel: Membedah Tiga Titik Rawan Korupsi Besar di Kemenaker

Di Balik OTT Noel: Membedah Tiga Titik Rawan Korupsi Besar di Kemenaker

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 16:05 WIB

Terkini

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:55 WIB

Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi

Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas

Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:45 WIB

Pemberontakan Para Jenderal di Pentagon, Gagalnya Serangan Darat Trump ke Iran

Pemberontakan Para Jenderal di Pentagon, Gagalnya Serangan Darat Trump ke Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:44 WIB

Di Tengah Wacana Pelarangan oleh BNN, Pengguna Sebut Vape Pangkas Pengeluaran

Di Tengah Wacana Pelarangan oleh BNN, Pengguna Sebut Vape Pangkas Pengeluaran

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:41 WIB

Prabowo: Jangan Anggap Presiden Pekerjaan yang Enak

Prabowo: Jangan Anggap Presiden Pekerjaan yang Enak

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:40 WIB

Negara Teluk Sambut Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Diplomasi Menuju Perdamaian Permanen

Negara Teluk Sambut Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Diplomasi Menuju Perdamaian Permanen

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:34 WIB

PAN Sebut Kritik Saiful Mujani Hanya 'Buih' di Lautan, Bukan Gelombang

PAN Sebut Kritik Saiful Mujani Hanya 'Buih' di Lautan, Bukan Gelombang

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:32 WIB

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri: Bagi Saya Ini Penghinaan!

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri: Bagi Saya Ini Penghinaan!

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:28 WIB

Prabowo Cerita Temukan Video AI Diri Sendiri: Pandai Nyanyi, Pidato Bahasa Mandarin dan Arab

Prabowo Cerita Temukan Video AI Diri Sendiri: Pandai Nyanyi, Pidato Bahasa Mandarin dan Arab

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:27 WIB