Wamenaker Noel Eks Loyalis Jokowi Kena OTT KPK, Gibran Buka Suara

Bangun Santoso

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 13:31 WIB
Wamenaker Noel Eks Loyalis Jokowi Kena OTT KPK, Gibran Buka Suara
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Rakabuming saat kunjungan kerja ke Poso. (YouTube Wapres RI)

Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Rakabuming buka suara terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.

Dari lokasi kunjungan kerjanya yang jauh di Poso, Sulawesi Tengah, Gibran mengirimkan pesan singkat namun tajam yang menegaskan sikap pemerintahan Prabowo-Gibran terhadap praktik korupsi.

Di tengah kehebohan publik atas penangkapan yang diwarnai penyitaan puluhan kendaraan mewah tersebut, Gibran menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mengintervensi dan sepenuhnya menghormati proses hukum yang berjalan.

"Kita hormati proses yang sudah berjalan," kata Gibran usai meninjau dampak gempa di SDN 1 Tangkura, Poso, sebagaimana dilansir dari tayangan resmi YouTube Wakil Presiden RI, Jumat (22/8/2025).

Lebih lanjut, Gibran menekankan bahwa independensi lembaga antirasuah adalah harga mati. Pemerintah, menurutnya, tidak akan ikut campur dan memberikan keleluasaan penuh bagi KPK untuk menuntaskan kasus yang mencoreng nama Kementerian Ketenagakerjaan tersebut.

"Kita hormati independensi KPK," katanya.

"Yang jelas saya sebagai pembantu presiden, mendukung penuh komitmen dari bapak Presiden untuk memberantas korupsi di negeri ini," tambah Gibran.

Pernyataan tegas Gibran ini menjadi respons atas operasi senyap KPK yang menggemparkan ibu kota sejak Rabu (20/8/2025) malam. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan Wamenaker yang akrab disapa Noel itu bersama 13 orang lainnya.

Mereka diduga terlibat dalam kasus pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kemnaker.

baca juga

"Dugaan pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3," jelas Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, beberapa waktu lalu.

Hingga Jumat siang, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa Noel masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

"Yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan," ujar Budi. KPK memiliki waktu 1x24 jam sebelum mengumumkan status hukum para terperiksa dalam konferensi pers yang dijadwalkan sore ini.

Operasi senyap ini tidak hanya menyita perhatian karena status pejabat tinggi yang ditangkap, tetapi juga karena skala barang bukti yang diamankan. Tim KPK menyegel ruang kerja Direktur Jenderal Binwasnaker dan K3 di kantor Kemnaker.

KPK juga menyita total 22 unit kendaraan, terdiri dari 15 mobil dan 7 motor gede.

Barang sitaan tersebut sontak mengubah halaman parkir Gedung KPK menjadi seperti showroom dadakan. Di antara deretan kendaraan mewah itu, yang paling mencolok adalah sebuah mobil sport ikonik Nissan GT-R R35 berwarna biru, jajaran moge Ducati, dua unit SUV premium Hyundai Palisade, Mitsubishi Pajero Sport, sedan BMW 3 Series, serta belasan kendaraan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Sudah Tetapkan Tersangka dari OTT Wamenaker, Gimana Status Noel Ebenezer?

KPK Sudah Tetapkan Tersangka dari OTT Wamenaker, Gimana Status Noel Ebenezer?

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 13:24 WIB

Wamenaker Noel Sebelum Ditangkap KPK: Pelaku Korupsi Harus Dihukum Mati, Saya Muak dengan Koruptor!

Wamenaker Noel Sebelum Ditangkap KPK: Pelaku Korupsi Harus Dihukum Mati, Saya Muak dengan Koruptor!

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 13:16 WIB

Relawan Jokowi Kebal Bui, Kubu Roy Suryo Tantang Jaksa OTT: Jangan-jangan Silfester Mencret di Rumah

Relawan Jokowi Kebal Bui, Kubu Roy Suryo Tantang Jaksa OTT: Jangan-jangan Silfester Mencret di Rumah

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 13:15 WIB

Hasil Gelar Ekspose Semalam, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus OTT Wamaneker Noel, Siapa Saja?

Hasil Gelar Ekspose Semalam, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus OTT Wamaneker Noel, Siapa Saja?

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 13:12 WIB

Dulu Teriak Hukum Mati Koruptor, Kini Wamenaker Noel Dituntut Hal Serupa oleh Sahabatnya Sendiri

Dulu Teriak Hukum Mati Koruptor, Kini Wamenaker Noel Dituntut Hal Serupa oleh Sahabatnya Sendiri

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:50 WIB

Nasib Wamenaker Noel di Ujung Tanduk, Istana Tunggu 'Vonis' KPK

Nasib Wamenaker Noel di Ujung Tanduk, Istana Tunggu 'Vonis' KPK

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:43 WIB

Immanuel Ebenezer Diam-Diam Pelihara 'Godzilla' di Tengah OTT KPK, Harganya Tak Disangka

Immanuel Ebenezer Diam-Diam Pelihara 'Godzilla' di Tengah OTT KPK, Harganya Tak Disangka

Otomotif | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 13:11 WIB

Terkini

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:46 WIB

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:39 WIB

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:33 WIB

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:08 WIB

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

×