Pramono Pede Perekonomian Jakarta Tumbuh 5,18 Persen lewat Digitalisasi Pasar

Senin, 25 Agustus 2025 | 09:41 WIB
Pramono Pede Perekonomian Jakarta Tumbuh 5,18 Persen lewat Digitalisasi Pasar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis digitalisasi mampu menghidupkan kembali pasar tradisional yang sempat lesu.

Ia menegaskan, inovasi tersebut sudah terbukti efektif mendorong transaksi di sejumlah pasar Ibu Kota, termasuk Pasar Tanah Abang.

"Digitalisasi tidak bisa dihindarkan. Kalau tidak dilombakan, tidak diadu, pasarnya tidak diamati, pasti tidak akan terjadi lompatan," kata Pramono dalam keterangannya, dikutip Minggu (25/8/2025).

Pramono mencontohkan Pasar Santa yang berhasil mencatat lonjakan transaksi digital hingga 40 persen lebih.

Ia menyebut, penggunaan QRIS di 20 pasar yang terlibat lomba meningkat hampir 47 persen hanya dalam waktu 20 hari.

Selain itu, jumlah pengguna NPWP juga naik dari 1.720 menjadi 2.129.

"Terbukti dari hasil penjurian, penggunaan QRIS di 20 pasar tersebut naik hingga 47 persen hanya dalam waktu 20 hari masa perlombaan," ujarnya.

Menurutnya, digitalisasi pasar bukan sekadar soal transaksi, tetapi juga mampu menekan praktik kriminalitas di lingkungan pasar.

"Copetnya pasti berkurang. Mau nyopet apa yang dicopet? Premanisme juga pelan-pelan berkurang," ungkapnya.

Baca Juga: Macet Parah Jalan TB Simatupang: Pramono Ambil Kebijakan Darurat Alih Fungsi Trotoar Sementara

Pramono menegaskan, Jakarta masih menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi DKI pada triwulan lalu mencapai 5,18 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka 5,12 persen.

"Artinya tumbuh di atas rata-rata nasional," katanya.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengapresiasi kolaborasi Bank Indonesia, OJK, dan Perumda Pasar Jaya.

Ia menyebut, lomba digitalisasi berhasil mendorong persaingan sehat antarbank besar untuk menghadirkan layanan transaksi modern di pasar.

"Karena ini sifat manusia, kan tidak mau kalah. Maka bank-bank itu bersaing, dan hasilnya alhamdulillah maksimal," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI