Prabowo Bentuk Dua Badan Baru: Satu Dipegang Wamen KKP, Satunya Lagi oleh Mendikti Brian Yuliarto

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 25 Agustus 2025 | 17:45 WIB
Prabowo Bentuk Dua Badan Baru: Satu Dipegang Wamen KKP, Satunya Lagi oleh Mendikti Brian Yuliarto
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto kembali membuat gebrakan dengan membentuk dua badan baru, yaitu Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa dan Badan Industri Mineral. Kedua badan ini akan dipimpin langsung oleh pejabat setingkat menteri dan wakil menteri.

Langkah ini sontak memicu pertanyaan soal potensi kabinet gemuk. Namun, Istana menegaskan bahwa pembentukan kedua badan ini adalah jawaban atas kebutuhan mendesak.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan alasan di balik pembentukan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Menurutnya, ini adalah proyek ambisius untuk melanjutkan rencana pembangunan Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall) yang sudah digagas sejak era 90-an.

"Sebetulnya itu sudah sejak tahun 90-an, rencana itu juga sudah disusun," kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Pembentukan badan ini, lanjutnya, menjadi sangat mendesak karena ancaman nyata penurunan muka tanah dan banjir rob yang terus menghantui pesisir Pantura.

"Berdasarkan data, ada sekitar 20 juta warga yang tinggal di pesisir Pantai Utara. Nah ini kan harus ada penanganan... karena kebutuhan itulah dibentuklah badan pengelolaan Pantai Utara Jawa," jelas Prasetyo.

Sementara itu, untuk Badan Industri Mineral, Prasetyo menyebut ini adalah langkah strategis untuk mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, hampir semua mineral strategis dunia ada di bumi pertiwi.

"Hampir seluruh mineral-mineral strategis berada di negara kita ini. Nah karena itulah untuk bisa mengoptimalkan sumber daya alam... maka kita memutuskan ada satu kebutuhan untuk kita membentuk badan," katanya.

Yang menarik, jabatan Kepala Badan Industri Mineral ini untuk pertama kalinya akan dijabat langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto.

"Karena di situ membutuhkan riset, membutuhkan penelitian lebih lanjut terhadap mineral-mineral strategis yang kita miliki," sambung Prasetyo.

Presiden Prabowo Subianto telah melantik para pejabat yang akan menakhodai badan-badan baru dan sejumlah lembaga strategis lainnya. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa: Laksamana Madya TNI (Purn) Didit
  • Herdiawan Ashaf (saat ini juga menjabat Wamen KKP).
  • Kepala Badan Industri Mineral: Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi).
  • Kepala BNN: Suyudi Ario Seto.
  • Kepala BNPT: Eddy Hartono.
  • Wakil Ketua MA Bidang Yudisial: Suharto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Taipan Bisnis hingga Penerima Bintang Jasa: Siapa Sebenarnya Hashim Djojohadikusumo?

Dari Taipan Bisnis hingga Penerima Bintang Jasa: Siapa Sebenarnya Hashim Djojohadikusumo?

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 17:20 WIB

Profil Haji Isam, Crazy Rich Kontroversial Dapat Gelar Bintang Mahaputera dari Prabowo

Profil Haji Isam, Crazy Rich Kontroversial Dapat Gelar Bintang Mahaputera dari Prabowo

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 17:02 WIB

Misi Berat Makan Bergizi Gratis: BGN Turunkan Tim Intel Kejar 30 Ribu Dapur!

Misi Berat Makan Bergizi Gratis: BGN Turunkan Tim Intel Kejar 30 Ribu Dapur!

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 16:38 WIB

Terkini

Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal

Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:47 WIB

Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha

Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:42 WIB

Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu

Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:41 WIB

Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat

Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:39 WIB

'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah

'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:37 WIB

Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan

Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:35 WIB

Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina

Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:30 WIB

Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?

Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:30 WIB

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:20 WIB

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:19 WIB