Mahfud MD Semprot Pemerintah: Stop Cari 'Dalang' Demo Mahasiswa, Itu Murni Kekecewaan Rakyat!

Budi Arista Romadhoni

Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:03 WIB
Mahfud MD Semprot Pemerintah: Stop Cari 'Dalang' Demo Mahasiswa, Itu Murni Kekecewaan Rakyat!
Mahfud MD saat bicara soal DPR RI. [YouTube/Mahfud MD Official]
Kesimpulan
  • Mahfud MD soroti demonstrasi dari mahasiswa dan masyarakat.
  • Mahfud MD sindir pemerintah untuk tidak mencari-cari dalang pendemo. 
  • Mahfud MD minta pemerintah lebih baik mencari jalan keluar yang diprotes pendemo. 

Suara.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, melontarkan kritik tajam yang menohok kebiasaan pemerintah dalam merespons gelombang protes publik.

Menurutnya, pemerintah harus berhenti menggunakan narasi klasik dengan selalu mencari-cari "dalang" atau aktor intelektual di balik setiap demonstrasi besar.

Pernyataan keras ini disampaikan Mahfud sebagai respons atas maraknya aksi massa yang dilakukan oleh elemen mahasiswa dan buruh belakangan ini.

Ia menegaskan bahwa gerakan-gerakan tersebut lahir secara alami dari perut persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bagi Mahfud, menuding adanya pihak yang menunggangi aksi adalah cara berpikir yang keliru dan kontraproduktif.

Ia meyakini bahwa demonstrasi yang terjadi adalah murni ekspresi ketidakpuasan.

"Demonstrasi yang terjadi dianggap organik dan tidak ada dalangnya," ujar Mahfud MD dikutip dari podcast akun YouTube miliknya pada Rabu (27/8/2025).

Pernyataan ini seolah menjadi tamparan bagi aparat dan pejabat yang kerap kali sibuk melacak konspirasi ketimbang menyerap aspirasi.

Sindiran untuk Istana: Ini Momentum, Bukan Ancaman

baca juga
Mahfud MD saat bicara soal DPR RI. [YouTube/Mahfud MD Official]
Mahfud MD saat bicara soal DPR RI. [YouTube/Mahfud MD Official]

Lebih jauh, Mahfud MD tidak hanya mengkritik, tetapi juga memberikan saran strategis bagi para pemangku kebijakan.

Alih-alih bersikap defensif dan melihat para demonstran sebagai musuh, pemerintah seharusnya memandang gelombang protes sebagai sebuah momentum berharga.

Menurutnya, inilah kesempatan emas bagi pemerintah untuk melakukan introspeksi, mengidentifikasi akar masalah, dan segera merumuskan jalan keluar yang solutif.

Sikap reaktif dengan menuding adanya "dalang" hanya akan memperkeruh suasana dan menjauhkan pemerintah dari substansi masalah yang sebenarnya.

"Pemerintah harus memanfaatkan situasi ini untuk menciptakan jalan keluar dari kemelut yang sedang terjadi," tegasnya.

Pandangan Mahfud ini menjadi pengingat penting bahwa dalam sebuah negara demokrasi, unjuk rasa adalah kanal komunikasi yang sah antara rakyat dan penguasa.

Mengabaikan atau mendelegitimasi suara-suara dari jalanan dengan teori konspirasi hanya akan menumpuk kekecewaan publik yang bisa menjadi bom waktu. Ini adalah sinyal bahwa pemerintah perlu lebih banyak mendengar daripada menuding.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Bela DPR dari Pembubaran, tapi 'Hajar' Gaji Miliaran: Sudah Kelewatan Batas!

Mahfud MD Bela DPR dari Pembubaran, tapi 'Hajar' Gaji Miliaran: Sudah Kelewatan Batas!

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:44 WIB

Dosen ASN Sebut Banyak Mahasiswa Demo UKT Mahal Efek Ulah Pemerintah Lepas Tangan dari Pendidikan

Dosen ASN Sebut Banyak Mahasiswa Demo UKT Mahal Efek Ulah Pemerintah Lepas Tangan dari Pendidikan

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 15:51 WIB

Mahfud MD Bongkar Strategi 'Joko Tingkir' Prabowo: Pencitraan Pahlawan atau Penyelamat Sejati?

Mahfud MD Bongkar Strategi 'Joko Tingkir' Prabowo: Pencitraan Pahlawan atau Penyelamat Sejati?

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 15:41 WIB

Terkini

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

×