Sebagian Massa Buruh Gelar Aksi di Patung Kuda, Tapi Bukan Tuntut Kenaikan Upah

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:14 WIB
Sebagian Massa Buruh Gelar Aksi di Patung Kuda, Tapi Bukan Tuntut Kenaikan Upah
Sejumlah buruh turut serta dalam aksi demonstrasi bertajuk Temu Rakyat untuk Keadilan Iklim yang digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2025). [Suara.com/Fakhri]
Kesimpulan
  • Ribuan massa dari 15 provinsi gelar aksi tuntut keadilan iklim di Patung Kuda.
  • Delapan kelompok rentan, termasuk buruh, petani, nelayan, diperjuangkan haknya menghadapi dampak krisis iklim.
  • Tuntutan utama: DPR segera bahas dan sahkan RUU Keadilan Iklim sebagai payung hukum.

Suara.com - Sejumlah buruh turut serta dalam aksi demonstrasi bertajuk Temu Rakyat untuk Keadilan Iklim yang digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2025).

Aksi ini berlangsung berbarengan dengan unjuk rasa besar-besaran buruh di sekitar Kompleks DPR RI, namun dengan agenda berbeda.

Pantauan Suara.com, massa aksi membawa dua mobil komando di lokasi.

Mereka juga mengenakan berbagai atribut seperti topi caping dan seragam dari berbagai elemen masyarakat. 

Kemudian, dibentangkan juga berbagai spanduk dan poster yang berisikan kalimat tuntutan serta protes terhadap kebijakan yang dinilai belum memenuhi keadilan iklim di Indonesia.

Koordinator Aliansi Rakyat Untuk Keadilan Iklim (Aruki), Renaldo G Sembiring, mengatakan aksi ini merupakan puncak rangkaian acara Climate Justice Summit.

Kegiatan tersebut digelar sebagai ruang bersama masyarakat dari berbagai daerah untuk menyuarakan persoalan yang ditimbulkan oleh krisis iklim.

"Ya hari ini tuh kita ada di Silang Monas untuk pawai keadilan iklim. Tadi kita udah berangkat dari Thamrin. Sebenarnya ini adalah rangkaian terakhir dari satu acara kita namakan sebagai Climate Justice Summit. Temu Rakyat untuk Keadilan Iklim," kata Renaldo saat ditemui di lokasi.

Ia menyebut, masyarakat dari lebih 15 provinsi hadir dalam forum tersebut. Mereka datang dari beragam latar belakang, mulai dari petani, nelayan, masyarakat adat, hingga buruh.

Seluruhnya membahas dampak krisis iklim yang dinilai tidak hanya menyangkut soal lingkungan, tetapi juga persoalan kemanusiaan.

“Krisis iklim ini kita lihat sebenarnya bukan masalah lingkungan saja, tapi adalah krisis kemanusiaan. Karena dia adalah krisis kemanusiaan, maka 8 subjek ini kita perjuangkan hak-haknya akan dipenuhi oleh negara,” ujarnya.

Renaldo menuturkan, delapan kelompok yang menjadi fokus perjuangan meliputi perempuan, masyarakat adat, buruh dan pekerja informal, masyarakat miskin kota, nelayan, petani, orang muda, serta lansia.

Menurutnya, kelompok-kelompok ini merupakan pihak yang paling terdampak oleh perubahan iklim.

Massa buruh menggelar aksi di area Patung Kuda di Jakarta, Kamis (28/8/2025). Mereka menyuarakan keadilan iklim. [Suara.com/Fakhri]
Massa buruh menggelar aksi di area Patung Kuda di Jakarta, Kamis (28/8/2025). Mereka menyuarakan keadilan iklim. [Suara.com/Fakhri]

Tuntutan utama massa aksi adalah mendesak DPR RI segera membahas dan mengesahkan Rancangan Undang-undang Keadilan Iklim.

Renaldo menyebut, RUU tersebut diharapkan menjadi payung hukum yang mampu menjawab persoalan mendasar masyarakat terkait krisis iklim, bukan hanya terbatas pada isu emisi karbon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gedung DPR Dijaga Super Ketat di Luar, Namun Sunyi Senyap di Dalam

Gedung DPR Dijaga Super Ketat di Luar, Namun Sunyi Senyap di Dalam

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 12:25 WIB

Besok Ada Demo Buruh di DPR, Rute Transjakarta dan Lalu Lintas Kendaraan Dialihkan Lewat Mana?

Besok Ada Demo Buruh di DPR, Rute Transjakarta dan Lalu Lintas Kendaraan Dialihkan Lewat Mana?

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 12:31 WIB

Menagih Transparansi dan Keadilan dalam Dokumen Iklim Indonesia

Menagih Transparansi dan Keadilan dalam Dokumen Iklim Indonesia

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 12:54 WIB

Terkini

Bencana Bukan Sekadar Takdir: Bagaimana Pemuka Agama Lintas Iman Menafsir Ulang 'Dosa Ekologis'?

Bencana Bukan Sekadar Takdir: Bagaimana Pemuka Agama Lintas Iman Menafsir Ulang 'Dosa Ekologis'?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:09 WIB

Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar

Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:44 WIB

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:33 WIB

Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi

Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:14 WIB

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:07 WIB

Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor

Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:01 WIB

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:38 WIB

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:18 WIB

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:21 WIB