Ungkit Skandal Buku Merah, Rismon Sebut Tito Karnavian Diduga 9 Kali Terima Duit Panas Rp8,1 M!

Bangun Santoso

Kamis, 28 Agustus 2025 | 15:36 WIB
Ungkit Skandal Buku Merah, Rismon Sebut Tito Karnavian Diduga 9 Kali Terima Duit Panas Rp8,1 M!
Kolase foto Tito Karnavian dengan Rismon Sianipar. (Ist)
Kesimpulan
  • Rismon Sianipar mengangkat kembali isu skandal "Buku Merah" melalui media sosial
  • si tudingan utama adalah adanya 9 kali transaksi aliran dana kepada Tito Karnavian
  • Unggahan tersebut memicu kemarahan dan kekecewaan dari warganet

Suara.com - Skandal lawas "Buku Merah" yang pernah menggegerkan panggung politik dan hukum Indonesia kembali digaungkan di media sosial. Kali ini, Pakar Digital Forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, menjadi pemicunya dengan membongkar kembali dugaan aliran dana panas yang menyeret nama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Melalui sebuah unggahan tajam di akun X (dulu Twitter) pribadinya, Rismon secara terang-terangan menyerukan agar publik tidak melupakan kasus yang sempat senyap ini. Ia mengklaim memiliki catatan yang menjadi bukti kuat adanya transaksi mencurigakan kepada Tito.

“Menolak lupa skandal Buku Merah seret Tito Karnavian," cuit Rismon pada Kamis (28/8/2025).

Menurut Rismon, catatan dalam buku bersampul merah itu merinci aliran dana dari pengusaha impor daging Basuki Hariman.

Ia menegaskan bahwa dana tersebut diduga mengalir deras ke kantong Tito Karnavian saat masih memegang jabatan-jabatan strategis di kepolisian, mulai dari Kapolda Metro Jaya, Kepala BNPT, hingga pucuk pimpinan Kapolri.

Rismon tidak main-main dengan tudingannya. Ia membeberkan jumlah transaksi yang menurutnya tercatat dengan jelas di dalam buku tersebut.

"Tercatat ada dugaan 9 kali aliran uang kepada Tito. Jumlahnya bervariasi, total Rp8,1 M,” cuit dia.

Untuk memperkuat klaimnya, unggahan tersebut juga disertai dengan foto dokumen yang diduga merupakan bagian dari catatan Buku Merah serta potret Tito Karnavian.

Rismon menegaskan bahwa dugaan aliran dana ini adalah catatan krusial yang tidak seharusnya diabaikan oleh penegak hukum dan publik.

baca juga

Sontak, cuitan ini meledak dan menjadi bola liar di media sosial. Kolom balasan Rismon dibanjiri reaksi keras dari warganet yang geram.

Banyak yang membandingkan kasus ini dengan skandal besar lainnya, bahkan dengan tokoh antagonis dalam sejarah.

Salah satu komentar paling pedas datang dari akun @Fumikom**** yang meluapkan kekecewaannya.

“Gue selalu berharap ada keajaiban, tuhan memperlihatkan kuasanya dengan menjatuhkan manusia satu ini seperti Sambo. Manusia ini benar-benar lebih jahat dari Sambo," tulis akun tersebut.

Komentar lain yang tak kalah tajam datang dari akun @volkstur****. Ia bahkan menarik perbandingan hingga ke era Nazi Jerman untuk menggambarkan sosok yang dituduhkan.

“Kalau jaman Nazi orang ini seperti Reinhard Heydrich kepala SS Geheimestaatspolizei, polisi politik," ucapnya.

Sentimen publik yang kecewa juga disuarakan oleh netizen bernama Abu Hafidz. Ia menyindir penghargaan yang baru-baru ini diterima oleh Tito, mengaitkannya dengan jasa politik.

“Eh kmaren dapat bintang jasa gak sih orang ini, padahal berjasa besar pada Jokowi dan Prabowo,” imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, unggahan Rismon Sianipar telah dilihat lebih dari 7.898 kali dan memicu perdebatan panas, dengan ratusan retweet serta suka dari pengguna X.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Minta Kepala Daerah Gunakan Otoritas Lakukan Penanganan Atasi TBC

Mendagri Minta Kepala Daerah Gunakan Otoritas Lakukan Penanganan Atasi TBC

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:32 WIB

Hari Perumahan Nasional 2025: Mendagri Raih Penghargaan atas Dukungan Program Perumahan Rakyat

Hari Perumahan Nasional 2025: Mendagri Raih Penghargaan atas Dukungan Program Perumahan Rakyat

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 23:05 WIB

Rismon Sianipar Siap Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi: Saya Tak Akan Mundur Seinci Pun!

Rismon Sianipar Siap Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi: Saya Tak Akan Mundur Seinci Pun!

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 17:58 WIB

Mendagri Minta Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan Dilaksanakan Sesuai Arahan Presiden

Mendagri Minta Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan Dilaksanakan Sesuai Arahan Presiden

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 13:53 WIB

Terancam Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Rismon Gertak Balik: Saya Tak Akan Mundur Satu Inci Pun!

Terancam Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Rismon Gertak Balik: Saya Tak Akan Mundur Satu Inci Pun!

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 11:34 WIB

Diperiksa Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rismon Bawa Dua Buku Tebal Siap 'Kualiahi' Penyidik!

Diperiksa Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rismon Bawa Dua Buku Tebal Siap 'Kualiahi' Penyidik!

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 11:16 WIB

Harapan Tri Tito Karnavian: Dekranas Award Kian Dikenal dan Diikuti Berbagai Daerah

Harapan Tri Tito Karnavian: Dekranas Award Kian Dikenal dan Diikuti Berbagai Daerah

Bisnis | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 07:59 WIB

Terkini

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 20:55 WIB

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

×