Prabowo: Tidak Ada Orang yang Tak Bisa Diganti Termasuk Presiden, Kalau Saya Brengsek Bisa Diganti

Bangun Santoso

Kamis, 28 Agustus 2025 | 17:44 WIB
Prabowo: Tidak Ada Orang yang Tak Bisa Diganti Termasuk Presiden, Kalau Saya Brengsek Bisa Diganti
Presiden Prabowo Subianto. (Ist)
Kesimpulan
  • Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengancam akan mengganti setiap direksi BUMN
  • Prabowo tidak hanya berbicara, tetapi langsung memerintahkan Jaksa Agung untuk mengusut penyelewengan
  • Ketegasan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membereskan tata kelola BUMN

Suara.com - Suasana mendadak tegang saat Presiden Prabowo Subianto meluapkan amarahnya kepada para direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai bertingkah seperti raja kecil. Dengan nada tinggi dan tanpa tedeng aling-aling, Prabowo memperingatkan bahwa tidak ada seorang pun di negeri ini yang tidak bisa diganti, termasuk dirinya sendiri, apalagi seorang pimpinan perusahaan pelat merah.

Peringatan keras ini dilontarkan Prabowo di hadapan para kepala daerah dalam acara pembukaan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 di ICE, BSD, Tangerang, Kamis (28/8/2025).

Ia mengaku heran dengan perilaku sejumlah direksi BUMN yang seolah lupa bahwa perusahaan yang mereka pimpin adalah milik negara, bukan warisan keluarga.

"Di Indonesia ini, saya kasih tahu ya, there is no one that cannot be replaced. Tidak ada orang yang tidak bisa diganti, termasuk Presiden Republik Indonesia. Kalau saya nggak bener, kalau saya brengsek, saya bisa diganti. Nggak ada orang yang tidak bisa diganti. Bupati nggak beres, bupati bisa diganti. Ada itu direksi-direksi BUMN merasa kayak jadi raja aja, kayak perusahaannya punya neneknya sendiri," tegas Presiden Prabowo.

Tak hanya berhenti pada gertakan, Prabowo langsung mengambil langkah konkret di atas panggung. Ia secara terbuka memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang turut hadir dalam acara tersebut, untuk tidak segan-segan mengusut dan memeriksa setiap direksi BUMN yang terindikasi melanggar aturan dan merugikan negara.

"Jaksa Agung, ada Jaksa Agung. Jaksa Agung banyak pekerjaan ini," ujar Presiden, memberikan sinyal jelas bahwa era main-main telah berakhir.

Prabowo juga menyoroti salah satu praktik yang menurutnya tidak masuk akal, yaitu pemberian bonus atau 'tantiem' kepada jajaran komisaris dan direksi, bahkan ketika perusahaan yang dipimpinnya merugi.

Istilah 'tantiem' yang berasal dari bahasa Belanda itu pun ia kritik karena tidak sederhana. Dengan tegas, ia menyatakan telah menghapus praktik tersebut.

"Kemarin saya hilangkan tantiem. Tantiem pun saya enggak jelas apa arti tantiem. Rupanya saya cek itu bahasa Belanda, bahasa Belanda, tantiem itu artinya bonus. Kenapa sih nggak pakai istilah sederhana, bonus gitu loh. Yang repot, perusahaan rugi dikasih bonus komisarisnya. Enak di lo, nggak enak di rakyat, no! coret! Yang nggak mau, alhamdulillah. You nggak mau, out! Get out! Banyak anak muda yang mau masuk (memimpin BUMN)," seru Prabowo.

baca juga

Sikap tegas ini diambil seiring dengan langkah pemerintah mengonsolidasikan aset-aset negara yang sebelumnya tercecer. Melalui pembentukan Badan Penyelenggara Investasi (BPI) Danantara, yang merupakan sovereign wealth fund Indonesia, kini terkumpul aset raksasa yang menempatkan Indonesia di jajaran elite dunia.

"Seribu miliar dolar (AS) sovereign wealth fund kita, sekarang, mungkin ke-5 ya, ke-5 di dunia. Norway, China -- China itu sebetulnya punya tiga--, Abu Dhabi, baru kita. Tidak main-main, selama ini tercecer nggak jelas dan banyak yang tidak baik manajemennya," kata Prabowo.

Dengan aset sebesar itu, Prabowo menegaskan tidak akan ada toleransi lagi bagi manajemen BUMN yang boros, tidak efisien, dan menyimpang dari aturan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu APKASI: Peran, Tujuan, dan Sejarahnya

Apa Itu APKASI: Peran, Tujuan, dan Sejarahnya

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 17:39 WIB

Demo Buruh di DPR Hari Ini, Presiden Prabowo Singgung Amanah Pemimpin di Lokasi Lain

Demo Buruh di DPR Hari Ini, Presiden Prabowo Singgung Amanah Pemimpin di Lokasi Lain

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 17:35 WIB

Prabowo Murka Direksi BUMN Tingkahnya Bak Raja: Kayak Perusahaan Punya Neneknya Sendiri!

Prabowo Murka Direksi BUMN Tingkahnya Bak Raja: Kayak Perusahaan Punya Neneknya Sendiri!

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 17:35 WIB

Demo Hari Ini 28 Agustus: DPR WFH, Presiden Prabowo Punya Agenda Lain

Demo Hari Ini 28 Agustus: DPR WFH, Presiden Prabowo Punya Agenda Lain

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 17:24 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Klaim Indonesia Siap Perang Lawan Malaysia Demi Blok Ambalat?

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Klaim Indonesia Siap Perang Lawan Malaysia Demi Blok Ambalat?

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 17:19 WIB

Sosok yang Paling Berpeluang Jadi Menteri Haji Prabowo: Siapa Dia?

Sosok yang Paling Berpeluang Jadi Menteri Haji Prabowo: Siapa Dia?

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 16:53 WIB

Prabowo Merinding Ucapannya Jadi Sumpah, Noel Gerindra Diciduk KPK: Saya Tak Akan Lindungi!

Prabowo Merinding Ucapannya Jadi Sumpah, Noel Gerindra Diciduk KPK: Saya Tak Akan Lindungi!

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 15:59 WIB

Terkini

Hari Ketiga Pencarian KM Virgo Transport 8, 129 Korban Masih Hilang

Hari Ketiga Pencarian KM Virgo Transport 8, 129 Korban Masih Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:17 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano

Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 12:17 WIB

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 12:16 WIB

Presiden Direktur Summarecon Ikut Terjaring OTT KPK dalam Kasus HGB Kabupaten Bogor

Presiden Direktur Summarecon Ikut Terjaring OTT KPK dalam Kasus HGB Kabupaten Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Mengapa Shio Naga Sering Diidentikkan dengan Kepemimpinan dan Keberuntungan Besar?

Mengapa Shio Naga Sering Diidentikkan dengan Kepemimpinan dan Keberuntungan Besar?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Atlet Panen Kritikan: 3 Atlet Huni 1 Kamar Kontainer

Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Atlet Panen Kritikan: 3 Atlet Huni 1 Kamar Kontainer

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 12:13 WIB

Pulihkan Kebutuhan BBM Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Layanan SPBU di Makassar

Pulihkan Kebutuhan BBM Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Layanan SPBU di Makassar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:12 WIB

Fakta Baru Sidang Little Aresha: Praktik Pengikatan Juga Terjadi pada Anak TK di Gedung Utara

Fakta Baru Sidang Little Aresha: Praktik Pengikatan Juga Terjadi pada Anak TK di Gedung Utara

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:09 WIB

8 Helm Motor Terbaik untuk Keselamatan, Standar SNI dan DOT

8 Helm Motor Terbaik untuk Keselamatan, Standar SNI dan DOT

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 12:08 WIB

×