- Jusuf Hamka dan Anies Baswedan hadiri pemakaman Affan Kurniawan
- Jusuf Hamka janji biayai pendidikan adik-adik Affan Kurniawan
- Anies Baswedan sebut Affan Kurniawan mati syahid
Suara.com - Di tengah suasana duka yang menyelimuti pemakaman Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, sebuah uluran tangan tak terduga datang dari konglomerat, Jusuf Hamka.
Kehadirannya di TPU Karet Bivak, Jakarta, pada Jumat, 29 Agustus 2025, tidak hanya untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga membawa sebuah janji besar yang meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Tragedi yang menimpa Affan Kurniawan pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, memicu amarah dan kesedihan publik.
Affan, yang diketahui sebagai tulang punggung keluarga, tewas saat tengah menjalankan tugasnya di tengah chaos unjuk rasa.
Di saat keluarga merasa kehilangan pegangan, Jusuf Hamka, yang akrab disapa Babah Alun, menawarkan bantuan konkret.
Ia berkomitmen penuh untuk masa depan pendidikan saudara-saudara Affan.
"Kalau memang Affan sebagai tulang punggung keluarga, kami berkenan untuk membantu, misalnya masih ada yang sekolah, untuk memberikan beasiswa," ujar Jusuf Hamka.
Janji tersebut bukan sekadar ucapan pemanis. Pengusaha dermawan ini menegaskan akan menanggung seluruh biaya pendidikan adik-adik Affan hingga jenjang kuliah.
Lebih dari itu, ia juga memberikan jaminan pekerjaan setelah mereka lulus kelak.
Baca Juga: Gaji DPR Jadi Salah Satu Pemicu Demo, Rieke PDIP Tak Masalah Tunjangan Dewan Dikurangi Semua
Di tengah ribuan rekan ojol yang mengantar Affan dengan penuh solidaritas, Jusuf Hamka juga menyampaikan pesan penting untuk menenangkan suasana.
Ia meminta semua pihak, khususnya komunitas ojol, untuk menahan diri dan tidak terpancing emosi. "Hati boleh panas, tapi kepala harus tetap dingin. Kita harus serahkan masalah ini kepada hukum," pesannya bijak.
Tak hanya itu, ia juga menyatakan siap menjadi 'bapak angkat' bagi para pengemudi ojol, membuka pintu komunikasi dan bantuan bagi komunitas yang ia sebut sebagai garda terdepan ekonomi saat pandemi.
Langkah Jusuf Hamka ini menjadi sorotan di samping kehadiran tokoh lain seperti mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang turut menyalatkan dan mengantar jenazah ke peristirahatan terakhir.
Anies mengatakan bahwa Affan wafat sebagai seorang pejuang nafkah dalam keadaan syahid.