Affan Kurniawan Tinggal di Kontrakan 3x11 Meter, Hidupi 7 Anggota Keluarga

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:54 WIB
Affan Kurniawan Tinggal di Kontrakan 3x11 Meter, Hidupi 7 Anggota Keluarga
Seorang kerabat menangis saat pemakaman jenazah Affan Kurniawan di TPU Karet Bivak, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/nz]

Suara.com - Langit Jakarta terasa lebih kelabu pada Jumat pagi (29/8/2025). Di sebuah rumah kontrakan sederhana berukuran 3x11 meter di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, tangis pilu seorang ibu pecah tak tertahankan.

"Anak saya sudah tidak ada," ratap Herlina, meratapi kepergian putra tercintanya, Affan Kurniawan, yang terbujur kaku di hadapannya.

Affan, pemuda 21 tahun yang menjadi tulang punggung bagi tujuh anggota keluarganya, harus meregang nyawa dengan cara yang tragis.

Kamis malam (28/8/2025) menjadi malam terakhir bagi Affan.

Pemuda kelahiran 18 Juli 2004 itu tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di perempatan TPU Karet, Jakarta Pusat.

Malam itu, ia sedang menjalankan tugasnya sebagai pengemudi ojek online (ojol), mengantar pesanan makanan ke kawasan Bendungan Hilir.

Sebuah tanggung jawab yang ia emban setiap hari demi menafkahi keluarganya, namun berakhir menjadi perjalanan terakhirnya.

Sekitar pukul 19.25 WIB, situasi di sekitar Rumah Susun Bendungan Hilir II sudah memanas.

Baca Juga: Kronologi Ibu Affan Kurniawan Tahu Anaknya Meninggal, Awalnya Dikira Kecelakaan

Ribuan peserta aksi demonstrasi yang berpusat di Gedung DPR RI meluas hingga menyebabkan kemacetan total dan kericuhan di beberapa titik.

Di tengah kekacauan itu, Affan, dengan seragam ojolnya, berusaha menerobos kemacetan demi menuntaskan tugasnya.

Nahas, takdir berkata lain. Rantis Brimob yang bergerak di tengah kerumunan massa merenggut hidupnya secara seketika.

Kabar duka itu sampai ke telinga keluarga sesaat setelah mereka menunaikan ibadah Salat Magrib. Sebuah panggilan telepon yang membawa berita laksana sambaran petir di siang bolong.

Keluarga tak percaya, pemuda yang menjadi andalan mereka kini telah tiada, menjadi korban dalam insiden yang seharusnya tidak pernah terjadi.

Sejak Jumat pagi pukul 08.15 WIB, jenazah Affan telah disemayamkan di pelataran rumah kontrakannya yang sempit.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?