Bentrok, Rocky Gerung: Akumulasi Frustrasi di Balik Tragedi Kematian Driver Ojol Affan

Wakos Reza Gautama | Suara.com

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 21:02 WIB
Bentrok, Rocky Gerung: Akumulasi Frustrasi di Balik Tragedi Kematian Driver Ojol Affan
Rocky Gerung menanggapi bentrokan aparat polisi vs massa di Jakarta yang menewaskan driver ojol, Affan. [Youtube Rocky Gerung Official]

Suara.com - Bentrokan antara aparat kepolisian dan massa demonstran yang menelan korban jiwa, driver ojol Affan, akibat dilindas kendaraan taktis Brimob, kembali memantik perhatian publik.

Pengamat politik Rocky Gerung, dalam analisisnya, melihat peristiwa tragis ini bukan sekadar insiden tunggal, melainkan akumulasi dari ketegangan sosial dan politik yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Rocky Gerung menekankan bahwa setiap demonstrasi massal selalu memiliki potensi kekerasan. Namun, ia mengingatkan bahwa hak rakyat untuk berdemonstrasi harus dijamin keamanannya.

"Tidak boleh menghalangi rakyat demonstrasi," tegas Rocky dikutip dari Youtube Rocky Gerung Official, Jumat (29/8/2025) malam.

Sebaliknya, ia juga menyoroti pentingnya massa untuk menghormati aturan demonstrasi dan tidak bertindak brutal. Namun, kondisi bentrokan yang berulang kali terjadi menunjukkan adanya pemicu atau momentum yang tak terhindarkan.

Salah satu poin krusial yang disoroti Rocky adalah absennya rasa aman dalam menyampaikan pendapat bagi warga negara. Menurutnya, selama satu dekade terakhir, terutama di bawah pemerintahan sebelumnya, iklim kebebasan berpendapat terasa terpasung.

"Kondisi yang bertahun-tahun tidak dihasilkan selama 10 tahun ini. Seolah-olah berpendapat itu dihadang oleh undang-undang. Karena itu akan ada penjara menunggu," ujarnya.

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) secara khusus disebut Rocky sebagai instrumen yang menghalangi ekspresi publik dengan ancaman-ancaman yang dianggap tidak masuk akal.

Akibatnya, energi kemarahan dan frustrasi masyarakat terakumulasi. Ledakan yang terjadi di jalan raya, menurut Rocky, adalah manifestasi dari penahanan ekspresi selama sepuluh tahun tersebut.

Lebih dari sekadar persoalan kebebasan berpendapat, Rocky Gerung juga melihat adanya frustrasi sosial yang mendalam akibat kondisi ekonomi. Ia menggambarkan jalan raya sebagai titik pertemuan antara "gumpalan energi yang selama 10 tahun ini tertahan" dan "kondisi riil masyarakat kita yang mengalami kesulitan ekonomi."

"Jadi jalan raya itu jadi semacam pertemuan antara gumpalan energi yang selama 10 tahun ini tertahan dan kondisi riil masyarakat kita yang mengalami kesulitan ekonomi," jelas Rocky.

Kombinasi dari represi kebebasan berpendapat dan tekanan ekonomi inilah yang kemudian berujung pada peristiwa tragis seperti kematian driver ojol Affan.

Tragedi kematian Affan, oleh Rocky, dilihat sebagai keluhan demokrasi yang berujung pada peristiwa tragis. Ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya menjamin hak berekspresi secara aman dan mengatasi akar masalah ekonomi yang memicu gejolak sosial.

Peristiwa ini sekaligus menjadi alarm bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali pendekatan terhadap penanganan demonstrasi dan memastikan bahwa kebebasan berpendapat serta kesejahteraan rakyat menjadi prioritas utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Affan Kurniawan Dibunuh Polisi, Pemain Timnas Indonesia: Demokrasi Indonesia Mati!

Affan Kurniawan Dibunuh Polisi, Pemain Timnas Indonesia: Demokrasi Indonesia Mati!

Bola | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 20:56 WIB

Demo Jogja Memanggil Berujung Ricuh, Mobil Polisi Jadi Sasaran Amukan Massa

Demo Jogja Memanggil Berujung Ricuh, Mobil Polisi Jadi Sasaran Amukan Massa

Video | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 20:42 WIB

IMM Bongkar 'Skenario Busuk' di Balik Ricuh Demo DPR: Ada Upaya Cuci Tangan?

IMM Bongkar 'Skenario Busuk' di Balik Ricuh Demo DPR: Ada Upaya Cuci Tangan?

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 20:33 WIB

Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan

Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan

Bola | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 20:25 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Turut Berbela Duka, Ojol Affan Kurniawan Meninggal Saat Sedang Mencari Nafkah

BPJS Ketenagakerjaan Turut Berbela Duka, Ojol Affan Kurniawan Meninggal Saat Sedang Mencari Nafkah

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 20:20 WIB

Terkini

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:21 WIB

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:52 WIB

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:15 WIB

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:35 WIB

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB