Pengamat Ungkap Kematian Affan: Titik Didih Kemarahan Publik yang Tak Terbendung

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 09:41 WIB
Pengamat Ungkap Kematian Affan: Titik Didih Kemarahan Publik yang Tak Terbendung
Pengamat sosial politik, Dr. Okky Madasari saat di Forum Keadilan TV. [YouTube]

Suara.com - Kematian Affan Kurniawan dalam sebuah demonstrasi di Jakarta telah menjadi titik kulminasi kemarahan publik yang terakumulasi.

Menurut pengamat sosial politik, Dr. Okky Madasari, insiden tragis ini bukan sekadar peristiwa kekerasan, melainkan sebuah simbol solidaritas yang menyatukan frustrasi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak adil.

Dalam sebuah wawancara yang dilansir dari Podcast Forum Keadilan TV, Dr. Okky Madasari menjelaskan bahwa kematian Affan telah menggugah kesadaran masyarakat.

Ia menyoroti bahwa senjata dan sumber daya yang seharusnya digunakan untuk melindungi warga justru digunakan untuk menekan mereka, menunjukkan pelanggaran hak asasi manusia demi kepentingan elit.

Kemarahan publik, menurut Madasari (lihat), telah dipicu oleh serangkaian kebijakan yang memberatkan, seperti kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga ratusan persen dan peningkatan tunjangan perumahan anggota DPR.

Ia menyebut kebijakan-kebijakan ini sebagai "provokasi nyata" dari pemerintah, yang kemudian dibalas dengan kemarahan publik.

"Provokasi sebenarnya datang dari kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat," tegasnya dikutip pada Sabtu (30/8/2025). 

Lebih lanjut, Dr. Madasari mengkritik keras respons pemerintah terhadap kasus ini. Ia menilai tidak adanya empati dan akuntabilitas dari Presiden Prabowo, yang menolak meminta maaf dan terus menyalahkan demonstran.

Hal ini dianggap sebagai upaya untuk menghindari tanggung jawab.

baca juga

"Pemerintah cenderung mengalihkan isu inti dengan menciptakan narasi ancaman eksternal atau konspirasi," ujar Okky.

Dengan narasi ini, pemerintah dianggap mencoba mengendalikan informasi dan membungkam perbedaan pendapat, di mana media arus utama kurang memberitakan protes sebelum kematian Affan.

Okky menekankan bahwa media sosial kini menjadi sumber informasi alternatif yang vital.

Okky menutup analisisnya dengan menyerukan agar pemerintah mengambil tindakan nyata untuk memulihkan kepercayaan publik, termasuk dengan mengganti Kepala Kepolisian Negara sebagai tanda akuntabilitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Anggota Brimob yang Lindas Ojol Dipatsus 20 Hari

7 Anggota Brimob yang Lindas Ojol Dipatsus 20 Hari

Foto | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Ricuh dan Kerusuhan Mewarnai Aksi Demo 29 Agustus 2025 di Berbagai Daerah

Ricuh dan Kerusuhan Mewarnai Aksi Demo 29 Agustus 2025 di Berbagai Daerah

Foto | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 08:00 WIB

Ibunda Driver Ojol Korban Rantis Brimob Tak Percaya Anaknya Tewas saat Demo

Ibunda Driver Ojol Korban Rantis Brimob Tak Percaya Anaknya Tewas saat Demo

Video | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 08:05 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×