Seruan Mahfud MD Soal Kerusuhan: Aparat Bukan Musuh Rakyat! Tapi . .

Wakos Reza Gautama

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 17:36 WIB
Seruan Mahfud MD Soal Kerusuhan: Aparat Bukan Musuh Rakyat! Tapi . .
Mahfud MD menyerukan penyelesaian kerusuhan yang meluas di Indonesia. [Youtube Mahfud MD Official]

Suara.com - Gelombang unjuk rasa yang berujung pada kerusuhan telah mencengkeram berbagai wilayah di Indonesia, menyisakan duka dan pertanyaan besar. Di tengah kondisi mencekam ini, Profesor Mahfud MD, seorang tokoh yang dikenal lugas, angkat bicara.

Pernyataan beliau bukan hanya refleksi atas situasi, melainkan juga sebuah seruan keras yang patut kita renungkan bersama.

Mahfud MD memulai dengan dukungan penuh terhadap hak rakyat untuk berunjuk rasa dan menyuarakan ketidakpuasan.

"Kita tentu mendukung demo dan protes-protes itu 100 persen mendukung jika ada ketidakpuasan atau anggapan kesalahan dari para pengelola pemerintahan dan lembaga-lembaga politik. Kita setuju perkeras saja protes. Kita mengerti itu," tegasnya dikutip dari akun Youtube Mahfud MD Official.

Namun, dia menggarisbawahi bahwa situasi kini telah melampaui batas kewajaran. Korban jiwa berjatuhan: Affan di DPR, tiga orang tewas di Makassar saat gedung DPRD diserbu dan dibakar. Di Bandung, polisi dikejar-kejar hingga babak belur.

Sebaliknya, video pengeroyokan demonstran oleh oknum Brimob di Jakarta juga menjadi sorotan tajam.
"Itu sudah tidak sehat," kata Mahfud.

Kekerasan ini, menurutnya, tidak hanya menimpa rakyat, tetapi juga aparat. Banyak polisi terluka parah, bahkan ada yang diculik dan ditemukan dengan luka mengerikan. Pemandangan bangkai mobil dan bangunan yang dijarah di jalanan menjadi saksi bisu kekacauan.

Mencari Akar Masalah: Akumulasi Kekecewaan dan Arogansi Elit

Mahfud MD mengajak semua pihak menyadari bahwa kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia tetap mendukung demonstran, namun menyerukan agar protes tetap terukur demi keselamatan negara. Di sisi lain, ia mengingatkan petugas lapangan agar tidak sewenang-wenang.

baca juga

"Saya paham petugas lapangan itu terjepit," ujarnya. Mereka harus menjalankan tugas pengamanan, namun dihadapkan pada massa yang memuncak amarahnya. Oleh karena itu, tanggung jawab terbesar ada pada atasan dalam memberi komando yang cermat, agar tidak ada korban di kedua belah pihak.

Menurut Mahfud, bentrokan antara rakyat dan aparat ini ironis, sebab aparat hanyalah pelaksana tugas, bukan pembuat keputusan politik. Lalu, apa masalah utamanya?

"Akumulasi kekecewaan memang ya," jawab Mahfud. Kekecewaan ini muncul dari berbagai kebijakan pemerintah yang menimbulkan protes, namun penyelesaiannya tidak tuntas. Seolah hanya diberi "permen", masalah baru kemudian muncul.

Tak hanya itu, arogansi politisi yang abai terhadap empati masyarakat juga memicu reaksi panas.

Sorotan tajam juga diarahkan pada penegakan hukum yang tidak menentu. "Ada yang jalan, ada yang tidak. Ada yang hanya masalah sepele aja gak bisa diselesaikan. ada yang besar diumumkan tetapi kemudian tindak lanjutnya gak jelas," kritik Mahfud.

Lebih miris lagi, banyak pejabat yang diyakini masyarakat korup, namun masih leluasa berkeliaran dan membuat kebijakan.

"Ini supaya diselesaikan agar tidak semakin rumit," tegas Mahfud MD. Ia menutup pernyataannya dengan seruan persatuan yang menyentuh:

"Negara ini adalah milik kita bersama. Wahai seluruh rakyat, aparat itu bukan musuh Anda. Wahai aparat, rakyat itu bukan musuh Anda. Anda harus menanggung akibat karena kebijakan-kebijakan dan para pejabat dan pemimpin yang korup sebenarnya. Dan penyelesaiannya harus di sini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Pengusaha ke Pemerintah Soal Aksi Massa Makin Panas: Lebih Peka!

Pesan Pengusaha ke Pemerintah Soal Aksi Massa Makin Panas: Lebih Peka!

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 17:31 WIB

Aksi Massa Memanas, Pengelola Mal Ingatkan Pemerintah Pentingnya Stabilitas Ekonomi

Aksi Massa Memanas, Pengelola Mal Ingatkan Pemerintah Pentingnya Stabilitas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 17:06 WIB

Aksi Massa Kepung Rumah Ahmad Sahroni Disiarkan Live TikTok, Netizen: Uya Kuya dan Eko Patrio Juga!

Aksi Massa Kepung Rumah Ahmad Sahroni Disiarkan Live TikTok, Netizen: Uya Kuya dan Eko Patrio Juga!

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 17:02 WIB

Breaking News: Rumah Ahmad Sahroni Dirusak Massa, Barang-Barang Dijarah

Breaking News: Rumah Ahmad Sahroni Dirusak Massa, Barang-Barang Dijarah

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16:51 WIB

Makassar Lautan Api usai Gedung DPRD Dibakar Massa: 3 Staf Tewas Terpanggang, Korban Loncat Selamat!

Makassar Lautan Api usai Gedung DPRD Dibakar Massa: 3 Staf Tewas Terpanggang, Korban Loncat Selamat!

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 15:53 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×