Suara.com - Sebuah unggahan di Facebook dengan nama akun “ESSA ALL GAME” pada Sabtu, 23 April 2025, mengklaim bahwa NASA mengonfirmasi adanya ledakan besar dari gunung-gunung aktif di Bumi pada tahun 2025.
Dalam unggahan itu tertulis:
“NASA mengkonfirmasi bahwa ada ledakan besar ditahun 2025 di bumi dari gunung gunung aktif.”
Unggahan tersebut viral.
Hingga Rabu, 27 Agustus 2025, sudah memperoleh lebih dari 1.200 tanda suka, 495 komentar, dan dibagikan ulang 151 kali.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta menelusuri klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “NASA konfirmasi ledakan di tahun 2025” ke mesin pencarian Google.
Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan resmi dari NASA yang menyebutkan adanya ledakan besar gunung aktif di Bumi pada 2025.
Lebih lanjut, pemeriksaan pada situs resmi nasa.gov dengan kata kunci “Volcanic eruptions in 2025” hanya menampilkan artikel dan citra satelit terkait aktivitas vulkanik normal di beberapa wilayah, seperti:
- Kolom abu dari Gunung Lewotobi Laki-laki (Indonesia).
- Aktivitas vulkanik Gunung Poás (Kosta Rika).
- Aliran lava di Gunung Nyamuragira (Afrika).
- Semburan uap dan gas dari Whakaari (Selandia Baru).
Tidak ada satupun informasi resmi yang menyebut NASA mengonfirmasi adanya “ledakan besar” gunung aktif pada tahun 2025.
Baca Juga: CEK FAKTA: Jokowi Terima Aliran Dana Korupsi Kuota Haji?
Dapat disimpulkan, klaim bahwa NASA mengonfirmasi ledakan besar gunung aktif di Bumi tahun 2025 adalah tidak benar.
Faktanya, NASA hanya merilis citra satelit terkait aktivitas vulkanik rutin di beberapa negara.
Unggahan tersebut masuk kategori fabricated content atau konten palsu.