TNI Turun Tangan, Pasukan Kodam Jaya Sisir Jakarta, Massa Aksi di Senayan Langsung Dibubarkan

Bangun Santoso

Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:17 WIB
TNI Turun Tangan, Pasukan Kodam Jaya Sisir Jakarta, Massa Aksi di Senayan Langsung Dibubarkan
Tiga truk mengangkut prajurit Kodam Jaya berpatroli di kawasan Semanggi, Jakarta, Minggu (31/8/2025). Kodam Jaya berkomitmen menjaga keadaan dan keamanan di lingkup kerjanya tetap terjaga baik, terkhusus setelah rangkaian demonstrasi belakangan ini. ANTARA/Bagus A Rizaldi
Baca 10 detik
  • Kodam Jaya mengerahkan satu kompi pasukan untuk berpatroli di titik-titik rawan Jakarta
  • Pasukan TNI yang berpatroli tanpa senjata api secara aktif 
  • Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi menegaskan patroli ini untuk menjamin keselamatan warga

Suara.com - Komando Daerah Militer (Kodam) Jayakarta mengambil langkah tegas untuk mengamankan Ibu Kota dengan mengerahkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) untuk melakukan patroli skala besar pada Minggu (31/8/2025).

Pengerahan pasukan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi aksi anarkis dan penjarahan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam patrolinya, pasukan TNI ini tak segan membubarkan kerumunan massa aksi yang mereka temui di kawasan strategis Senayan, Jakarta Pusat.

Panglima Kodam Jayakarta, Mayor Jenderal TNI Deddy Suryadi, menegaskan bahwa pengerahan pasukan ini bertujuan utama untuk menjamin keselamatan warga serta melindungi objek-objek vital negara dari potensi perusakan.

"Tentu di sini kan ada beberapa kantor, kementerian, termasuk juga fasilitas-fasilitas umum yang tentu sudah menjadi bagian daripada pengamanan," kata Mayjen Deddy Suryadi sesaat sebelum melepas pasukan patroli dari titik awal di Monumen Nasional sebagaimana dilansir Antara, Minggu.

Patroli yang menyisir rute dari Monas, Semanggi, hingga Senayan ini sempat berhadapan langsung dengan sejumlah massa pengunjuk rasa yang berkumpul di sekitar kompleks parlemen.

Tanpa ragu, para prajurit turun dari kendaraan mereka dan langsung membubarkan kerumunan massa, termasuk yang berkumpul menggunakan sepeda motor.

Menariknya, para prajurit yang bertugas di lapangan hanya dilengkapi dengan rompi anti peluru dan tidak membawa senjata apapun, baik senjata api maupun senjata tajam, untuk menunjukkan pendekatan persuasif.

Rombongan konvoi patroli sempat berhenti di depan pusat perbelanjaan Senayan Park untuk memastikan area tersebut steril dari kerumunan dan arus lalu lintas dapat kembali pulih seperti sedia kala.

Meskipun melakukan tindakan tegas di lapangan, Mayjen Deddy Suryadi menyebut situasi keamanan Jakarta secara umum berangsur kondusif.

Ia pun mengimbau seluruh warga Jakarta dan sekitarnya untuk berperan aktif menjaga keamanan dengan mencegah anggota keluarga mereka terlibat dalam aksi-aksi yang berpotensi anarkis.

"Karena keamanan, kenyamanan, ketertiban kota Jakarta itu milik kita semua. Jadi saling jaga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cium Bahaya Penumpang Gelap, Boni Hargens: Hindari Upaya Benturkan Rakyat dengan Aparat

Cium Bahaya Penumpang Gelap, Boni Hargens: Hindari Upaya Benturkan Rakyat dengan Aparat

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:11 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan 324 Personel dalam Patroli Skala Besar untuk Amankan Jakarta

Polda Metro Jaya Kerahkan 324 Personel dalam Patroli Skala Besar untuk Amankan Jakarta

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:41 WIB

Bukan Mundur! Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dicopot PAN dari DPR

Bukan Mundur! Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dicopot PAN dari DPR

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:25 WIB

Rumah Puan Maharani Nyaris Dijarah Massa, Beruntung Gerbang Digoyang Tak Tumbang

Rumah Puan Maharani Nyaris Dijarah Massa, Beruntung Gerbang Digoyang Tak Tumbang

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:10 WIB

Rumah Puan Maharani Dikabarkan Digeruduk Massa, Teriakan 'Woi Puan Keluar' Menggema

Rumah Puan Maharani Dikabarkan Digeruduk Massa, Teriakan 'Woi Puan Keluar' Menggema

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:17 WIB

Jakarta Memanas Imbas Demo, Pemprov DKI Keluarkan WFH untuk Perusahaan, Wajib atau Tidak?

Jakarta Memanas Imbas Demo, Pemprov DKI Keluarkan WFH untuk Perusahaan, Wajib atau Tidak?

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 12:34 WIB

Terkini

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:55 WIB

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:17 WIB

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:56 WIB

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:47 WIB

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:42 WIB

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB