Prabowo Mau Naikkan Pangkat Polisi yang Terluka saat Jaga Demo DPR, Istana: Mereka Korban Anarkisme

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 02 September 2025 | 14:09 WIB
Prabowo Mau Naikkan Pangkat Polisi yang Terluka saat Jaga Demo DPR, Istana: Mereka Korban Anarkisme
Presiden Prabowo Subianto akan memberikan kenaikan pangkat bagi polisi yang terluka saat demo di DPR adalah bentuk penghargaan negara. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyebut keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan kenaikan pangkat bagi polisi yang terluka saat demo di DPR adalah bentuk penghargaan negara.

Menurutnya, para aparat tersebut bukan korban demonstrasi, melainkan korban tindakan anarki.

Hasan mengatakan, pemerintah tak mempersoalkan aksi unjuk rasa yang dilakukan berbagai elemen masyarakat belakangan ini.

Sebab, penyampaian pendapat merupakan hak setiap warga negara yang dilindungi konstitusi.

"Perlu dijelaskan bahwa presiden sudah mengatakan pemerintah, negara, sama sekali tidak punya masalah, sama sekali tidak keberatan ketika masyarakat menyampaikan aspirasi bahkan sampai demonstrasi. Karena itu hak yang dijaga, hak yang juga dilindungi konstitusi," kata Hasan di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Namun, ia menegaskan pemerintah akan bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang menyusup dalam aksi dan melakukan kerusuhan.

Hasan menilai tindakan merusak fasilitas publik hingga penjarahan bukan lagi bagian dari penyampaian aspirasi, melainkan kriminalitas.

"Tapi, pemerintah akan menindak tegas kalau ada sekelompok orang yang ingin melakukan tindakan anarki, merusak fasilitas publik, membakar fasilitas publik, menyerang gedung-gedung pemerintah, melakukan penjarahan, dll, itu tindakan kriminal, itu tindakan anarki," ujarnya.

Hasan meminta publik membedakan antara demonstrasi dengan aksi anarkis.

baca juga
Massa aksi saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa aksi saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurutnya, demonstran yang menyampaikan aspirasi secara damai biasanya membubarkan diri setelah sore hari. Sedangkan aksi penyerangan terhadap aparat maupun gedung pemerintah justru terjadi pada malam hari.

"Jadi bedakan antara penyampaian aspirasi demonstran dengan tindakan anarki. Polisi yang menjadi korban kemarin adalah polisi yang menjadi korban tindakan anarki, yang dilakukan para pelaku anarki, aparat negara yang menjadi korban anarki," tegas Hasan.

Ia menambahkan, aparat keamanan yang terluka sedang menjalankan tugas negara untuk menjaga ketertiban umum.

Mereka berhadapan langsung dengan kelompok yang melakukan tindakan anarkis, bukan dengan massa aksi yang menyampaikan tuntutan secara tertib.

"Jadi mereka sedang menjalankan tugas negara untuk menjalankan ketertiban umum berhadapan dengan pelaku anarki, bukan karena berhadapan dengan para demonstran yang menyampaikan aspirasi karena demonstran kalau sudah sore mereka membubarkan diri, kalau yang menyerang polisi malam-malam, menyerang gedung pemerintah malam-malam, membakar halte, merupakan pelaku anarki yang oleh pemerintah harus ditindak tegas," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Saya Tak Bisa Sendiri, RUU Perampasan Aset Butuh Dukungan DPR

Prabowo: Saya Tak Bisa Sendiri, RUU Perampasan Aset Butuh Dukungan DPR

News | Selasa, 02 September 2025 | 13:27 WIB

Rigen Hingga Arie Kriting Soroti Kebijakan Prabowo Subianto Naikkan Pangkat Polisi: Aneh!

Rigen Hingga Arie Kriting Soroti Kebijakan Prabowo Subianto Naikkan Pangkat Polisi: Aneh!

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 13:18 WIB

Berhak Mengkritik karena Ikut Nyoblos, Desta Minta Prabowo Tak Buat Pemilihnya Sedih dan Kecewa

Berhak Mengkritik karena Ikut Nyoblos, Desta Minta Prabowo Tak Buat Pemilihnya Sedih dan Kecewa

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 12:26 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Minta Rakyat Jarah Rumah Bahlil dan Sri Mulyani?

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Minta Rakyat Jarah Rumah Bahlil dan Sri Mulyani?

News | Selasa, 02 September 2025 | 10:57 WIB

Bukan Hanya Mahasiswa, Deretan Artis Top Ikut Suarakan 17+8 Tuntutan Rakyat: Bismillah, Kita Kawal

Bukan Hanya Mahasiswa, Deretan Artis Top Ikut Suarakan 17+8 Tuntutan Rakyat: Bismillah, Kita Kawal

News | Selasa, 02 September 2025 | 10:42 WIB

Terkini

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:02 WIB

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:01 WIB

×