Malaysia Geruduk Kedubes RI, Desak Pembebasan 3.337 Pendemo Ditangkap Termasuk Aktivis Lokataru

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 04 September 2025 | 07:18 WIB
Malaysia Geruduk Kedubes RI, Desak Pembebasan 3.337 Pendemo Ditangkap Termasuk Aktivis Lokataru
Ilustrasi massa demo di Polda Metro Jaya, Jakarta. [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hma/rwa]
Baca 10 detik
  • Warga Malaysia gelar aksi dukung demonstran Indonesia di depan KBRI Kuala Lumpur
  • Mereka kecam penangkapan ribuan peserta aksi dan tuntut pembebasan segera
  • YLBHI catat 3.337 ditangkap, 1.042 luka, dan 10 tewas selama aksi 25–31 Agustus 2025

Suara.com - Masyarakat Malaysia menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia yang berada di Kuala Lumpur.

Mereka menuntut pemerintah Indonesia segara melepaskan ribuan peserta aksi yang ditangkap pada unjuk rasa pada 25 hingga 31 Agustus 2025.

"Semalam (3/9/2025) di hadapan Kedutaan Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia, Amir Hadih, pengarah eksekutif Mandiri, telah menyampaikan ucapan tegas, menyatakan sokongan penuh terhadap rakyat Indonesia yang sedang berdepan dengan penindasan," tulis akun Instragram @mandiri.my dikutip Suara.com, Rabu (3/9/2025).

Dalam aksinya, mereka menegaskan tidak ingin terlibat dalam politik di Indonesia.

Namun, mereka memilih untuk berunjuk rasa karena menilai telah terjadi tindakan kesewenang-wenangan yang dilakukan aparat terhadap masyarakat.

"Mereka mau bubarkan DPR, mereka mau kekalkan DPR, mereka mau pindah DPR, itu urusan mereka, bukan urusan kita yang kita hormati," teriak orator dalam video yang mereka unggah.

"Tetapi bila ada yang sehingga terbunuh, bila rakyat yang bersuara ditangkap, bila ada yang cedera dan mati, kita akan terus berdiri. Bersolidaritas bersama rekan-rekan komrad kita di Indonesia," lanjutnya.

Dalam orasinya, mereka pun menuntut agar para pengunjuk rasa yang ditangkap segera dibebaskan.

"Kita doakan, supaya episode gelap ini akan segera pergi. Tapi kita meminta kepada pemerintah Indonesia membebaskan rekan-rekan kita yang sekarang ini ditangkap. Yang patut ditangkap adalah mereka yang menyebabkan kematian. Bukan aktivis rakyat, bukan rakyat biasa," beber orator.

baca juga

Berdasarkan data Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia atau YLBHI, sebanyak 3.337 orang ditangkap sepanjang aksi unjuk rasa yang berlangsung di berbagai wilayah.

Selain itu 1042 orang dilaporkan mengalami luka-luka, dan 10 orang meninggal dunia.

Data itu dihimpun YLBHI sepanjang aksi unjuk rasa yang berlangsung pada pada 25-31 Agustus 2025.

Dari ribuan orang yang ditangkap beberapa di antaranya merupakan aktivis seperti Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen Rismansyah; Staf Lokataru, Mujaffar Salim; hingga admin Gejayan Memanggil, Syahdan Husein.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agenda Aksi Demo 1 September 2025 di Jakarta Ada di 7 Titik Krusial, dari DPR hingga Monas

Agenda Aksi Demo 1 September 2025 di Jakarta Ada di 7 Titik Krusial, dari DPR hingga Monas

News | Senin, 01 September 2025 | 11:28 WIB

Aparat Gabungan 'Sapu Bersih' Kawasan DPR, Penonton Dianggap Pendukung dan Ikut Dibubarkan Paksa

Aparat Gabungan 'Sapu Bersih' Kawasan DPR, Penonton Dianggap Pendukung dan Ikut Dibubarkan Paksa

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 21:10 WIB

TNI-Polri Siaga Penuh: Prabowo Beri Lampu Hijau Tindak Demo Anarkis

TNI-Polri Siaga Penuh: Prabowo Beri Lampu Hijau Tindak Demo Anarkis

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 19:33 WIB

Jakarta Bergerak Cepat! Halte TransJakarta yang Dibakar Segera Diperbaiki, Ini Kata Gubernur

Jakarta Bergerak Cepat! Halte TransJakarta yang Dibakar Segera Diperbaiki, Ini Kata Gubernur

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 18:58 WIB

DPR Kunker ke Australia Saat Demo, Misbakhun Malah Daftar Sydney Marathon 2025? Ini Klarifikasinya

DPR Kunker ke Australia Saat Demo, Misbakhun Malah Daftar Sydney Marathon 2025? Ini Klarifikasinya

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 15:43 WIB

Ketua Komisi XI Bantah Ada Agenda Sydney Marathon di Tengah Rangkaian Unjuk Rasa di Jakarta

Ketua Komisi XI Bantah Ada Agenda Sydney Marathon di Tengah Rangkaian Unjuk Rasa di Jakarta

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 14:37 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×