Aparat Gabungan 'Sapu Bersih' Kawasan DPR, Penonton Dianggap Pendukung dan Ikut Dibubarkan Paksa

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Minggu, 31 Agustus 2025 | 21:10 WIB
Aparat Gabungan 'Sapu Bersih' Kawasan DPR, Penonton Dianggap Pendukung dan Ikut Dibubarkan Paksa
Suasana di depan Gedung DPR Jakarta pada Minggu (31/8/2025) sore. [Suara.com/Faqih]
Baca 10 detik
  • Aparat gabungan TNI-Polri melakukan sterilisasi paksa di kawasan Gedung DPR RI.
  • Warga yang menonton di lokasi dianggap sebagai pendukung dan ikut dibubarkan.
  • Polisi berpakaian preman mengejar massa aksi menggunakan pentungan hingga ke Benhil.

Suara.com - Aparat keamanan gabungan dari TNI dan Polri memulai operasi sterilisasi secara tegas terhadap massa dan warga yang masih berkumpul di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Minggu (31/8/2025). 

Tindakan ini diambil untuk membersihkan area tersebut dari sisa-sisa demonstran dan kerumunan penonton.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aparat kepolisian menggunakan mobil komando dengan pengeras suara untuk menginstruksikan seluruh warga agar segera membubarkan diri. 

Dalam pengumumannya, petugas secara eksplisit menyatakan bahwa warga yang hanya menonton jalannya aksi akan dianggap sebagai bagian dari pendukung keributan.

"Semua yang menonton kami anggap sebagai pendukung," kata salah seorang petugas menggunakan pengeras suara dari mobil komando, di lokasi, Minggu.

Seiring dengan imbauan tersebut, puluhan polisi berpakaian preman (intel) mulai bergerak menyisir area di sekitar Jalan Gerbang Pemuda. 

Dengan membawa pentungan, mereka secara aktif mengejar dan menggertak kelompok demonstran maupun warga yang masih berada di lokasi.

Aparat berseragam juga turut melakukan tindakan serupa untuk mempercepat pembubaran. 

"Woi bubar, bukan tontonan," ucap salah satu petugas kepada kerumunan warga.

baca juga

Tidak hanya kepolisian, personel TNI juga dikerahkan untuk membantu proses sterilisasi. 

Dengan perlengkapan lengkap seperti helm, tameng, dan pentungan, mereka ikut membubarkan masyarakat yang berhenti dan menonton di sekitar kompleks parlemen.

Situasi ini membuat sisa massa aksi kocar-kacir.

Salah seorang demonstran mengaku terpaksa melarikan diri karena dikejar oleh petugas berpakaian sipil.

"Tadi mulai ramai, terus kita dipukul mundur sama intel bawa tongkat,” ungkapnya sambil berlari tergesa-gesa ke arah kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Pengejaran oleh aparat dilaporkan terus berlanjut hingga ke arah Bendungan Hilir untuk memastikan area sekitar Gedung DPR benar-benar steril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Publik Kritik Oknum Polisi yang Tepuk Tangan Saat Dengar Perintah Tembak di Tempat

Publik Kritik Oknum Polisi yang Tepuk Tangan Saat Dengar Perintah Tembak di Tempat

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 20:31 WIB

Benteng DPR Jebol Dini Hari! Hujan Petasan Balas Imbauan Damai Polisi

Benteng DPR Jebol Dini Hari! Hujan Petasan Balas Imbauan Damai Polisi

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 01:25 WIB

Viral Lagi! Setelah Pukul Mundur Brimob, Ibu Berjilbab Pink Kembali Semprot Polisi di Tengah Aksi

Viral Lagi! Setelah Pukul Mundur Brimob, Ibu Berjilbab Pink Kembali Semprot Polisi di Tengah Aksi

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 03:22 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×