- Presiden Prabowo resmi mencopot Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan pada 8 September 2025, menyusul reshuffle kabinet.
- eski diberhentikan, Sri Mulyani memiliki rekam jejak gemilang, termasuk penghargaan global dan posisi sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.
- Kariernya juga diwarnai kontroversi, mulai dari skandal Bank Century, utang negara yang membengkak, hingga video deepfake yang memicu polemik.
Setelah muncul desas-desus soal pengunduran dirinya, akhirnya status Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan telah diputuskan.
Sri Mulyani Indrawati telah dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan bersama sejumlah menteri lain.
Ya, Sri Mulyani terdampak reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.
Sri Mulyani tak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan mulai hari ini, Senin (8/9/2025) dan digantikan oleh mantan Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa.
Reshuffle ini dilakukan tak lama setelah aksi demo yang berujung kerusuhan di mana Sri Mulyani menjadi salah satu nama yang diprotes oleh pengunjuk rasa.
Berikut adalah beberapa fakta dan kontroversi Sri Mulyani yang terdampak reshuffle.
1. Pencapaian Internasional

Sri Mulyani pernah meraih penghargaan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Asia pada tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 ketika Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura.
Pada tahun 2020, gelar sebagai Menteri Keuangan Terbaik Asia Timur dan Pasifik juga Sri Mulyani raih dari majalah Global Markets.
Sri Mulyani juga terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008 dan wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007.
Prestasi lain kancah internasional, Sri Mulyani juga pernah menorehkan pencapaian gemilang dengan ditunjuk sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.
2. Satu-satunya Perempuan yang Jadi Menteri Keuangan

Sri Mulyani merupakan perempuan pertama yang menjabat sebagai Menteri Keuangan RI.
Tak hanya jadi satu-satunya Menteri Keuangan perempuan, Sri Mulyani juga menjadi orang kedua yang menjabat sebagai menteri keuangan terlama setelah Ali Wardhana.
Seperti diketahui Ali Wardhana menjabat sebagai Bendahara Negara sejak tahun 1968–1983 atau sekitar 15 tahun.