CEK FAKTA: Benarkah Purnawirawan TNI Gelar Demo Tuntut Pemakzulan Gibran?

Denada S Putri | Suara.com

Rabu, 10 September 2025 | 10:00 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Purnawirawan TNI Gelar Demo Tuntut Pemakzulan Gibran?
Gibran Rakabuming Raka (Ist)

Suara.com - Sebuah video beredar di media sosial dengan klaim bahwa puluhan ribu purnawirawan TNI melakukan aksi demonstrasi menuju Gedung DPR RI untuk menuntut pemakzulan wakil presiden.

Konten tersebut dibagikan akun Facebook “Ini Breaking News” pada Minggu, 24 Agustus 2025, disertai narasi yang menyebut DPR RI sengaja diam menanggapi surat pemakzulan dari purnawirawan TNI.

Unggahan itu turut diberi takarir: “Demo puluhan ribu purnawirawan TNI menuju DPR”.

Hingga Selasa, 9 September 2025, video tersebut telah mendapatkan lebih dari 54.300 tanda suka dan 3.900 komentar.

Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta menelusuri konten tersebut menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation.

Hasil analisis menunjukkan video tersebut adalah rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan tingkat probabilitas 99,9 persen.

Salah satu indikasi manipulasi dapat dilihat pada spanduk yang dibawa massa dalam video, di mana tulisan yang seharusnya terlihat justru tampak kabur dan tidak terbaca jelas—ciri umum hasil manipulasi AI.

Lebih lanjut, tim pemeriksa fakta menelusuri klaim dengan kata kunci “demo purnawirawan TNI tuntut pemakzulan wapres” di Google.

Hasil pencarian teratas mengarah pada video KOMPASTV berjudul:
“[FULL] Alasan Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Lagi ke DPR, Desak Pemakzulan Wapres Gibran”.

Dalam tayangan Agustus 2025 tersebut, diketahui bahwa Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPP TNI) memang menyurati MPR, DPR, dan DPD terkait desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Eks Wakil Panglima TNI, Fachrul Razi, menyampaikan:

“Hingga hari ini, surat pertama tidak mendapat tanggapan maupun respon. Kami mengirimkan surat kedua kepada MPR, DPR, dan DPD dengan substansi yang sama, yakni menuntut agar proses pemakzulan segera diproses dan ditindaklanjuti sesuai konstitusi.”
(KOMPASTV, 29 Agustus 2025).

Dengan demikian, aktivitas yang benar-benar terjadi adalah pengiriman surat, bukan aksi demonstrasi.

Dapat disimpulkan video yang mengklaim “demo purnawirawan TNI tuntut pemakzulan wapres” merupakan konten palsu (fabricated content).

Konten tersebut terbukti hasil rekayasa AI dengan probabilitas 99,9 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Warga Kehilangan Penglihatan karena Gas Air Mata Aparat?

CEK FAKTA: Benarkah Warga Kehilangan Penglihatan karena Gas Air Mata Aparat?

News | Selasa, 09 September 2025 | 22:06 WIB

CEK FAKTA: Prabowo Minta Rakyat Jarah Rumah Bahlil dan Lainnya?

CEK FAKTA: Prabowo Minta Rakyat Jarah Rumah Bahlil dan Lainnya?

News | Selasa, 09 September 2025 | 21:43 WIB

CEK FAKTA: Rumah Roy Suryo Dijarah dan Dibakar Massa

CEK FAKTA: Rumah Roy Suryo Dijarah dan Dibakar Massa

News | Selasa, 09 September 2025 | 21:21 WIB

Terkini

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

News | Senin, 27 April 2026 | 11:58 WIB

Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total

Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total

News | Senin, 27 April 2026 | 11:55 WIB

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik

News | Senin, 27 April 2026 | 11:50 WIB

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

News | Senin, 27 April 2026 | 11:43 WIB

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

News | Senin, 27 April 2026 | 11:42 WIB

Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia

Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia

News | Senin, 27 April 2026 | 11:39 WIB

KPK Ungkap Celah Tata Kelola Partai, Soroti Ketiadaan Pengawas Kaderisasi

KPK Ungkap Celah Tata Kelola Partai, Soroti Ketiadaan Pengawas Kaderisasi

News | Senin, 27 April 2026 | 11:38 WIB

Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Ini Daftarnya Berdasarkan SKB 3 Menteri

Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Ini Daftarnya Berdasarkan SKB 3 Menteri

News | Senin, 27 April 2026 | 11:37 WIB

Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba

Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba

News | Senin, 27 April 2026 | 11:36 WIB

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

News | Senin, 27 April 2026 | 11:19 WIB