Berani Mundur dari DPR RI, Intip Kekayaan Rahayu Saraswati yang Punya Selera Old Money

Farah Nabilla

Kamis, 11 September 2025 | 10:16 WIB
Berani Mundur dari DPR RI, Intip Kekayaan Rahayu Saraswati yang Punya Selera Old Money
Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati. [Suara.com]

Suara.com - Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo, yang lebih dikenal sebagai Sara, merupakan salah satu politisi muda Partai Gerindra yang cukup mencuri perhatian publik dalam beberapa tahun terakhir.

Nama besar yang melekat padanya bukan hanya karena ia merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto, tetapi juga lantaran kiprahnya di dunia politik yang ia tekuni sejak muda.

Baru-baru ini, Sara kembali menjadi sorotan setelah menyatakan pengunduran dirinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Rabu (10/9/2025) melalui sebuah video di akun Instagram pribadinya.

Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permintaan maaf kepada konstituen di daerah pemilihan Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Keputusan ini tentu menimbulkan pertanyaan publik mengenai langkah politik Sara ke depan, namun yang jelas ia meninggalkan jejak perjalanan karier yang cukup panjang, sekaligus harta kekayaan yang tak sedikit berdasarkan laporan LHKPN terbarunya.

Keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Sarawati Djojohadikusumo saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2024). (Suara.com/Yoga)
Keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Sarawati Djojohadikusumo saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2024). (Suara.com/Yoga)

Pendidikan dan Awal Karier Politik

Rahayu Saraswati lahir dari keluarga besar Djojohadikusumo yang memiliki pengaruh kuat di dunia politik maupun bisnis di Indonesia. Setelah menamatkan pendidikan menengahnya, Sara melanjutkan kuliah ke Amerika Serikat dan berhasil meraih gelar sarjana dari University of Virginia pada tahun 2012.

Latar belakang pendidikannya yang internasional menjadi salah satu modal penting yang kelak membentuk gaya kepemimpinan serta visinya dalam politik.

Setelah kembali ke tanah air, Sara bergabung dengan Tunas Indonesia Raya (Tidar), organisasi sayap Partai Gerindra. Dari sinilah ia mulai menapaki jalan politik secara serius.

Pada tahun 2013, ia memutuskan maju sebagai calon legislatif di Pemilu 2014. Keputusan itu berbuah manis: Sara terpilih menjadi anggota DPR RI dan langsung ditempatkan di Komisi VIII yang membidangi urusan agama, sosial, serta pemberdayaan perempuan.

Selama menjabat, Sara dikenal vokal dalam isu-isu perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, dan penguatan nilai-nilai keluarga, termasuk disabilitas.

Kiprah politiknya menunjukkan bahwa ia berusaha membangun citra bukan hanya sebagai pewaris nama besar keluarga, tetapi juga sebagai politisi muda dengan kepedulian nyata terhadap isu sosial.

Karier di DPR dan Keputusan Mundur

Selama dua periode menjadi anggota DPR, Sara kerap terlibat dalam pembahasan penting terkait kebijakan sosial. Selain itu, ia juga aktif membangun komunikasi dengan generasi muda melalui berbagai platform media sosial. Citra “politisi milenial” yang melekat padanya memberi warna baru bagi Partai Gerindra di tengah dominasi tokoh senior.

Namun, pada 10 September 2025, Sara mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi DPR RI. Meski tidak dijelaskan secara rinci alasan keputusannya, Sara menegaskan bahwa keputusan ini diambil dengan penuh pertimbangan. Ia pun meminta maaf kepada para pemilih yang telah menaruh harapan kepadanya.

Kekayaan Rahayu Saraswati Menurut LHKPN

Selain kiprahnya di dunia politik, Rahayu Saraswati juga tercatat memiliki kekayaan yang cukup besar. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024 yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 29 Maret 2025, total harta kekayaan Sara mencapai Rp34,47 miliar atau tepatnya Rp34.472.155.947.

Berikut rincian kekayaan Rahayu Saraswati:

1. Aset Tanah dan Bangunan – Rp20,04 miliar

Aset terbesar Sara berada pada kategori tanah dan bangunan dengan nilai total Rp20.040.147.000. Ia memiliki 11 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah daerah strategis seperti Bogor, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Bandung, Kebumen, Bekasi, hingga Wonogiri.

Kepemilikan lahan yang luas menunjukkan bahwa Sara memiliki fondasi kekayaan yang sangat kuat dalam bentuk properti.

Beberapa aset tanah dan bangunan bernilai besar antara lain:

  • Tanah dan bangunan seluas 271 m²/190 m² di Jakarta Pusat senilai Rp9,35 miliar.
  • Tanah dan bangunan di Jakarta Pusat lainnya senilai Rp4,83 miliar.
  • Sebidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dengan nilai Rp3,12 miliar.

2. Kendaraan dan Mesin – Rp4,8 miliar

Sara juga tercatat memiliki empat unit mobil mewah dengan total nilai Rp4,8 miliar. Pilihan mobil di bawah ini menunjukkan selera yang konsisten terhadap kendaraan premium, yang sesuai dengan citra seorang politisi muda berkelas.

Koleksi kendaraan tersebut meliputi:

  • Toyota Vellfire (2019) senilai Rp800 juta.
  • Toyota Alphard (2021) senilai Rp1,05 miliar.
  • Toyota Land Cruiser (2023) senilai Rp2,4 miliar.
  • Toyota Fortuner (2023) senilai Rp550 juta.

3. Aset Lainnya

Selain properti dan kendaraan, Sara juga memiliki kekayaan dalam bentuk lain, yakni:

  • Harta bergerak lainnya: Rp615 juta.
  • Surat berharga: Rp4,24 miliar.
  • Kas dan setara kas: Rp8,16 miliar.

4. Utang 

Sara memiliki utang sebesar Rp3.39 miliar. Jika ditotal sebelum dikurangi dengan utang, kekayaan Rahayu Saraswati atau Sara mencapai Rp37,86 miliar. Namun, setelah dikurangi dengan jumlah utang sebesar Rp3,39 miliar, maka total kekayaan bersihnya menjadi Rp34,47 miliar.

Angka kekayaan Rahayu Saraswati menunjukkan bahwa ia termasuk jajaran politisi dengan harta yang signifikan, apalagi bila dibandingkan dengan usianya yang relatif muda.

Sebagian besar kekayaannya terdiversifikasi dalam bentuk properti dan instrumen keuangan, sementara gaya hidupnya tercermin dari kepemilikan mobil-mobil premium.

Demikian itu rincian jumlah kekayaan Rahayu Saraswati. Di luar aspek materi, perjalanan politik Sara memperlihatkan sisi idealisme seorang politisi muda milenial yang berusaha mengukir jalannya sendiri.

Keputusannya untuk mundur dari DPR mungkin menjadi titik balik penting dalam hidupnya, apakah untuk berfokus pada keluarga, bisnis, atau bahkan menyiapkan langkah politik yang lebih besar.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Podcast Berujung Mundur, Ini Jejak Politik Rahayu Saraswati

Kontroversi Podcast Berujung Mundur, Ini Jejak Politik Rahayu Saraswati

Your Say | Kamis, 11 September 2025 | 09:57 WIB

Pendidikan Kelas Dunia Rahayu Saraswati, Ponakan Prabowo yang Mundur dari DPR Karena Kepleset Lidah

Pendidikan Kelas Dunia Rahayu Saraswati, Ponakan Prabowo yang Mundur dari DPR Karena Kepleset Lidah

News | Kamis, 11 September 2025 | 09:54 WIB

Pernah Jadi Bintang Film, Ini Riwayat Pekerjaan Rahayu Sarawasti yang Mundur dari DPR RI

Pernah Jadi Bintang Film, Ini Riwayat Pekerjaan Rahayu Sarawasti yang Mundur dari DPR RI

Lifestyle | Kamis, 11 September 2025 | 08:44 WIB

Masuk Prolegnas, RI Bakal Punya UU Transportasi Online Tahun Ini

Masuk Prolegnas, RI Bakal Punya UU Transportasi Online Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 11 September 2025 | 08:38 WIB

Terima Aduan Ojol, Pimpinan BAM DPR Minta Aplikator Hapus Asuransi yang Merugikan

Terima Aduan Ojol, Pimpinan BAM DPR Minta Aplikator Hapus Asuransi yang Merugikan

News | Kamis, 11 September 2025 | 08:24 WIB

Terkini

Pramono Gertak Perundung Bocah 6 Tahun di Senen: Kalau Dia Pemegang KJP, Kami Tarik!

Pramono Gertak Perundung Bocah 6 Tahun di Senen: Kalau Dia Pemegang KJP, Kami Tarik!

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:17 WIB

Demo Mahasiswa Jumat Besok, Ini 5 Tuntutan yang Bakal Dibawa di Aksi Bundaran HI

Demo Mahasiswa Jumat Besok, Ini 5 Tuntutan yang Bakal Dibawa di Aksi Bundaran HI

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:12 WIB

Bupati Muara Enim Diduga Perintahkan Anak Buah Suap BPK demi Ubah Hasil Audit

Bupati Muara Enim Diduga Perintahkan Anak Buah Suap BPK demi Ubah Hasil Audit

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:11 WIB

Mahasiswa Ancam 'Reformasi Jilid II' dalam 18 Hari, Begini Reaksi Kepala BIN

Mahasiswa Ancam 'Reformasi Jilid II' dalam 18 Hari, Begini Reaksi Kepala BIN

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:02 WIB

Ekonom Kritik Glorifikasi PSN, Pemerintah Lupa Hitung Risiko Pengangguran Kelas Menengah

Ekonom Kritik Glorifikasi PSN, Pemerintah Lupa Hitung Risiko Pengangguran Kelas Menengah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:00 WIB

UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan

UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:45 WIB

Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono

Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:42 WIB

Respons Sinyal DPR Bahas Revisi UU Pemilu, Tito: Apapun Skenarionya Kami Siap

Respons Sinyal DPR Bahas Revisi UU Pemilu, Tito: Apapun Skenarionya Kami Siap

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:40 WIB

Kepala Daerah Sering Kena OTT, Mendagri Tito Usul 'Bonus' dari PAD: Biar Tak Korupsi?

Kepala Daerah Sering Kena OTT, Mendagri Tito Usul 'Bonus' dari PAD: Biar Tak Korupsi?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:36 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh

Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:30 WIB