Bali Diterjang Banjir Terparah dalam Satu Dekade, Benarkah Hanya Salah Cuaca Ekstrem?

Bangun Santoso

Kamis, 11 September 2025 | 14:23 WIB
Bali Diterjang Banjir Terparah dalam Satu Dekade, Benarkah Hanya Salah Cuaca Ekstrem?
Aparat TNI mengevakuasi turis asing saat banjir melanda Bali. (Antara)
Baca 10 detik
  • Bencana Terparah Satu Dekade
  • Penyebab Kompleks
  • Kerugian Ekonomi Miliaran

Suara.com - Pulau Dewata berduka. Banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Bali pada Rabu (10/9/2025) menyisakan pilu mendalam. Tak hanya melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial, bencana ini tercatat sebagai yang terparah dalam satu dekade terakhir dan telah merenggut belasan nyawa.

Namun, di tengah duka, pertanyaan besar mengemuka, apakah cuaca ekstrem menjadi satu-satunya kambing hitam dalam tragedi ini?

Melansir laman BBC Indonesia, hingga Kamis (11/9/2025) pukul 11.00 WIB, data resmi menunjukkan angka yang mengerikan. Total korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan mencapai 14 jiwa, dengan dua warga lainnya masih dalam status pencarian.

Korban tersebar di beberapa wilayah, dengan rincian delapan jiwa di Kota Denpasar, dua di Kabupaten Jembrana, tiga di Kabupaten Gianyar, dan satu di Kabupaten Badung.

"Di Kota Denpasar ada 43 titik, tapi yang terbesar banjirnya adalah di wilayah Pasar Kumbasari dan wilayah Jalan Pura Demak," kata Gubernur Wayan Koster kepada wartawan Christine Nababan yang melaporkan untuk BBC News Indonesia.

Bencana ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat lebat yang mengguyur Bali sejak Selasa (9/9/2025) pagi, akibat aktifnya gelombang ekuatorial Rossby. Luapan air dari sungai-sungai besar seperti Tukad Badung tak terhindarkan, mengubah jalanan menjadi sungai dan merendam ribuan rumah serta pusat bisnis. Terowongan (underpass) Simpang Dewa Ruci yang ikonik pun lumpuh total terendam air.

Namun, menyalahkan alam sepenuhnya agaknya terlalu menyederhanakan masalah. Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, menyoroti faktor lain yang tak kalah krusial.

"Pembangunan ini masalah infrastruktur, infrastruktur jaringan saluran air itu kan harus bagus, kemudian aliran-aliran sungai itu juga terganggu kan karena dampak pembangunan," katanya.

Pernyataan ini diamini oleh ekonom dari Universitas Udayana, Amrita Nugraheni Saraswaty. Menurutnya, perencanaan pembangunan dan alih fungsi lahan yang masif menjadi biang keladi utama.

baca juga

"Dicari persoalannya kenapa aliran sungai terhenti, apa daerah resapannya hilang atau berkurang? Lalu cari solusinya apakah harus reboisasi atau penanaman pohon, jangan malah menghilangkan sempadan pantai dan aliran sungai terus dibangun," ujar dia.

Bagi warga, banjir kali ini meninggalkan trauma dan kerugian materi yang tidak sedikit. Tasha, seorang warga Padangsambian, Denpasar Barat, mengaku kaget dengan parahnya banjir yang menerjang rumahnya.

"Makanya orang sekitar sini pun kaget, parah banget banjirnya," tutur warga asal Jakarta yang berdomisili di Bali sejak 2022 lalu. Ia mengaku barang-barang elektroniknya habis terendam.

Kondisi serupa dialami Ronatal Siahaan di Batu Bulan, Gianyar, yang rumahnya terendam air setinggi 40 cm akibat luapan sungai.

"Tapi tidak separah sekarang. Banjir waktu tinggal di Kesiman Kertangu hanya sekitar mata kaki," ujarnya, membandingkan dengan pengalaman sebelumnya.

Tim SAR gabungan terus bekerja tanpa lelah. Ratusan warga berhasil dievakuasi dari titik-titik banjir terparah seperti di Ubung Kaja dan Jalan Pura Demak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Vila Sultan Bali Ludes Terbakar Tersambar Petir, Pemilik Bule Cuma Bisa Melongo!

Detik-detik Vila Sultan Bali Ludes Terbakar Tersambar Petir, Pemilik Bule Cuma Bisa Melongo!

Your Say | Kamis, 11 September 2025 | 14:21 WIB

NTT dan Bali Dilanda Banjir, Apa Kabar Tata Ruang Kita?

NTT dan Bali Dilanda Banjir, Apa Kabar Tata Ruang Kita?

Your Say | Kamis, 11 September 2025 | 14:19 WIB

Cerita Malang Pasutri Yang Jadi Korban Banjir di Bali, Sempat Telepon Anak Jam 4 Pagi

Cerita Malang Pasutri Yang Jadi Korban Banjir di Bali, Sempat Telepon Anak Jam 4 Pagi

News | Kamis, 11 September 2025 | 14:17 WIB

Tas Kecil Jadi Petunjuk, Satu Korban Banjir Bali Dikenali dari Kartu Koperasi Simpan Pinjam

Tas Kecil Jadi Petunjuk, Satu Korban Banjir Bali Dikenali dari Kartu Koperasi Simpan Pinjam

News | Kamis, 11 September 2025 | 14:13 WIB

Banjir NTT Telan Banyak Nyawa: Bayi Terseret 2 Km dari Rumah hingga Warga Meninggal Syok Berat!

Banjir NTT Telan Banyak Nyawa: Bayi Terseret 2 Km dari Rumah hingga Warga Meninggal Syok Berat!

News | Kamis, 11 September 2025 | 14:01 WIB

Bali Diterjang Banjir Maut, Media Asing Sorot 6 Korban Tewas dan Sampah Penyumbat Jadi Biang Kerok

Bali Diterjang Banjir Maut, Media Asing Sorot 6 Korban Tewas dan Sampah Penyumbat Jadi Biang Kerok

News | Kamis, 11 September 2025 | 13:45 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×