KPK Telusuri Dana Korupsi Haji ke PBNU, Mahfud MD: Segera Tetapkan Tersangkanya Siapa Saja

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 16 September 2025 | 16:49 WIB
KPK Telusuri Dana Korupsi Haji ke PBNU, Mahfud MD: Segera Tetapkan Tersangkanya Siapa Saja
Eks Menkopolhukam Mahfud MD. [Kontri Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
  • KPK tengah telusuri dana korupsi haji ke PBNU.
  • Mahfud mengatakan kemungkinan besar korupsi itu melibatkan oknum di PBNU, bukan lembaga secara institusi.
  • KPK diminta untuk segera mengungkap ke publik siapa saja tersangkanya.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri dugaan aliran dana pada kasus korupsi kuota haji ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

KPK bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Penelusuran ini disebut memicu keprihatinan di kalangan internal NU dan masyarakat luas.

Pada sebuah diskusi di kanal YouTube Mahfud MD Official, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Mahfud MD, membahas terkait kasus tersebut.

Merespons dari kabar yang beredar, Mahfud MD yang juga seorang nahdliyin, menyatakan kesedihannya.

“Saya ikut sedih sebelum saya masuk ke materinya," ujar Mahfud dikutip Selasa (16/9/2025).

Ia menyoroti beberapa tokoh NU yang telah bersuara, termasuk Marzuki Mustamar yang mendesak KPK agar tidak ragu menindak dan bahkan meminta Muktamar Luar Biasa PBNU.

Mahfud MD yang dikenal vokal dalam pemberantasan korupsi, meyakini bahwa aliran dana tersebut kemungkinan besar melibatkan oknum di PBNU, bukan lembaga secara institusi.

“Agak susah rasanya untuk percaya korupsi seperti itu mengalir kepada sebuah organisasi dalam nama organisasi. Yang mungkin terjadi menurut saya bukan PBNU tapi oknum di PBNU,” jelasnya.

Ia membeberkan modus operandi yang sering terjadi, di mana kuota haji reguler yang seharusnya untuk jemaah dengan biaya sekitar Rp 90 juta, dialihkan menjadi haji khusus (furoda) dan dijual ke travel dengan harga fantastis mencapai Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar per jemaah.

baca juga

Keuntungan besar ini diduga mengalir melalui “kickback” atau diberikan dalam bentuk jatah haji kepada individu, bukan kepada institusi PBNU secara resmi.

“KPK bisa tahu itu (kickback), KPK bisa tahu siapa orang-orang NU yang mendapat pas (jatah) enggak diberikan ke institusi PBNU,” tegasnya.

Ia juga memperingatkan bahwa dalam banyak kasus, oknum sering mengatasnamakan lembaga untuk kepentingan pribadi.

Melihat langkah dan capaian KPK sejauh ini, Mahfud MD memprediksi bahwa penetapan tersangka dalam kasus ini akan segera terjadi, asalkan tidak ada intervensi politik.

Ilustrasi Biaya Haji Plus 2025 (Unsplash)
Ilustrasi Biaya Haji Plus 2025 (Unsplash)

Ia juga menyinggung laporan Boyamin Saiman yang menyebutkan adanya istri pejabat Kemenag yang ikut rombongan haji tanpa bayar dan pejabat yang merangkap jabatan sebagai Amirul Haj sekaligus pengawas.

Mahfud MD menambahkan, bahwa dugaan korupsi ini mungkin tidak hanya melibatkan Kementerian Agama, tetapi juga pejabat dari kementerian lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Kuota Haji: Antara Tanggung Jawab Moral Khalid Basalamah dan Integritas Ibadah

Skandal Kuota Haji: Antara Tanggung Jawab Moral Khalid Basalamah dan Integritas Ibadah

Your Say | Selasa, 16 September 2025 | 16:44 WIB

Skandal Kuota Haji, Khalid Basalamah Kembalikan Uang, KPK: Masih Hitung, Sumbernya Ditelisik

Skandal Kuota Haji, Khalid Basalamah Kembalikan Uang, KPK: Masih Hitung, Sumbernya Ditelisik

News | Selasa, 16 September 2025 | 16:24 WIB

5 Poin Penting di Balik Kasus Haji yang Menyeret Nama Khalid Basalamah

5 Poin Penting di Balik Kasus Haji yang Menyeret Nama Khalid Basalamah

Entertainment | Selasa, 16 September 2025 | 16:11 WIB

Strike Back KPK di Pengadilan, 117 Saksi dan 333 Dokumen Jadi Bukti Sah Tersangka Rudy Tanoe

Strike Back KPK di Pengadilan, 117 Saksi dan 333 Dokumen Jadi Bukti Sah Tersangka Rudy Tanoe

News | Selasa, 16 September 2025 | 15:50 WIB

Sinyal Kuat Mahfud MD Masuk Kabinet Prabowo? Kepala Bappisus: Presiden Cari Putra Terbaik Bangsa

Sinyal Kuat Mahfud MD Masuk Kabinet Prabowo? Kepala Bappisus: Presiden Cari Putra Terbaik Bangsa

News | Selasa, 16 September 2025 | 15:36 WIB

Terkini

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

×