Akhir Tragis Nasir di Yalimo: Hilang Saat Kerusuhan, Ditemukan Tewas Mengenaskan Penuh Anak Panah

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 21 September 2025 | 16:21 WIB
Akhir Tragis Nasir di Yalimo: Hilang Saat Kerusuhan, Ditemukan Tewas Mengenaskan Penuh Anak Panah
Evakuasi jenazah korban kerusuhan Elelim yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa (16/9) dan ditemukan Sabtu (20/9) di belakang camp Paesa di Benawa, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan. (ANTARA/HO/Humas Polda Papua)
  • Nasir Daeng Mappa, yang hilang sejak kerusuhan di Yalimo pada 16 September, ditemukan meninggal dunia pada 20 September 
  • Nasir merupakan ayah dari Dafa dan Ativa, dua anak yang sebelumnya berhasil diselamatkan oleh seorang sopir 
  • Jenazah korban telah dievakuasi dari lokasi dan rencananya akan diterbangkan ke Makassar untuk dimakamkan di kampung halamannya

Suara.com - Misteri hilangnya Nasir Daeng Mappa (45), seorang ayah yang berjuang menyelamatkan anak-anaknya di tengah kobaran kerusuhan di Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, berakhir tragis. Setelah dilaporkan hilang sejak Selasa (16/9), jasadnya ditemukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan pada Sabtu (20/9).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengonfirmasi penemuan pilu ini. Jasad Nasir ditemukan di belakang camp Paesa, berlokasi di Benawa, area yang sama di mana anaknya, Dafa, sebelumnya ditemukan dalam keadaan terluka parah. Penemuan ini mengakhiri harapan keluarga yang cemas menanti kabarnya selama berhari-hari.

"Korban ditemukan dengan tubuh dipenuhi anak panah," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito di Jayapura, sebagaimana dilansir Antara, Minggu (21/9/2025).

Kronologi tragedi ini berawal saat kerusuhan pecah di Elelim. Nasir bersama kedua anaknya, Dafa dan Ativa, berusaha melarikan diri dari amuk massa.

Nahas, kendaraan roda empat yang mereka tumpangi dibakar massa, memaksa mereka lari untuk menyelamatkan diri. Dalam kekacauan itu, Nasir terpisah dari kedua buah hatinya.

Beberapa waktu kemudian, Dafa dan Ativa ditemukan oleh seorang sopir rute Jayapura-Wamena dalam kondisi penuh luka akibat sabetan benda tajam. Keduanya segera dievakuasi dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Jayapura. Namun, keberadaan sang ayah, Nasir, menjadi teka-teki.

Tim gabungan dari kepolisian segera melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Pada Jumat (19/9), saat melakukan olah TKP dan penyisiran di sekitar camp Paesa, tim tidak menemukan Nasir. Namun, mereka menemukan satu korban jiwa lainnya, yaitu Muhamad Rusli, yang juga berprofesi sebagai sopir.

Pencarian yang tak kenal lelah akhirnya membuahkan hasil pada hari berikutnya.

"Saat anggota melakukan olah TKP dan penyisiran di camp Paesa (19/9) tidak menemukan korban, namun menemukan satu korban yakni Muhamad Rusli yang berprofesi sebagai sopir. Namun, saat kembali melakukan penyisiran (20/9), anggota menemukan jenazah korban dan mengevakuasi ke Elelim," kata Kombes Cahyo.

Jenazah Nasir Daeng Mappa kini telah dievakuasi dari lokasi penemuan ke Elelim.
Pihak keluarga dan kepolisian berencana untuk menerbangkan jasadnya ke kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan secara layak.

"Memang jenazah korban dijadwalkan akan dikirim ke Makassar namun kapan dilakukan, masih menunggu informasi dari Elelim," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Longsor Freeport: 2 Pekerja Berhasil Ditemukan , 5 Orang Masih dalam Pencarian

Longsor Freeport: 2 Pekerja Berhasil Ditemukan , 5 Orang Masih dalam Pencarian

News | Sabtu, 20 September 2025 | 23:56 WIB

Sambut Putusan MK, Kubu Mariyo: Kemenangan Ini Milik Seluruh Rakyat Papua!

Sambut Putusan MK, Kubu Mariyo: Kemenangan Ini Milik Seluruh Rakyat Papua!

News | Sabtu, 20 September 2025 | 08:42 WIB

Papua Mencekam, OTK Bersenjata Serbu Proyek Vital, Ekskavator Jalan Trans Nabire-Timika Dibakar

Papua Mencekam, OTK Bersenjata Serbu Proyek Vital, Ekskavator Jalan Trans Nabire-Timika Dibakar

News | Kamis, 18 September 2025 | 18:47 WIB

MK Tolak Gugatan Pilgub Papua, Begini Reaksi Golkar

MK Tolak Gugatan Pilgub Papua, Begini Reaksi Golkar

News | Kamis, 18 September 2025 | 18:18 WIB

Detik-detik Mencekam Evakuasi 6 Kopassus di Elelim, Diserang Massa Saat Rusuh Berdarah di Papua

Detik-detik Mencekam Evakuasi 6 Kopassus di Elelim, Diserang Massa Saat Rusuh Berdarah di Papua

News | Kamis, 18 September 2025 | 13:17 WIB

Usai Kunjungan Gibran, Kemendagri Janji Perbaiki Program Kesehatan dan Pendidikan di Papua!

Usai Kunjungan Gibran, Kemendagri Janji Perbaiki Program Kesehatan dan Pendidikan di Papua!

News | Kamis, 18 September 2025 | 11:28 WIB

Dampingi Wapres Gibran ke Papua, Wamendagri Ribka Akan Segera Tindak Lanjuti Hasil Kunjungan

Dampingi Wapres Gibran ke Papua, Wamendagri Ribka Akan Segera Tindak Lanjuti Hasil Kunjungan

News | Kamis, 18 September 2025 | 09:14 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB