Konflik Yalimo Pecah Gegara Ucapan Rasis, Kemensos Siapkan Sembako dan 100 Babi untuk Pesta Damai

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 23 September 2025 | 10:15 WIB
Konflik Yalimo Pecah Gegara Ucapan Rasis, Kemensos Siapkan Sembako dan 100 Babi untuk Pesta Damai
Menteri Sosial Saifullah Yusuf bertemu dengan Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol. (dok. Kemensos)
baca 10 detik
  • Kerusuhan di Yalimo dipicu ucapan rasis siswa SMA, 3 tewas, 5 luka-luka, dan 1.152 warga terdampak.

  • Kemensos siapkan bantuan logistik, santunan Rp15 juta untuk korban tewas, Rp5 juta untuk korban luka.

  • Pemerintah bersama masyarakat akan gelar pesta adat pemotongan babi sebagai simbol perdamaian.

Suara.com - Konflik sosial di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, pecah disebabkan satu kalimat bernada rasis yang diucapkan seorang siswa SMA. Mediasi sekolah gagal, situasi pun meledak jadi kerusuhan dengan sejumlah bangunan seperti kios, rumah warga, mess TNI, hingga asrama Polres Yalimo dibakar massa.

Akibatnya, 1.152 orang jadi korban terdampak. Dari jumlah itu, 652 jiwa yang mayoritas pendatang memilih angkat kaki ke Wamena. Sementara 500 lainnya bertahan dengan mengungsi ke Mapolres Yalimo. Tiga orang tewas, lima lainnya luka-luka.

Menyikapi hal itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) langsung bertemu dengan Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (22/9).

"Ini ada pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan. Di antaranya adalah menjadi bagian dari penanganan bencana konflik sosial di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pengunungan," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025).

Kepada Gus Ipul, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol mengaku sudah terjun langsung ke lapangan dan berdialog dengan tokoh agama serta kepala suku. Dari dialog itu, masyarakat sepakat untuk tidak mengulang kericuhan.

Tapi ada dua permintaan dari masyarakat, yakni bantuan sembako dan pesta adat pemotongan babi sebagai simbol perdamaian atau penyelesaian konflik. Nantinya, pada pesta adat itu akan dilakukan pemotongan babi.

Pelaksanaan pesta adat itu diperkirakan membutuhkan sekitar 80-100 ekor babi dengan kisaran harga Rp20 juta hingga Rp50juta.

"Setelah pesta adat kita nanti akan lakukan semacam simbol prasasti atau pernyataan supaya tanda tangan semua pihak (bahwa) tidak boleh lagi lakukan hal yang sama di kemudian hari," jelas Ones.

Gus Ipul pun mengapresiasi langkah Wagub Papua Pegunungan yang telah bertemu langsung dengan warga dan tokoh masyarakat setempat untuk mencari solusi terbaik. Ia menyebut, Kemensos akan mencoba merumuskan mekanisme bantuan, terutama terkait pesta adat.

baca juga

"Kami catat apa yang tadi disampaikan oleh Pak Wagub dalam rangka untuk mengembalikan suasana semakin kondusif, perlu ada bantuan tambahan sembako untuk 1.500 warga dan juga satu lagi adalah perlu adanya semacam pesta adat. Yang ini menjadi simbol kedamaian, simbol untuk menyelesaikan konflik," ujar Gus Ipul.

Lebih lanjut Gus Ipul menyampaikan Kemensos telah menyiapkan bantuan logistik bagi para korban. Rinciannya, yakni selimut dan kasur masing-masing berjumlah 500 lembar; kids ware 200 paket; makanan siap saji 500 paket; makanan anak 304 paket; lauk pauk siap saji 300 paket; sandang bayi 200 paket; serta sandang dewasa 500 paket.

Seluruh logistik kini sudah berada di Wamena, Papua Pegunungan. Namun, bantuan belum bisa didistribusikan ke Distrik Elelim karena terkendala faktor keamanan.

"Mohon ini bisa dikawal langsung oleh Bapak Wagub biar bisa sampai tempat tujuan. Sekarang posisinya sudah berada di Wamena. Mungkin dalam satu, dua hari ini kita mohon bantuan untuk bisa sampai ke tempat tujuan. Kami ada tim yang terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat, termasuk dengan TNI dan Polri, juga dengan Pemkab Yalimo dan pihak-pihak keamanan terkait," jelas Gus Ipul.

Selain bantuan logistik, pemerintah pusat melalui Kemensos juga akan memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dan korban luka. Santunan bagi korban meninggal sebesar Rp15 juta, sedangkan korban luka sebesar Rp5 juta.

Gus Ipul pun berharap ke depan konflik tidak terulang kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswi IPB Jadi Korban Pengeroyokan Brutal Sekuriti PT TPL, Jaket Almamater Hangus Dibakar

Mahasiswi IPB Jadi Korban Pengeroyokan Brutal Sekuriti PT TPL, Jaket Almamater Hangus Dibakar

News | Senin, 22 September 2025 | 21:57 WIB

Akhir Tragis Nasir di Yalimo: Hilang Saat Kerusuhan, Ditemukan Tewas Mengenaskan Penuh Anak Panah

Akhir Tragis Nasir di Yalimo: Hilang Saat Kerusuhan, Ditemukan Tewas Mengenaskan Penuh Anak Panah

News | Minggu, 21 September 2025 | 16:21 WIB

Longsor Freeport: 2 Pekerja Berhasil Ditemukan , 5 Orang Masih dalam Pencarian

Longsor Freeport: 2 Pekerja Berhasil Ditemukan , 5 Orang Masih dalam Pencarian

News | Sabtu, 20 September 2025 | 23:56 WIB

Terkini

Bongkar Dugaan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Ditjen Pas Periksa Ferdy Sambo

Bongkar Dugaan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Ditjen Pas Periksa Ferdy Sambo

News | Senin, 28 September 2026 | 12:39 WIB

Dituding Nikmati Lapas Mewah, Ini Alasan Kemenimipas Soal Bingkai Foto Koruptor Jimmy Masrin

Dituding Nikmati Lapas Mewah, Ini Alasan Kemenimipas Soal Bingkai Foto Koruptor Jimmy Masrin

News | Senin, 28 September 2026 | 12:39 WIB

Mau Bagaimanapun, Mindfulness Tidak Bisa Memperbaiki Dunia yang Membuat Kita Cemas

Mau Bagaimanapun, Mindfulness Tidak Bisa Memperbaiki Dunia yang Membuat Kita Cemas

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:30 WIB

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:30 WIB

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 12:29 WIB

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:22 WIB

Marah Itu Wajar, I Hate Everything! Mengajarkannya dengan Cara Lucu

Marah Itu Wajar, I Hate Everything! Mengajarkannya dengan Cara Lucu

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:20 WIB

BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan

BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan

Kaltim | Senin, 28 September 2026 | 12:19 WIB

×