Bukan Barak Militer, Orang Tua di Jakarta Boleh Bawa Anak Hobi Tawuran ke Panti Sosial untuk Dibina

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 26 September 2025 | 11:13 WIB
Bukan Barak Militer, Orang Tua di Jakarta Boleh Bawa Anak Hobi Tawuran ke Panti Sosial untuk Dibina
Ilustrasi tawuran Jakarta. (ANTARA FOTO/Dhoni Setiawan).
baca 10 detik
  • Dinsos DKI terbuka untuk membantu orang tua yang kewalahan menghadapi anaknya karena sering terlibat tawuran pelajar.
  • Orang tua perlu meminta perangkat daerah setempat untuk membuat surat rujukan sebelum anak dibawa ke panti sosial.
  • Kebijakan ini berbeda dengan program besutan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang membina siswa nakal di barak militer.

Suara.com - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta, Iqbal Akbarudin, menyebut pihaknya terbuka untuk membantu orang tua yang kewalahan menghadapi anaknya karena sering terlibat tawuran pelajar.

Ia mempersilakan mereka membawa anak-anak tersebut ke panti sosial milik Pemprov DKI untuk mendapatkan pembinaan.

Menurut Iqbal, prosesnya tidak bisa sembarangan. Orang tua perlu meminta perangkat daerah setempat untuk membuat surat rujukan sebelum anak dibawa ke panti sosial.

"Kalau ada rujukan anak tawuran (untuk dibina di panti sosial), kami terima. Rujukannya dari RT-RW, lurah, dan wali kota," kata Iqbal kepada wartawan, Jumat (26/9/2025).

Kebijakan ini berbeda dengan program besutan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang membina siswa nakal di barak militer.

Iqbal menjelaskan, Dinsos memang tidak melakukan penjaringan terhadap para pelajar yang kedapatan tawuran di jalan. Namun, jika ada laporan atau rujukan, pihaknya siap menampung dan memberikan pembinaan.

Tahap awal, anak-anak yang gemar tawuran akan melalui asesmen terlebih dahulu di Panti Sosial Cengkareng, Jakarta Barat.

Dari hasil asesmen itulah, Dinsos akan menentukan pola pembinaan yang sesuai.

"Nanti diterima si panti yang di Cengkareng. Ada pembinaan dulu, kita treatment dulu lah. Dari situ nanti kita petakan, kita identifikasikan mana yang layak diangkut ke sini, Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1," urai Iqbal.

baca juga

Saat ini, terdapat sekitar 7.700 warga binaan yang tersebar di 22 panti sosial milik Pemprov DKI. Sebagian besar merupakan kelompok rentan dan kurang beruntung.

Warga binaan itu biasanya berasal dari kalangan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS), seperti pengemis, gelandangan, manusia silver, hingga orang dengan gangguan jiwa.

Mereka umumnya dijaring Satpol PP lalu diserahkan ke Dinsos untuk mendapatkan pembinaan.

Di panti, para warga binaan akan menjalani pelatihan keterampilan dan pembinaan selama satu tahun. Harapannya, setelah keluar mereka bisa menjalani kehidupan lebih mandiri.

Program pembinaan ini hanya berlaku bagi warga Jakarta. Sementara bagi PPKS dari luar daerah, Dinsos DKI akan bekerja sama dengan dinas sosial asal mereka untuk memproses pemulangan.

"Kita punya kegiatan pemulangan bahkan penjeputan dari daerah luar ke Jakarta, maupun mengantar warga dari luar Jakarta ke tempatnya," jelas Iqbal.

Meski demikian, Iqbal menekankan pendekatan kemanusiaan tetap diutamakan.

"Tapi kita melihat kondisinya. Karena kan mereka juga manusia. Misalnya memang kondisinya agak memperhatikan, kita berikan asesmen, kita lakukan upaya-upaya, biar dia kembali pulih sehat dulu. Setelah itu baru kita koordinasi ke daerah asal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Pria Santuy Berenang di Kolam Patung Kuda, Dikira Kepanasan Ternyata ODGJ!

Geger Pria Santuy Berenang di Kolam Patung Kuda, Dikira Kepanasan Ternyata ODGJ!

News | Selasa, 23 September 2025 | 15:55 WIB

Media Sosial, Desa, dan Budaya yang Berubah

Media Sosial, Desa, dan Budaya yang Berubah

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 14:39 WIB

Detik-detik Penangkapan! Tiga Remaja Pembawa Airsoft Gun Diamankan, Tawuran di Cilincing Digagalkan

Detik-detik Penangkapan! Tiga Remaja Pembawa Airsoft Gun Diamankan, Tawuran di Cilincing Digagalkan

News | Selasa, 23 September 2025 | 12:18 WIB

Bentuk Pasukan Khusus di Dunia Maya, Cara BNPT Mencegah Radikalisme di Era Tanpa Batas

Bentuk Pasukan Khusus di Dunia Maya, Cara BNPT Mencegah Radikalisme di Era Tanpa Batas

News | Selasa, 23 September 2025 | 10:50 WIB

Tawuran Antar Remaja di Palmerah Pecah, Dua Kantor RW Rusak Akibat Sambitan Batu

Tawuran Antar Remaja di Palmerah Pecah, Dua Kantor RW Rusak Akibat Sambitan Batu

News | Sabtu, 20 September 2025 | 15:08 WIB

Terkini

RUU Migas Dikebut Tahun Ini, BUK Bakal Langsung di Bawah Presiden

RUU Migas Dikebut Tahun Ini, BUK Bakal Langsung di Bawah Presiden

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:22 WIB

TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri

TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Klaim Sikap Tak Berubah Meski Masuk Istana, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

Klaim Sikap Tak Berubah Meski Masuk Istana, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:18 WIB

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Punya Tumbler Belum Tentu Ramah Lingkungan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Punya Tumbler Belum Tentu Ramah Lingkungan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:12 WIB

WIKA dan Waskita Jadi Persoalan, Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya Lain

WIKA dan Waskita Jadi Persoalan, Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya Lain

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Anwar Usman Soal Gugatan Ijazah Gibran: Nggak Mau Intervensi dan Diintervensi

Anwar Usman Soal Gugatan Ijazah Gibran: Nggak Mau Intervensi dan Diintervensi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Rekomendasi Day Cream dan Night Cream dari Kulit Manggis, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun

Rekomendasi Day Cream dan Night Cream dari Kulit Manggis, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani

Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Konser Ramah Lingkungan, Bisakah Menikmati Musik Tanpa Membebani Lingkungan?

Konser Ramah Lingkungan, Bisakah Menikmati Musik Tanpa Membebani Lingkungan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×