Sosok Muhammad Mardiono, Klaim Terpilih Ketum PPP di Tengah Kericuhan Muktamar

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 28 September 2025 | 08:14 WIB
Sosok Muhammad Mardiono, Klaim Terpilih Ketum PPP di Tengah Kericuhan Muktamar
M Mardiono. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Muhammad Mardiono resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang baru, melalui Muktamar X PPP yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, pada Sabtu (27/9/2025).

Namun, penetapan pemimpin tertinggi partai berlambang Ka'bah ini diselimuti kontroversi setelah acara tersebut sempat diwarnai kericuhan hingga mengakibatkan sejumlah kader terluka.

Mardiono mengakui bahwa dirinya telah mengetahui adanya pihak-pihak tertentu yang secara ilegal berupaya memaksakan kehendak dan memasukkan kepentingan pribadi dalam proses pemilihan Ketua Umum. Ia menuding sosok-sosok inilah yang berada di balik kericuhan yang terjadi.

"Memang ada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan tertentu yang secara ilegal itu kemudian menimbulkan sebuah keriuhan," tegas Mardiono, mengisyaratkan adanya intervensi dari luar dalam urusan internal partai.

Profil Muhammad Mardiono

Sosok Muhammad Mardiono bukanlah wajah baru di lingkungan PPP maupun kancah politik nasional. Pria kelahiran Yogyakarta, 11 Juli 1957, ini dikenal sebagai politisi senior yang juga berlatar belakang sebagai pengusaha ulung.

Sebelum terpilih secara definitif, ia telah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP sejak 5 September 2022, dan sebelumnya pernah menduduki posisi Wakil Ketua Umum DPP PPP serta Ketua DPW PPP Provinsi Banten.

Ketum PPP, Muhammad Mardiono
Ketum PPP, Muhammad Mardiono

Di pemerintahan, kiprah Mardiono juga cemerlang. Ia saat ini menjabat sebagai Anggota Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan sejak 21 Oktober 2024, di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, ia pernah dipercaya sebagai:

  • Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada periode 2019 hingga 2022.
  • Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan dari 2022 hingga 2024.
     

Rekam Jejak Bisnis dan Politik yang Kuat

Meskipun lebih dikenal secara terbatas di dunia politik dan usaha, rekam jejak Mardiono sangat luas.

Ia adalah CEO dan pemilik dari sejumlah perusahaan di berbagai bidang, termasuk jasa logistik PT Buana Centra Swakarsa (BCS), dan beberapa perusahaan lain seperti PT Walle Jasa Pratama, PT Albantani Cipta Niaga, hingga PT Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Muámalah.

Di dunia usaha, Mardiono aktif di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Banten, di mana ia pernah menjabat sebagai:

  • Ketua KADIN Provinsi Banten Bidang Industri dan Perdagangan (2002–2007).
  • Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Provinsi Banten (2007–2017).

Di kancah politik daerah, ia pernah didorong oleh PPP untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Banten pada tahun 2017, namun ia menolak tawaran tersebut.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mardiono Ungkap Kericuhan di Muktamar X PPP Akibatkan Korban Luka yang Dilarikan ke Rumah Sakit

Mardiono Ungkap Kericuhan di Muktamar X PPP Akibatkan Korban Luka yang Dilarikan ke Rumah Sakit

News | Minggu, 28 September 2025 | 01:11 WIB

Muktamar X PPP: Mardiono Akui Konflik Internal Jadi Biang Kegagalan di Pemilu 2024

Muktamar X PPP: Mardiono Akui Konflik Internal Jadi Biang Kegagalan di Pemilu 2024

News | Minggu, 28 September 2025 | 00:58 WIB

Baru Hari Pertama Muktamar X PPP, Mardiono Sudah Menang Secara Aklamasi

Baru Hari Pertama Muktamar X PPP, Mardiono Sudah Menang Secara Aklamasi

News | Minggu, 28 September 2025 | 00:43 WIB

Solid! Suara dari Ujung Barat dan Timur Indonesia Kompak Pilih Mardiono di Muktamar X PPP

Solid! Suara dari Ujung Barat dan Timur Indonesia Kompak Pilih Mardiono di Muktamar X PPP

News | Sabtu, 27 September 2025 | 23:59 WIB

Bukan Kader, tapi Provokator? PPP Curiga Ada Penyusup yang Tunggangi Kericuhan Muktamar X

Bukan Kader, tapi Provokator? PPP Curiga Ada Penyusup yang Tunggangi Kericuhan Muktamar X

News | Sabtu, 27 September 2025 | 23:47 WIB

Di Panggung Muktamar, Mardiono Minta Maaf dan Akui Gagal Bawa PPP Lolos ke Parlemen

Di Panggung Muktamar, Mardiono Minta Maaf dan Akui Gagal Bawa PPP Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 September 2025 | 21:17 WIB

Terkini

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:53 WIB

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:10 WIB