Viral Wali Kota Gorontalo Ngamuk Proyek Kampung Nelayan Disetop Ormas GRIB, Nyaris Adu Jotos!

Bangun Santoso

Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:47 WIB
Viral Wali Kota Gorontalo Ngamuk Proyek Kampung Nelayan Disetop Ormas GRIB, Nyaris Adu Jotos!
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. (Dok. Humas Pemkot Gorontalo)
  • Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea marah besar dan nyaris terlibat adu fisik
  • Pimpinan GRIB Jaya Gorontalo mengklarifikasi bahwa tindakan anggotanya adalah inisiatif pribadi 
  • Sengketa lahan disepakati untuk diselesaikan melalui jalur pengadilan

Suara.com - Suasana di lokasi proyek pembangunan Kampung Nelayan, Kota Gorontalo, mendadak tegang pada Senin (29/9/2025). Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang datang untuk meninjau proyek strategis nasional itu, meledak dalam amarah.

Videonya yang viral di media sosial merekam detik-detik saat ia terlibat adu argumen sengit hingga nyaris adu fisik dengan anggota organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya yang menghentikan paksa pekerjaan.

Insiden ini dipicu oleh klaim kepemilikan lahan dari sejumlah warga yang diwakili oleh oknum anggota ormas tersebut.

Aparat Satpol PP dan kepolisian yang berada di lokasi harus bekerja ekstra keras untuk melerai dan menenangkan situasi, agar Wali Kota bisa melanjutkan peninjauannya.

Adhan Dambea tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa proyek senilai Rp11,2 miliar ini bukan proyek biasa, melainkan program nasional yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kota Gorontalo menjadi satu-satunya daerah di provinsi tersebut yang mendapatkan kehormatan ini.

"Ini penghargaan dari pemerintah pusat kepada daerah. Maka dari itu, harus kita jaga bersama. Jangan sampai ada oknum atau pihak tertentu yang justru menghambat pembangunan yang tujuannya untuk masyarakat,” tegas Adhan dengan nada tinggi.

Menurutnya, penghentian proyek secara sepihak oleh siapapun tidak bisa dibenarkan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, kata Adhan, memiliki bukti kepemilikan yang sah berupa sertifikat resmi atas lahan yang disengketakan.

Ia menantang pihak yang mengklaim tanah tersebut untuk menempuh jalur hukum, bukan dengan cara premanisme di lapangan.

“Kalau memang ada surat resmi atau sertifikat sah, silakan ajukan ke pengadilan. Tapi jangan dengan cara menghentikan pekerjaan di lapangan. Ini proyek nasional, kepentingan rakyat, bukan untuk merugikan siapa pun,” tukas Adhan.

Ia memastikan proyek yang didanai APBN 2025 ini akan terus berjalan dan harus selesai sesuai target dalam 112 hari ke depan, tanpa ada toleransi bagi pihak-pihak yang mencoba mengganggu.

GRIB Jaya Cuci Tangan: Itu Inisiatif Pribadi

Terseretnya nama GRIB Jaya dalam insiden ini membuat pimpinan organisasi tersebut angkat bicara.

Ketua GRIB Gorontalo, Andi Ilham, dengan tegas menyatakan bahwa tindakan anggotanya di lokasi proyek adalah murni inisiatif pribadi dan tidak mewakili organisasi.

"Itu murni inisiatif pribadi. Bukan instruksi dari GRIB. Saya sudah konfirmasi langsung, beliau juga menyampaikan permohonan maaf karena kebetulan saja menggunakan atribut tersebut," jelas Andi Ilham dikutip Rabu (1/10/2025).

Ia meminta masyarakat untuk tidak menggeneralisir dan mengaitkan GRIB dengan polemik sengketa lahan tersebut.

Andi Ilham bahkan menegaskan bahwa GRIB Jaya sebagai organisasi justru mendukung penuh program nasional pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Keterlibatan mereka, menurutnya, hanya sebatas mediasi yang dilakukan pada Senin malam di Kantor Satpol PP.

"Kami dari organisasi hanya sampai pada mediasi semalam, selebihnya itu menjadi urusan ahli waris," katanya.

Sengketa Lahan Berakhir di Pengadilan

Setelah mediasi yang alot, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk menyelesaikan sengketa kepemilikan lahan melalui jalur hukum.

Pihak ahli waris, melalui kuasa hukumnya, Iqra Akase, menyatakan akan segera melayangkan gugatan ke pengadilan.

"Pihak ahli waris menyatakan akan berembuk internal, dengan opsi kuat melayangkan gugatan ke Pengadilan guna membuktikan keabsahan kepemilikan lahan," ujar Iqra.

Di sisi lain, Pemkot Gorontalo melalui Kepala Satpol PP Mulky Datau menegaskan bahwa proyek tidak akan dihentikan.

Berpegang pada sertifikat hak pakai yang sah, proyek strategis ini akan terus berjalan sesuai jadwal sambil menunggu proses hukum di pengadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilaporkan ke Polisi, Ferry Irwandi Tanggapi Santai: Main Game dan Tertawa

Dilaporkan ke Polisi, Ferry Irwandi Tanggapi Santai: Main Game dan Tertawa

Lifestyle | Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:44 WIB

Viral! Ijab Kabul Anti Tegang, Pengantin Ini Malah Tepuk Sakinah Bareng Penghulu

Viral! Ijab Kabul Anti Tegang, Pengantin Ini Malah Tepuk Sakinah Bareng Penghulu

Video | Rabu, 01 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Momen Makan Sehat Penuh Gizi di Tanah Papua Tuai Pujian, Sentil Polemik MBG

Momen Makan Sehat Penuh Gizi di Tanah Papua Tuai Pujian, Sentil Polemik MBG

Entertainment | Rabu, 01 Oktober 2025 | 14:47 WIB

Dituduh Cabul Hingga Diusir Warga, Benarkah Eks Dosen UIN Malang Ini Korban Fitnah Tetangga Sendiri?

Dituduh Cabul Hingga Diusir Warga, Benarkah Eks Dosen UIN Malang Ini Korban Fitnah Tetangga Sendiri?

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 13:51 WIB

Viral Perang Tetangga di Malang: Yai Mim Diusir Warga Dituduh Cabul, Ternyata Ini Akar Masalahnya

Viral Perang Tetangga di Malang: Yai Mim Diusir Warga Dituduh Cabul, Ternyata Ini Akar Masalahnya

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 13:39 WIB

Tertipu Loker Fiktif di Jakarta, Pemuda Garut Terdampar Tengah Malam Tanpa Uang dan Dokumen

Tertipu Loker Fiktif di Jakarta, Pemuda Garut Terdampar Tengah Malam Tanpa Uang dan Dokumen

Entertainment | Rabu, 01 Oktober 2025 | 14:28 WIB

Terbuai Ramalan Kiamat Seorang Pastor, Ratusan Warga Rela ke Hutan Tinggalkan Segalanya

Terbuai Ramalan Kiamat Seorang Pastor, Ratusan Warga Rela ke Hutan Tinggalkan Segalanya

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 14:21 WIB

Terkini

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:46 WIB

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:27 WIB

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:23 WIB

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:18 WIB

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:15 WIB

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:14 WIB

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:06 WIB

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:03 WIB

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:55 WIB

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB