Bantah Dukung Pleno PBNU, Ponpes Krapyak Tegaskan Dukungan Penuh pada Kepemimpinan Gus Yahya

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Senin, 08 Desember 2025 | 07:30 WIB
Bantah Dukung Pleno PBNU, Ponpes Krapyak Tegaskan Dukungan Penuh pada Kepemimpinan Gus Yahya
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya saat berada di Jogja. [Hiskia Andika Weadcaksana/Suarajogja.id]
baca 10 detik
  • Pengurus Ponpes Krapyak Yogyakarta membantah keras berita dukungan pergantian Ketua Umum PBNU melalui rapat pleno.
  • Pesantren Krapyak menegaskan komitmen dukungan penuh kepada kepemimpinan Yahya Cholil Staquf yang sah saat ini.
  • Pihak pesantren menyatakan pleno PBNU merupakan forum konstitusional yang sah untuk menjaga stabilitas organisasi NU.

Suara.com - Para pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Krapyak Yogyakarta membantah soal dukungan pergantian Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui hasil pleno.

Salah satu pengasuh pesantren, Hamid Abdul Qodir Munawwir, mengatakan, pernyataan yang beredar dalam pemberitaan media massa beberapa hari ini tidak tepat.

“Pemberitaan tersebut mengandung insinuasi karena sama sekali faktanya tidak benar dan tidak sesuai dengan sikap resmi pondok pesantren tersebut,” katanya, kepada wartawan, Minggu (7/12/2025) malam.

Pihak pesantren, lanjut Hamid, berkomitmen untuk tetap memberikan dukungan atas kepemimpinan Rais Aam Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf yang sah saat ini. 

“Sikap tersebut dinyatakan secara eksplisit dalam surat resmi sebagai bentuk klarifikasi terhadap isu dukungan pergantian kepemimpinan melalui rapat pleno,” ungkapanya.

Dukungan tersebut juga menegaskan jika dukungan terhadap Rais Aam dan Ketua Umum PBNU saat ini merupakan bagian dari komitmen menjaga marwah organisasi.

“Sekaligus menghindari fitnah yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tubuh Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Secara lugas, ia juga menolak segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU, termasuk manuver yang berupaya mengganti pimpinan melalui cara-cara yang tidak sesuai konstitusi organisasi.

Ia juga meminta agar semua pihak tidak membuat situasi yang saat ini terjadi dalam kepengurusan NU semakin memanas.

baca juga

Sebelumnya, ramai pemberitaan tentang Pondok Pesantren Ali Maksum, Krapyak, tempat KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya pernah menimba ilmu merilis surat pernyataan tentang dukungan terhadap Rapat Pleno PBNU.

Salah satu poin dalam Dapat Pleno PBNU itu membahas pergantian Ketua Umum PBNU.

Pimpinan pesantren mengatakan jika PBNU sebagai pimpinan tertinggi Jam’iyyah tidak boleh dijadikan korban kepentingan apapun.

Pesantren Krapyak juga menyebut adanya polemik internal terkait pengambilan keputusan oleh KH Yahya Cholil Staquf yang dinilai perlu diklarifikasi melalui mekanisme Jam'iyyah secara menyeluruh.

Sebabnya, Pimpinan Pengasuh Pondok Ali Maksum Krapyak, Khoirul Fuad Ahmad menilai Pleno PBNU menjadi ruang yang sah, konstitusional, dan diperlukan untuk menjaga stabilitas organisasi, termasuk jika harus mengambil keputusan strategis terkait pergantian Ketua Umum.

"Kami memberikan dukungan penuh atas Pleno PBNU tanggal 9-10 Desember 2025 dalam mengambil langkah bagi kebaikan semuanya," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisruh PBNU, Kader Muda Serukan Patuhi AD/ART dan Hormati Ikhtiar Islah Kiai Sepuh

Kisruh PBNU, Kader Muda Serukan Patuhi AD/ART dan Hormati Ikhtiar Islah Kiai Sepuh

News | Jum'at, 05 Desember 2025 | 19:13 WIB

Sebut Upaya Pelengseran dari PBNU Batal demi Hukum, Gus Yahya Pantang Mundur

Sebut Upaya Pelengseran dari PBNU Batal demi Hukum, Gus Yahya Pantang Mundur

Video | Kamis, 04 Desember 2025 | 15:45 WIB

Gus Miftah Berharap PBNU Segera Rukun dan Fokus Bantu Korban Bencana

Gus Miftah Berharap PBNU Segera Rukun dan Fokus Bantu Korban Bencana

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 07:20 WIB

Terkini

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:59 WIB

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:57 WIB

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:55 WIB

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

News | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

News | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

×