Misteri Dentuman Keras dan Bola Api di Langit Cirebon Terpecahkan, Ini Penjelasan Ahli dan BMKG

Bangun Santoso

Senin, 06 Oktober 2025 | 13:44 WIB
Misteri Dentuman Keras dan Bola Api di Langit Cirebon Terpecahkan, Ini Penjelasan Ahli dan BMKG
Ilustrasi meteor memasuki atmosfer Bumi (Shutterstock).
baca 10 detik
  • Profesor Thomas Djamaluddin dari BRIN menyimpulkan bahwa dentuman dan bola api di Cirebon disebabkan oleh meteor berukuran besar
  • BMKG Stasiun Kertajati memastikan tidak ada aktivitas cuaca ekstrem seperti badai atau petir saat kejadian
  • Penyelidikan intensif oleh Polresta Cirebon dan BPBD di berbagai lokasi daratan tidak menemukan bukti fisik adanya benda jatuh

Suara.com - Misteri suara dentuman keras disertai penampakan bola api yang menggemparkan warga Cirebon dan sekitarnya pada Minggu (5/10) malam akhirnya menemukan titik terang. Pakar astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyimpulkan fenomena langit tersebut adalah meteor berukuran besar yang meledak di atas Laut Jawa.

Profesor astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa analisisnya menunjukkan benda langit tersebut melintasi wilayah Kabupaten Kuningan dan Cirebon dari arah barat daya sebelum akhirnya jatuh.

Suara dentuman yang menggelegar, menurutnya, adalah efek dari proses meteor yang memasuki lapisan atmosfer bumi yang lebih rendah.

"Saya menyimpulkan itu adalah meteor cukup besar yang melintas," kata Thomas Djamaluddin sebagaimana dilansir Antara, Senin (6/10/2025).

Ia memperkirakan meteor tersebut jatuh di wilayah Laut Jawa sekitar pukul 18.35 hingga 18.39 WIB.

Kesimpulan ahli ini diperkuat oleh data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati. Pihak BMKG yang turut mengumpulkan data menyatakan bahwa pada saat kejadian, kondisi cuaca di wilayah Cirebon dalam keadaan cerah berawan, sehingga kecil kemungkinan dentuman berasal dari petir atau badai.

Kepala Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati, Muhammad Syifaul Fuad, menegaskan tidak ada aktivitas cuaca ekstrem yang tercatat.

“Berdasarkan citra satelit, tidak ada indikasi awan konvektif di sekitar wilayah Cirebon saat kejadian,” ujarnya, menepis kemungkinan dentuman berasal dari faktor meteorologis.

Di darat, kehebohan ini memicu respons cepat dari aparat keamanan. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon segera menerjunkan personel untuk menyisir sejumlah lokasi yang dilaporkan warga sebagai titik jatuh benda langit tersebut.

baca juga

Kepala Polresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti semua informasi yang beredar.

"Setelah kami menerima berbagai informasi, baik dari media sosial maupun pihak terkait, kami langsung memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan pengecekan di lapangan," katanya pada Senin.

Penyisiran dilakukan secara masif, mulai dari kawasan Ciperna hingga wilayah Cirebon timur, mencakup jalur arteri dan tol. Polisi juga berkoordinasi dengan para kepala desa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan tidak ada dampak di permukaan.

Hasilnya, nihil. Tidak ditemukan adanya kawah, kebakaran, atau material asing yang mengindikasikan adanya benda jatuh dari langit.

"Sampai saat ini kami belum mendapatkan data atau informasi yang menunjukkan adanya meteor jatuh dan sejenisnya," tegas Kombes Pol Sumarni. Temuan ini selaras dengan analisis ahli BRIN bahwa meteor tersebut jatuh di laut.

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. “Agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benda Langit Misterius Meledak di Langit Cirebon, Benarkah Meteor Raksasa Jatuh di Laut Jawa?

Benda Langit Misterius Meledak di Langit Cirebon, Benarkah Meteor Raksasa Jatuh di Laut Jawa?

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:37 WIB

Cirebon Gempar! Dentuman Keras Terdengar di Seluruh Wilayah, Ini Dugaan Penyebabnya

Cirebon Gempar! Dentuman Keras Terdengar di Seluruh Wilayah, Ini Dugaan Penyebabnya

Video | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:30 WIB

BRIN Jelaskan Penyebab Dentuman dan Kilatan Cahaya Langit Cirebon: Benar Meteor?

BRIN Jelaskan Penyebab Dentuman dan Kilatan Cahaya Langit Cirebon: Benar Meteor?

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:28 WIB

Kabar Meteor Jatuh di Cirebon Bikin Geger, Polisi Langsung Cek ke Lokasi

Kabar Meteor Jatuh di Cirebon Bikin Geger, Polisi Langsung Cek ke Lokasi

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:08 WIB

Anak Demo di Cirebon: Menteri PPPA Minta Usut Motifnya! Alarm Bagi Keluarga dan Sekolah?

Anak Demo di Cirebon: Menteri PPPA Minta Usut Motifnya! Alarm Bagi Keluarga dan Sekolah?

News | Rabu, 10 September 2025 | 20:45 WIB

Menteri PPPA Jenguk 13 Anak Demonstran di Cirebon, Tegaskan Keadilan Restoratif Wajib Diterapkan

Menteri PPPA Jenguk 13 Anak Demonstran di Cirebon, Tegaskan Keadilan Restoratif Wajib Diterapkan

News | Rabu, 10 September 2025 | 19:03 WIB

Heboh Video Syur Hasil Editan AI, Banyak Pelajar di Cirebon jadi Korban!

Heboh Video Syur Hasil Editan AI, Banyak Pelajar di Cirebon jadi Korban!

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:51 WIB

Terkini

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi

Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?

Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI

Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Menhut Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelaku Karhutla di Kalsel

Menhut Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelaku Karhutla di Kalsel

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Bukan Sekadar Lari, Aktivitas Fisik Juga Bisa Jadi Jalan untuk Kesehatan dan Kepedulian

Bukan Sekadar Lari, Aktivitas Fisik Juga Bisa Jadi Jalan untuk Kesehatan dan Kepedulian

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:28 WIB

×