BRIN Jelaskan Penyebab Dentuman dan Kilatan Cahaya Langit Cirebon: Benar Meteor?

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Senin, 06 Oktober 2025 | 09:28 WIB
BRIN Jelaskan Penyebab Dentuman dan Kilatan Cahaya Langit Cirebon: Benar Meteor?
ilustrasi meteor melintasi atmosfer Bumi (Pexels.com/Neale LaSalle)
baca 10 detik
  • Dentuman keras dan cahaya bola api di Cirebon pada 5/10/2025 diduga berasal dari meteor besar yang jatuh di Laut Jawa.

  • Meteor memasuki atmosfer rendah sehingga menimbulkan gelombang kejut terdengar warga dan tercatat BMKG serta sensor seismik.

  • Fenomena ini terekam kamera warga, membuat geger masyarakat, sementara Polda Jabar masih menelusuri kebenarannya.

Suara.com - Peneliti sekaligus profesor astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menyimpulkan dentuman keras dan cahaya bola api yang terlihat warga di sekitar Cirebon, Jawa Barat, diduga berasal dari meteor besar yang jatuh di Laut Jawa.

Kesimpulan tersebut disampaikan Thomas berdasar analisis merujuk data dan informasi yang diterima dari warga.

"Saya menyimpulkan itu adalah meteor cukup besar yang melintas," kata Thomas dikutip dari akun Instagram @t_djamal, Senin (6/10/2025).

Menurut analisis Thomas, meteor tersebut jatuh di wilayah Laut Jawa setelah lebih dulu melintasi Kabupaten Kuningan dan Cirebon dari arah barat daya pada Minggu (5/10/2025), pukul 18.35–18.39 WIB.

Suara dentuman yang terdengar warga, kata Thomas, berasal dari proses masuknya meteor ke lapisan atmosfer yang lebih rendah.

"Ketika memasuki atmosfer yang lebih rendah, (maka) menimbulkan gelombang kejut berupa suara dentuman dan terdeteksi oleh BMKG Cirebon pukul 18.39.12 WIB," katanya.

Fenomena munculnya cahaya bola api disertai dentuman keras ini sempat membuat warga di sejumlah kecamatan di Cirebon bagian timur, terutama Lemahabang, geger.

Mereka melihat kilatan cahaya tersebut di langit sekitar pukul 18.30 WIB, disusul dentuman keras beberapa menit kemudian.

Sensor seismik milik BMKG dengan kode ACJM juga mencatat adanya getaran signifikan pada pukul 18.39 WIB. Selain itu, kamera pengawas warga merekam bola api yang meluncur cepat di langit sekitar 18.35 WIB.

baca juga

Sementara Polda Jawa Barat saat dikonfirmasi, hingga kekinian mengaku masih menelusuri kebenaran terkait kabar meteor jatuh tersebut.

"Kami masih menunggu infonya dari lapangan," jelas Hendra saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (6/10/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Meteor Jatuh di Cirebon Bikin Geger, Polisi Langsung Cek ke Lokasi

Kabar Meteor Jatuh di Cirebon Bikin Geger, Polisi Langsung Cek ke Lokasi

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:08 WIB

Momen Megawati di UGM, Ungkap Perdebatan Lama dengan Sri Mulyani Minta Dana Research Tak Dipotong

Momen Megawati di UGM, Ungkap Perdebatan Lama dengan Sri Mulyani Minta Dana Research Tak Dipotong

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 14:32 WIB

Tepis Kabar Rektor IPB Arif Satria Bakal Dilantik Jadi Kepala BRIN, Mensesneg: Belum Ada Hari Ini

Tepis Kabar Rektor IPB Arif Satria Bakal Dilantik Jadi Kepala BRIN, Mensesneg: Belum Ada Hari Ini

News | Jum'at, 19 September 2025 | 15:49 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×