Ajak Anak Muda Bertindak di LMS 2025, BBC Media Action Susun Strategi Jitu Atasi Isu Lingkungan

Andi Ahmad S | Suara.com

Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:36 WIB
Ajak Anak Muda Bertindak di LMS 2025, BBC Media Action Susun Strategi Jitu Atasi Isu Lingkungan
Jimmi Silitonga selaku Head of Production BBC Media Action Indonesia, membagikan pandangannya di dalam acara Local Media Summit (LMS) 2025 yang digelar oleh Suara.com di Hotel Jw Marriot, Selasa (7/10/2025). [Andi/Suara.com]
  • BBC Indonesia luncurkan 'Aksi Kita Indonesia' untuk tingkatkan kepedulian lingkungan anak muda.

  • Riset tunjukkan anak muda kurang peduli lingkungan, jadi butuh strategi konten inovatif dan relevan.

  • Strategi BBC Media Action kaitkan isu lingkungan dengan budaya pop atau tren terkini seperti konser.

Suara.com - Dalam upaya menggerakkan kepedulian dan tindakan nyata terhadap isu lingkungan di kalangan generasi muda Indonesia, BBC Media Action Indonesia meluncurkan program 'Aksi Kita Indonesia'.

Strategi BBC Indonesia itupun diungkapkan di dalam acara Local Media Summit (LMS) 2025 yang digelar oleh Suara.com di Hotel Jw Marriot, Selasa (7/10/2025).

Jimmi Silitonga selaku Head of Production BBC Media Action Indonesia, membagikan pandangannya tentang bagaimana media dapat menjembatani jurang antara isu lingkungan yang kompleks dan minat anak muda yang dinamis.

Mulai dari 'Mengatasi Abai Lingkungan di Kalangan Anak Muda'. Jimmi Silitonga mengungkapkan bahwa target utama program ini adalah anak muda Indonesia, mulai dari usia belasan, 20-an, hingga 30-an tahun.

"Namun, riset awal menunjukkan adanya tantangan signifikan. Target kita anak muda Indonesia, kita ada aksi kita Indonesia tujuannya menanyakan ke anak muda soal isu lingkungan," jelas Jimmi.

"Ternyata dari riset anak muda tidak peduli soal lingkungan. Saya termasuk orang beruntung yang selalu diskusi, sebenarnya masih dibaca tidak sih? Mereka berpindah ke mana? Pertanyaan ini menjadi landasan untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dan relevatif," sambungnya.

Untuk itu, BBC Media Action merumuskan tiga pilar utama dalam pendekatannya, yakni Share Informasi, dengan menyajikan data dan fakta lingkungan secara mudah dicerna.

Kemudian Trigger Diskusi, yakni memicu perbincangan mendalam tentang isu-isu kritis. Dan yang terakhir yakni Motivasi for Action adalah mendorong audiens untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga lingkungan.

Setelah serangkaian riset mendalam, BBC Media Action mengembangkan formula konten yang inovatif untuk memadukan isu lingkungan dengan minat anak muda.

Formula ini mencakup lima elemen kunci isu lingkungan itu sendiri, their interest (minat audiens), shocking fact, trending topic dan Indonesia pride.

"Setelah melakukan riset akhirnya kita melakukan formula itu," imbuhnya.

dari kanan ke kiri) Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono, IMS Asia Regional Lars Bestle, Perwakilan Kedutaan Besar Norwegia Truls Loke Desbans, Wamen Komdigi Nezar Patria , Head of Corporation Section EU Delegation Jeromes Pons dan Ketua Komisi Hukum Dewan Pers Abdul Manan saat pembukaan Local Media Summit (LMS) 2025 di Hotel JW Marriot, Jakarta, Selasa (7/10/2025). [Suara.com/Alfian Winantos
dari kanan ke kiri) Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono, IMS Asia Regional Lars Bestle, Perwakilan Kedutaan Besar Norwegia Truls Loke Desbans, Wamen Komdigi Nezar Patria , Head of Corporation Section EU Delegation Jeromes Pons dan Ketua Komisi Hukum Dewan Pers Abdul Manan saat pembukaan Local Media Summit (LMS) 2025 di Hotel JW Marriot, Jakarta, Selasa (7/10/2025). [Suara.com/Alfian Winantos

Pendekatan ini ucap Jimmy, bertujuan untuk menyajikan informasi lingkungan yang tidak hanya mendidik tetapi juga menarik perhatian dan relevan dengan kehidupan sehari-hari anak muda.

Salah satu strategi yang paling menarik adalah mengaitkan isu lingkungan dengan fenomena budaya pop atau peristiwa yang sedang trending.

"Contohnya konser Musik dan Lingkungan. Ketika ada konser besar seperti Cold Play, tim mencari sudut pandang lingkungan. Nah bagaimana kita bercerita dari isu terkini seperti konser Cold Play kita cari isu lingkungannya mulai dari penggunaan air dan lainnya juga seperti kebersihan sampah," jelas Jimmi.

Hal ini tentu kata dia memungkinkan pesan lingkungan tersampaikan melalui medium yang sudah menarik perhatian jutaan anak muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Lokal Didorong Jadi Rujukan Edukasi Regulasi Daerah

Media Lokal Didorong Jadi Rujukan Edukasi Regulasi Daerah

Video | Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:20 WIB

GoTo Dorong Kolaborasi dengan Media Lokal untuk Edukasi Publik dan Pemberdayaan Daerah

GoTo Dorong Kolaborasi dengan Media Lokal untuk Edukasi Publik dan Pemberdayaan Daerah

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:18 WIB

Teror Bom Guncang 2 Sekolah Internasional di Tangerang, Polisi Buru Pengirim Pesan!

Teror Bom Guncang 2 Sekolah Internasional di Tangerang, Polisi Buru Pengirim Pesan!

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:11 WIB

Unilever Berani Mengangkat Isu Sensitif, Kunci Keberlanjutan Media di Era Modern

Unilever Berani Mengangkat Isu Sensitif, Kunci Keberlanjutan Media di Era Modern

Video | Selasa, 07 Oktober 2025 | 17:04 WIB

Mau Kucurkan Dana Triliunan ke Bank Jakarta, Menkeu Purbaya: Jangan Sampai Saya Kasih Duit Panik

Mau Kucurkan Dana Triliunan ke Bank Jakarta, Menkeu Purbaya: Jangan Sampai Saya Kasih Duit Panik

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 16:40 WIB

Dominasi Digital Kian Mencekik? UMN dan Wavemaker 'Bocorkan' Peta Jalan Transformasi Industri Media

Dominasi Digital Kian Mencekik? UMN dan Wavemaker 'Bocorkan' Peta Jalan Transformasi Industri Media

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:13 WIB

Terkini

Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal

Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:46 WIB

Wajah Serius Menhan AS Saat Sjafrie Sjamsoeddin Teken Kerjasama, Apa Isinya?

Wajah Serius Menhan AS Saat Sjafrie Sjamsoeddin Teken Kerjasama, Apa Isinya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:38 WIB

Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah

Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:26 WIB

Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS

Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:15 WIB

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:12 WIB

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:52 WIB

Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat

Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:36 WIB

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:33 WIB

Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua

Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:31 WIB

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:30 WIB