Syarat dan Cara Daftar Magang Nasional 2025 Digaji UMP, Pembukaan 15 Oktober

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 17:28 WIB
Syarat dan Cara Daftar Magang Nasional 2025 Digaji UMP, Pembukaan 15 Oktober
Ilustrasi magang. (Unsplash)
  • Pemerintah akan segera membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2025 pada 15 Oktober.
  • Program itu ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja.
  • Kuota lowongan kerja ada sampai 100.000. 

Suara.com - Pemerintah akan segera membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2025 pada 15 Oktober. Program itu ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja di berbagai instansi pemerintah, BUMN, dan perusahaan swasta dengan gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) di daerah masing-masing.

Kementerian Ketenagakerjaan menyebut pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui portal SIAPKerja (siapkerja.kemnaker.go.id).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kuota lowongan kerja ada sampai 100.000. Akan tetapi pada tahap awal baru dibuka sebanyak 20.000.

Mengacu pada panduan resmi yang dirilis Kemnaker, peserta wajib memenuhi sejumlah syarat berikut:

  1. Warga Negara Indonesia dengan NIK valid.
  2. Lulusan D3, D4, atau S1, maksimal satu tahun setelah kelulusan.
  3. Tidak sedang mengikuti program magang atau bekerja tetap di perusahaan lain.
  4. Perguruan tinggi asal sudah terdaftar di PDDikti.

Proses pendaftarannya dilakukan melalui laman SIAPKerja, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Membuat akun menggunakan NIK, email, dan nomor HP aktif.
  2. Melakukan verifikasi OTP dan melengkapi profil serta dokumen pendukung (ijazah, transkrip, CV).
  3. Memilih lowongan magang yang tersedia di perusahaan mitra.
  4. Menunggu proses seleksi dan pengumuman resmi pada 13–14 Oktober 2025.

Peserta yang diterima akan menerima uang saku setara UMP daerah penempatan, serta jaminan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang seluruhnya ditanggung pemerintah.

Daftar Instansi dan Perusahaan Mitra

Kemnaker mencatat, hingga pekan pertama Oktober, sudah ada 451 instansi yang bergabung dalam program ini, mulai dari lembaga pemerintah, BUMN, hingga perusahaan swasta nasional.

Beberapa di antaranya adalah:

  1. Bank BNI, BTN, dan BTPN
  2. PT Kereta Api Indonesia (KAI)
  3. Jasamarga
  4. PT Semen Gresik
  5. Wijaya Karya (WIKA)
  6. INKA
  7. Toyota Motor Manufacturing Indonesia
  8. Mustika Ratu
  9. Garudafood
  10. Agrinas Pangan Nusantara

Selain itu, sejumlah perusahaan daerah dan start-up digital juga disebut tertarik bergabung, termasuk yang bergerak di bidang energi terbarukan, agribisnis, dan teknologi informasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situs Program Magang Nasional Eror, Airlangga Buka Suara

Situs Program Magang Nasional Eror, Airlangga Buka Suara

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 16:18 WIB

Kenapa Link Magang Nasional Tidak Bisa Login? Begini Cara Masuk Maganghub.kemnaker.go.id

Kenapa Link Magang Nasional Tidak Bisa Login? Begini Cara Masuk Maganghub.kemnaker.go.id

Lifestyle | Rabu, 08 Oktober 2025 | 14:55 WIB

Menteri Airlangga Dorong Pesantren Menabung Emas di Bullion Bank

Menteri Airlangga Dorong Pesantren Menabung Emas di Bullion Bank

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 14:35 WIB

Magang Nasional di Maganghub.kemnaker.go.id Apa Bisa Pakai SKL?

Magang Nasional di Maganghub.kemnaker.go.id Apa Bisa Pakai SKL?

Lifestyle | Rabu, 08 Oktober 2025 | 10:27 WIB

Link Daftar Magang Nasional Fresh Graduate Bergaji UMP: Jadwal, Syarat, Deadline

Link Daftar Magang Nasional Fresh Graduate Bergaji UMP: Jadwal, Syarat, Deadline

Lifestyle | Selasa, 07 Oktober 2025 | 10:54 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB