Pensiun Dini PLTU Ancam Nasib Pekerja, Koaksi Desak Pemerintah Siapkan Jaring Pengaman

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 13:27 WIB
Pensiun Dini PLTU Ancam Nasib Pekerja, Koaksi Desak Pemerintah Siapkan Jaring Pengaman
Ilustrasi pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). [Ist]
baca 10 detik
  • Koaksi Indonesia menyoroti nasib para pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan akibat rencana pemerintah mempensiunkan PLTU batu bara.
  • Koaksi mendesak pemerintah untuk segera menyiapkan peta jalan yang jelas agar transisi energi ini berjalan secara adil dan tidak meninggalkan para pekerja.
  • Koaksi Indonesia memberikan enam rekomendasi kunci untuk Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Suara.com - Koaksi Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada pembangunan berkelanjutan, menyoroti nasib para pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan akibat rencana pemerintah mempensiunkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara. Koaksi mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan, untuk segera menyiapkan peta jalan yang jelas agar transisi energi ini berjalan secara adil dan tidak meninggalkan para pekerja.

Manajer Kebijakan dan Advokasi Koaksi Indonesia, A. Azis Kurniawan, menilai bahwa ambisi pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060 belum diimbangi dengan perencanaan yang matang untuk sektor ketenagakerjaan.

"Selama ini, belum ada pemetaan holistik terkait pekerja PLTU dan tambang batu bara yang akan terdampak. Padahal pada 2034, energi terbarukan berpeluang membuka 700 ribu pekerjaan hijau (green jobs) baru di sektor pembangkit," kata Azis dalam keterangannya kepada Suara.com, Sabtu (11/10/2025).

Menurutnya, pemerintah harus segera melakukan reskilling dan upskilling bagi para pekerja tambang dan PLTU agar mereka dapat beradaptasi dengan kebutuhan ekonomi hijau di masa depan.

Setelah bertemu dengan jajaran Kementerian Ketenagakerjaan pada Jumat (10/10/2025), Koaksi Indonesia memberikan enam rekomendasi kunci untuk Menteri Ketenagakerjaan Yassierli:

1. Terbitkan Aturan PHK: Menerbitkan surat edaran terkait mekanisme PHK akibat pemensiunan PLTU, termasuk jaminan pemenuhan hak-hak pekerja.

2. Bentuk Satgas Lintas Sektor: Membentuk satuan tugas di daerah-daerah terdampak untuk mengatasi dampak sosial-ekonomi.

3. Kembangkan Kamus 'Green Jobs': Mengembangkan pedoman Kamus Jabatan Baku Indonesia (KBJI) untuk green jobs agar relevan dengan kebutuhan pasar.

4. Perbarui Sistem Lapor Ketenagakerjaan: Memperbarui program Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan (WLKP) untuk mendapatkan data yang lebih akurat.

baca juga

5. Siapkan Pelatihan Vokasi: Mengembangkan program pelatihan vokasi yang fokus pada lapangan pekerjaan hijau, bekerja sama dengan pelaku usaha.

6. Perluas Fasilitas Pelatihan di Luar Jawa: Memperluas fasilitas dan pembinaan tenaga kerja di wilayah luar Jawa dengan menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) dan pemerintah daerah. 

"Pada akhirnya, untuk memastikan transisi energi inklusif dan berkeadilan untuk semua pihak, Kemenaker harus memperluas fasilitas dan pembinaan tenaga kerja di wilayah luar Jawa," pungkas Azis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Dukung Penguatan Ekosistem Pekerja Kreatif di Konferensi Musik Indonesia 2025

BPJS Ketenagakerjaan Dukung Penguatan Ekosistem Pekerja Kreatif di Konferensi Musik Indonesia 2025

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:45 WIB

Termasuk Adik JK! Polri Gandeng PPATK Usut Aliran Uang Tersangka Korupsi PLTU Kalbar

Termasuk Adik JK! Polri Gandeng PPATK Usut Aliran Uang Tersangka Korupsi PLTU Kalbar

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 14:51 WIB

Geger Tower Pekerja Proyek IKN Ludes Terbakar: Bagaimana Kronologi dan Apa Pemicunya?

Geger Tower Pekerja Proyek IKN Ludes Terbakar: Bagaimana Kronologi dan Apa Pemicunya?

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 14:35 WIB

Terkini

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:14 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

×