Di Balik Janji Hijau, Dunia Didesak Bersihkan Tata Kelola Tambang

Bimo Aria Fundrika

Senin, 13 Oktober 2025 | 13:00 WIB
Di Balik Janji Hijau, Dunia Didesak Bersihkan Tata Kelola Tambang
pIlustrasi tambang (freepik)rofil pt imip (Freepik)
baca 10 detik
    • Permintaan mineral untuk energi bersih meningkat tajam dan memicu risiko kerusakan lingkungan.
    • IRP menyerukan reformasi pembiayaan dan tata kelola tambang agar transisi energi lebih adil dan berkelanjutan.
    • Pertambangan berkelanjutan perlu didukung lewat ekonomi sirkular, pendanaan hijau, dan transparansi rantai pasok.

Suara.com - Transisi energi bersih menghadirkan paradoks baru: demi menyelamatkan bumi, manusia kembali menggali perutnya lebih dalam.

Permintaan nikel, litium, dan kobalt melonjak tajam untuk menopang teknologi hijau, dari baterai kendaraan listrik hingga panel surya. Namun di balik ambisi hijau itu, risiko kerusakan lingkungan dan pelanggaran hak masyarakat lokal terus mengintai.

Sebuah laporan terbaru dari International Resource Panel (IRP) di bawah UNEP menyerukan reformasi besar pada sistem keuangan dan tata kelola pertambangan global.

Eksplorasi pertambangan Nikel yang dilakukan PT Gag Nikel (Instagram @official.gagnikel).
Eksplorasi pertambangan Nikel yang dilakukan PT Gag Nikel (Instagram @official.gagnikel).

Tujuannya sederhana tapi mendasar: memastikan aliran modal dunia tidak mempercepat krisis baru atas nama energi bersih.

“Permintaan mineral untuk transisi energi menuntut industri pertambangan yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan tanpa mengabaikan hak asasi manusia dan lingkungan. Melalui keuangan berkelanjutan, pertambangan yang bertanggung jawab harus menjadi standar, bukan pengecualian,” ujar Janez Potonik, Ketua Bersama IRP.

Sejak 1970, aktivitas ekstraksi mineral meningkat lima kali lipat. IRP mencatat sektor pertambangan kini menyumbang separuh dari total ekstraksi bahan baku global. Sementara biaya menjaga standar lingkungan hanya menambah kurang dari seperempat biaya operasional, manfaat sosial dan ekologinya jauh lebih besar.

IRP menyoroti pentingnya sistem pembiayaan yang berpihak pada praktik berkelanjutan. Lembaga keuangan didorong memperkuat kapasitasnya menilai proyek pertambangan sesuai standar lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), agar dana hanya mengalir ke operasi yang transparan dan bertanggung jawab.

Laporan ini juga menekankan pentingnya ekonomi sirkular, dari peningkatan target daur ulang hingga penerbitan obligasi hijau bagi fasilitas pengolahan ulang material.

IRP bahkan mengusulkan paspor produk digital untuk setiap komoditas, mencatat asal-usul mineral dan dampak lingkungannya agar rantai pasok global lebih akuntabel.

baca juga

Sebagai langkah lanjutan, IRP merekomendasikan pembentukan Dana Pembangunan Berkelanjutan Pertambangan yang bersumber dari pungutan global terhadap perusahaan tambang. Dana ini dapat digunakan untuk riset teknologi bersih, pelatihan tenaga kerja, dan memperkuat kapasitas negara berkembang.

Transisi energi hanya akan benar-benar hijau jika sumber daya yang menopangnya digali dengan cara yang adil, transparan, dan berpihak pada bumi.

Penulis: Muhammad Ryan Sabiti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Birokrasi Jadi Penghambat Ambisi Ekonomi Hijau Indonesia? MPR Usul Langkah Berani

Birokrasi Jadi Penghambat Ambisi Ekonomi Hijau Indonesia? MPR Usul Langkah Berani

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 23:02 WIB

Keluarkan Rp 176,95 Miliar, Aneka Tambang (ANTM) Ungkap Hasil Eksplorasi Tambang Emas Hingga Bauksit

Keluarkan Rp 176,95 Miliar, Aneka Tambang (ANTM) Ungkap Hasil Eksplorasi Tambang Emas Hingga Bauksit

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 18:15 WIB

Bahlil Akui Bahas Tambang dengan Muhammadiyah: Sedikit Saja

Bahlil Akui Bahas Tambang dengan Muhammadiyah: Sedikit Saja

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:43 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×