Ultimatum Chairul Tanjung, Tokoh NU Gus Nadir Ngamuk soal Program Xpose Trans7: Fitnah, Hina Kiai!

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:13 WIB
Ultimatum Chairul Tanjung, Tokoh NU Gus Nadir Ngamuk soal Program Xpose Trans7: Fitnah, Hina Kiai!
Ultimatum Chairul Tanjung, Tokoh NU Gus Nadir Ngamuk soal Program Xpose Trans7: Fitnah, Hina Kiai! (tangkapan layar/ist)
baca 10 detik
  • Program Xpose Uncensored di Trans7 disorot lantaran diduga telah menghina kiai
  • Tokoh NU Gus Nadir pun murka atas program Tv swasta tersebut
  • Saking geram, Gus Nadir mendesak agar Chairul Tanjung memecat anak buahnya yang terlibat penayangan program itu. 

Suara.com - Cendekiawan sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir ikut mengamuk atas penayangan salah satu program Trans TV karena dianggap telah menghina Kiai. Tanggapan keras itu disampaikan Gus Nadir menanggapi program 'Xpose Uncensored' yang tayang di Trans7 pada Senin (13/10/2025) kemarin.

"Tayangan mereka melecehkan para kiai—khususnya Romo Kiai kami, KH Anwar Manshur, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo sekaligus Rais Syuriah PWNU Jawa Timur. Beliau adalah sosok sepuh yang setiap hari masih mengajar dengan penuh kasih dan ketulusan," tulis Gus Nadir lewat akun X pribadinya dikutip pada Selasa (14/10/2025).

Melalui unggahannya, dosen di Universitas Melbourne itu turut menyinggung nama Chairul Tanjung, pemilik Trans Corp terkait adanya tudingan penghinaan terhadap kiai dalam tayangan di Trans7.

"Dan saya yakin, beliau tidak pernah menyinggung Trans7, apalagi pemiliknya, Bapak Chairul Tanjung," tulisnya.

Gus Nadir pun menguliti soal isi program 'Xpose Uncensored' Trans7 yang dianggap telah menggiring opini untuk mendiskreditkan para kiai.

"Namun apa yang dilakukan Trans7 bukan sekadar “salah tayang.” Ini penghinaan. Narasinya ngawur, dibacakan dengan gaya yang merendahkan, disertai visual dan caption yang secara sistematis membangun framing jahat terhadap para kiai. Saya tidak bisa tinggal diam," ujarnya.

Acara Trans 7 yang diduga menyinggung Ponpes Lirboyo [YouTube]
Acara Trans 7 yang diduga menyinggung Ponpes Lirboyo [YouTube]

"Saya tumbuh dalam tradisi kritik dan kebebasan berpendapat ala akademik Barat, tetapi yang dilakukan Trans7 bukan kebebasan pers — ini serangan terencana terhadap kehormatan pesantren," sambungnya.

Lewat cuitannya, Gus Nadir pun mendesak agar pihak-pihak yang terlibat termasuk produser tayangan program itu dipecat oleh pihak Trans. Dia juga meminta agar pihak Trans TV turut memberikan tayangan tandingan imbas tudingan penghinaan terhadap kiai lewat program 'Xpose Uncensored' Trans7.

"Saya menuntut langkah tegas: Produser acara harus dipecat. Pembaca naskah dipecat. Trans7 wajib menayangkan program tandingan yang menampilkan konsep barokah, adab, disiplin, dan pendidikan karakter ala pesantren agar publik memperoleh gambaran yang berimbang," desaknya.

baca juga

Lebih lanjut, Gus Nadir pun memastikan jika program Trans7 yang menyoal kehidupan kiai dan para santri hanya berisi fitnah.

"Lihatlah, rumah KH Anwar Manshur begitu sederhana—jauh dari kemewahan. Tapi Trans7 justru membingkai seolah beliau hidup dari amplop dan kemewahan. Itu fitnah! Itu penghinaan terhadap orang yang seluruh hidupnya diabdikan untuk ilmu dan umat," ujarnya.

Selain kesal, Gus Nadir juga mengaku sedih, karena tayangan program itu muncul menjelang Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2025 mendatang.

"Saya menangis menonton tayangan itu. Bukan karena Kiai kami diserang, tapi karena media sebesar Trans7 tega memproduksi penghinaan semacam ini di bulan ketika bangsa ini semestinya menghormati para santri," ujarnya.

Lewat cuitannya, Gus Nadir juga menyoroti soal permintaan maaf dari manajemen Trans TV atas penayangan program 'Xpose Uncensored'. Menurutnya, permintaan maaf atas kasus ini tidak cukup disampaikan oleh pihak Trans TV.

Dia juga mendesak agar Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ikut turut tangan mengusut penayanan program 'Xpose Uncensored' Trans7.

"Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia jangan diam. Ini ujian bagi kredibilitas lembaga Anda. Pak Chairul Tanjung, benahi manajemen Trans7 Anda. Dan kepada para pengiklan, saya menyerukan: jangan pasang iklan di Trans7 sampai lembaga ini bertanggung jawab penuh," ujarnya.

"Permintaan maaf atau sowan belaka tidak cukup. Luka yang mereka goreskan terlalu dalam. Ini bukan hanya soal satu Kiai — ini soal kehormatan seluruh dunia pesantren," sambung Gus Nadir murka.

Diketahui, muncul seruan dengan tagar #boikot Trans TV di media sosial. Seruan boikot itu diduga berkaitan dengan tayangan Xpose di Trans 7 yang menampilkan video santri berjalan ngesot dan disebut sembari menyerahkan amplop kepada kiai. Selain itu, tayangan itu juga 'menguliti' kehidupan kiai yang dianggap mewah. 

Tayangan program itu pun langsung banjir kritikan di medsos. Buntut dari tayangan program itu, pihak Trans Tv juga telah menyampaikan permintaaan maaf kepada publik.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Identifikasi Korban Terus Berlanjut, 53 Jenazah Teridentifikasi!

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Identifikasi Korban Terus Berlanjut, 53 Jenazah Teridentifikasi!

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 23:46 WIB

Buntut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Golkar Desak Pesantren Dapat Jatah 20 Persen APBN

Buntut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Golkar Desak Pesantren Dapat Jatah 20 Persen APBN

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 20:53 WIB

Ustaz Yusuf Mansur Dulu Mondok di Mana? Viral Buka Jasa Kirim Doa Online Berbayar

Ustaz Yusuf Mansur Dulu Mondok di Mana? Viral Buka Jasa Kirim Doa Online Berbayar

Lifestyle | Minggu, 12 Oktober 2025 | 12:53 WIB

Demi Keamanan, Cak Imin Bentuk Satgas Nasional untuk Audit dan Perbaikan Gedung Pesantren Rawan

Demi Keamanan, Cak Imin Bentuk Satgas Nasional untuk Audit dan Perbaikan Gedung Pesantren Rawan

Video | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 17:00 WIB

Terkini

MNCN Lepas iNews Group ke Entitas Republikorp

MNCN Lepas iNews Group ke Entitas Republikorp

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:05 WIB

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:03 WIB

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 18:02 WIB

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:00 WIB

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:58 WIB

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 17:57 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:56 WIB

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:55 WIB

×