ICW Sebut MBG 'Pintu Awal Korupsi', Sedot Anggaran Pendidikan dan Untungkan Korporasi

Chandra Iswinarno

Rabu, 15 Oktober 2025 | 19:21 WIB
ICW Sebut MBG 'Pintu Awal Korupsi', Sedot Anggaran Pendidikan dan Untungkan Korporasi
Ilustrasi penyiapan MBG sebelum dibagikan. Anggaran MBG yang besar berpotensi menjadi pintu masuk korupsi. [Ist]
baca 10 detik
  • ICW sebut MBG sangat rawan konflik kepentingan pejabat.

  • Sebanyak 44% anggaran pendidikan 2026 dialihkan untuk program makan bergizi.

  • Program dinilai lebih menguntungkan korporasi besar daripada petani lokal.

Suara.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap potensi skandal besar di balik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai sarat dengan konflik kepentingan, menyedot anggaran sektor fundamental, dan lebih menguntungkan korporasi ketimbang rakyat kecil.

Dalam konferensi pers bertajuk 'Hak Atas Pangan Bukan Sumber Cuan!', Perwakilan ICW, Nisa Rizkiah, menyebut program MBG sebagai pintu awal menuju korupsi.

Ia menjelaskan bahwa penelusuran awal ICW menemukan, potensi konflik kepentingan yang serius.

Banyak individu yang terlibat dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terafiliasi dengan lingkaran kekuasaan, termasuk orang-orang yang dekat dengan Anggota DPR.

"ICW belum punya datanya, masih melakukan penelusuran, tapi sebetulnya kita lihat di banyak pemerintahan itu udah jelas, (program ini) sangat rawan dengan konflik kepentingan, itu pintu awal menuju korupsi," jelas Nisa, Rabu (15/10/2025).

Kecurigaan ini diperkuat dengan temuan di lapangan, di mana banyak SPPG tidak menerima pembayaran tepat waktu, bahkan ada yang sampai gulung tikar.

"Uangnya ke mana? Itu pertanyaannya," tegasnya.

Kritik paling tajam diarahkan pada sumber pendanaan program. Nisa mengungkap bahwa MBG akan 'membajak' porsi yang sangat besar dari anggaran pendidikan.

"Tahun depan itu MBG akan menyedot 44 persen dari RAPBN pendidikan 2026 yang angkanya senilai hampir Rp300 triliun. Ini udah keliru banget. Memangnya MBG adalah bagian dari isu pendidikan?" kritiknya.

baca juga

Ia menambahkan, alokasi ini semakin tidak relevan karena penerima manfaatnya kini meluas hingga ke ibu hamil dan menyusui, bukan hanya siswa sekolah.

ICW juga menyoroti tata kelola MBG yang sangat tertutup dan minim akuntabilitas.

"Minimnya transparansi dan akuntabilitas, tata kelola MBG juga sangat tertutup. MoU antara BGN, dan sekolah atau orang tua ini tidak memuat pertanggungjawaban jelas dan bahkan larang publikasi data,” ungkap Nisa.

Pada praktiknya, program ini dinilai lebih melayani kepentingan korporasi besar daripada memberdayakan petani lokal dalam rantai pasoknya.

"Pengadaan MBG, makanan yang digunakan dalam MBG, apakah itu diambil dari petani lokal? Apakah melibatkan petani lokal? Saya rasa nggak, karena yang memberikan, yang memasukkan rantai pasoknya itu kan dari korporasi,” ujar Nisa.

ICW mengungkap potensi korupsi anggaran MBG. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers bertajuk 'Hak Atas Pangan Bukan Sumber Cuan!' pada Rabu (15/10/2025). [Suara.com/Nur Saylil Inayah]
ICW mengungkap potensi korupsi anggaran MBG. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers bertajuk 'Hak Atas Pangan Bukan Sumber Cuan!' pada Rabu (15/10/2025). [Suara.com/Nur Saylil Inayah]

Atas dasar temuan-temuan ini, ICW menyerukan agar program MBG dihentikan dan pemerintah didesak untuk mencari solusi yang lebih fundamental.

"Masalah pangan di Indonesia, masalah kemiskinan di Indonesia, bukan MBG jawabannya," tegas Nisa.

"Pemerintah harus mencari sesuatu yang lebih fundamental, bukan hanya sekedar kebijakan yang populis untuk seolah-olah baik untuk masyarakat, padahal tidak," katanya.

Reporter : Nur Saylil Inayah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suara Ibu Indonesia Tolak Militer Masuk Dapur MBG: Tugas Mereka Bukan Urusi Gizi Anak Sekolah!

Suara Ibu Indonesia Tolak Militer Masuk Dapur MBG: Tugas Mereka Bukan Urusi Gizi Anak Sekolah!

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 17:01 WIB

BGN Sebut Rp10 Ribu Cukup untuk Menu MBG Ayam dan Telur: Presiden Sendiri yang Hitung

BGN Sebut Rp10 Ribu Cukup untuk Menu MBG Ayam dan Telur: Presiden Sendiri yang Hitung

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 15:58 WIB

Suara Ibu Indonesia Minta MBG Disetop: Moratorium dan Evaluasi Total!

Suara Ibu Indonesia Minta MBG Disetop: Moratorium dan Evaluasi Total!

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 15:56 WIB

Terkini

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:30 WIB

Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI

Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:29 WIB

Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW

Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:27 WIB

Ikut Beri Dukungan, Tom Cruise Bagikan Momen usai Nonton Film The Odyssey

Ikut Beri Dukungan, Tom Cruise Bagikan Momen usai Nonton Film The Odyssey

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:25 WIB

CENTCOM: 50 Ribu Pasukan Amerika Serikat Siaga Serang Iran

CENTCOM: 50 Ribu Pasukan Amerika Serikat Siaga Serang Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:25 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Jalan yang Nyaman untuk Pemakaian Sehari-hari, Ringan dan Empuk

5 Rekomendasi Sepatu Jalan yang Nyaman untuk Pemakaian Sehari-hari, Ringan dan Empuk

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:24 WIB

Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19

Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:21 WIB

Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta

Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:19 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Undip Viral, Korban Mengaku Trauma hingga Tinggalkan Kuliah

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Undip Viral, Korban Mengaku Trauma hingga Tinggalkan Kuliah

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:16 WIB

Drama Sandiwara Dua Sopir Penggelap Sapi Berakhir di Tangan Polsek Panjang

Drama Sandiwara Dua Sopir Penggelap Sapi Berakhir di Tangan Polsek Panjang

Lampung | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:13 WIB

×