Anggaran Rp 25 M untuk Audit Ponpes dan Rp 7 M Pelatihan Santri, Menteri PU: Nggak Terlalu Mahal!

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:13 WIB
Anggaran Rp 25 M untuk Audit Ponpes dan Rp 7 M Pelatihan Santri, Menteri PU: Nggak Terlalu Mahal!
Menteri PU Dody Hanggodo. [Ist]
baca 10 detik
  • Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp25 miliar untuk mengaudit keamanan 80 pondok pesantren di berbagai daerah setelah insiden ambruknya Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo.
  • Audit ini akan memeriksa struktur, pondasi, dan kelayakan bangunan demi menjamin keselamatan santri.
  • Selain itu, disiapkan dana Rp7 miliar untuk pelatihan vokasi bagi 25 ribu santri agar memiliki keterampilan dasar di bidang konstruksi.

Suara.com - Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk melakukan audit terhadap 80 pondok pesantren (ponpes) yang dinilai rawan dari sisi keamanan bangunan. Selain itu, disiapkan pula dana Rp7 miliar untuk program pelatihan vokasi bagi 25 ribu santri di 10 provinsi.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan, anggaran itu hanya untuk audit pada tahap pertama dari proses pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan struktur bangunan ponpes di berbagai daerah. 

“Yang disampaikan adalah anggaran untuk mereview 80 sampling pertama, batch 1, itu sekitar Rp25 miliar,” ujarnya.

Dody mengatakan, audit dilakukan menyusul temuan sejumlah pondok pesantren dengan kondisi bangunan tua dan berpotensi membahayakan keselamatan santri. Audit meliputi pemeriksaan struktur, pondasi, serta kelayakan gedung yang digunakan untuk kegiatan belajar dan asrama.

Selain audit, Kementerian PU juga mengalokasikan dana Rp7 miliar untuk pelatihan keterampilan dasar konstruksi bagi 25 ribu santri di 10 provinsi.

"Untuk training tadi itu untuk 25 ribu santri di 10 provinsi sampling itu sekitar Rp7 miliar, engga terlalu mahal lah itu," ucapnya.

Ia menambahkan, sumber pembiayaan program tersebut berasal dari sisa anggaran yang belum terpakai, dengan izin khusus dari Kementerian Keuangan.

"Kita masih ada dana yang belum terpakai nanti kita pakai dari situ ada izin dari Kementerian Keuangan," imbuhnya.

Audit dan pelatihan itu disebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat ketahanan infrastruktur pesantren sekaligus membekali santri dengan keahlian vokasi di bidang konstruksi.

baca juga

Ada pun pesantren yang akan diaudit tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Aceh, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Insiden ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny, di Sidoarjo, pada akhir September lalu menjadi pemicu utama pemerintah lakukan audit tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Umumkan Syarat Program Pelatihan Konstruksi untuk Santri, Minimal Usia 18 Tahun

Pemerintah Umumkan Syarat Program Pelatihan Konstruksi untuk Santri, Minimal Usia 18 Tahun

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:01 WIB

Keponakannya Masuk Konten Ponpes Trans7, Wakil Ketua DPR RI Juga Ingin Laporkan Pihak TV

Keponakannya Masuk Konten Ponpes Trans7, Wakil Ketua DPR RI Juga Ingin Laporkan Pihak TV

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:04 WIB

Sejarah Hari Santri Nasional yang Diperingati 22 Oktober: Kisah di Balik Resolusi Jihad

Sejarah Hari Santri Nasional yang Diperingati 22 Oktober: Kisah di Balik Resolusi Jihad

Lifestyle | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 08:15 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×