Bukan Cuma Iklan: 5 Bos Media Bongkar 'Revenue Stream' Ajaib di Era AI

Chandra Iswinarno | Suara.com

Rabu, 22 Oktober 2025 | 22:57 WIB
Bukan Cuma Iklan: 5 Bos Media Bongkar 'Revenue Stream' Ajaib di Era AI
Lima media buka-bukaan ungkap rahasia bisnisnya di IDC AMSI 2025. Agenda yang digelar di The Hub Epicentrum, Rabu (22/10/2025) tersebut mengangkat tema Revenue Stream Baru Bisnis Media Digital. [Dok]
  • Media harus diversifikasi revenue, dari konsultasi hingga kelola kreator konten.

  • Pemanfaatan AI terbukti bisa tingkatkan omzet media hingga 1.000% lebih.

  • Konten eksklusif dan orisinal tetap menjadi kunci bertahan di era AI.

Suara.com - Di tengah badai pemutusan hubungan kerja (PHK) dan disrupsi Artificial Intelligence (AI), bisnis media disebut berada di ujung tanduk.

Namun, lima pimpinan media justru membongkar 'peta harta karun' berupa sumber pendapatan (revenue stream) baru yang tak terduga dan sangat potensial.

Dalam sesi panas di ajang Indonesia Digital Conference (IDC) 2025 yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), mereka buka-bukaan soal strategi bertahan dan bahkan bertumbuh di tengah tantangan zaman.

CEO Valid News, Erik Somba, mengungkapkan bahwa untuk bertahan, media harus berpikir kreatif di luar model bisnis tradisional.

Ia mencontohkan sumber pendapatan unik yang berhasil digarap pihaknya.

"Revenue bisa dari mana saja, misalnya kami di Valid News mendapatkan sedikit revenue dari konsultasi skripsi. Hukum Online punya pendapatan dari subscriber dan konsultasi hukum," kata Erik.

Strategi berbeda diterapkan Berita Jatim. CEO Dwi Eko Lokononto mengaku tidak mengandalkan Google AdSense, bahkan tidak terlalu fokus pada SEO.

Kekuatan mereka terletak pada personal branding pimpinan dan awak media yang kuat di level regional.

"Kami tidak mengerti SEO (search engine optimization), kami tidak tahu ini bisa menghasilkan pendapatan,” ujarnya.

"Kami punya jasa konsultasi, event organizer, survei, dan beberapa pekerjaan komunikasi lainnya,” ujarnya.

Menunggangi Gelombang Ekonomi Kreator

IDN melihat peluang masif di ranah creator economy. Vice President of ICE IDN, Hana Novitriani, menjelaskan bahwa dengan 12 juta kreator aktif di Indonesia, media bisa berperan sebagai pengelola dan fasilitator.

“Media, kreator, dan AI dapat bersama-sama memberikan nilai lebih dalam ekosistem digital. Lebih dari sekadar mendapatkan audiens, tapi bagaimana mendapatkan trust,” ujarnya.

"Tahun 2030 diperkirakan nilai pasar kreator konten mencapai sekitar Rp7 triliun. Ini juga merupakan peluang bagi media,” kata Hana.

Omzet Meroket 1.000 Persen Berkat AI

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AI 'Bunuh' Media? Investor Kelas Kakap Justru Ungkap Peluang Emas, Ini Syaratnya

AI 'Bunuh' Media? Investor Kelas Kakap Justru Ungkap Peluang Emas, Ini Syaratnya

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 21:05 WIB

Suara.com Raih Penghargaan Media Brand Awards 2025 dari SPS

Suara.com Raih Penghargaan Media Brand Awards 2025 dari SPS

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 23:50 WIB

Hadir Kembali, kumparan AI for Indonesia 2025: Berdampak Bagi Publik dan Industri

Hadir Kembali, kumparan AI for Indonesia 2025: Berdampak Bagi Publik dan Industri

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 17:36 WIB

Terkini

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:17 WIB

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:11 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:55 WIB

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:40 WIB

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:27 WIB