Johnson Panjaitan Wafat: Advokat HAM Pemberani, Mobil Ditembak, Kantor Digeruduk Nyali Tak Ciut

Bangun Santoso

Senin, 27 Oktober 2025 | 12:11 WIB
Johnson Panjaitan Wafat: Advokat HAM Pemberani, Mobil Ditembak, Kantor Digeruduk Nyali Tak Ciut
Johnson Panjaitan saat berbicara kepada awak media sebagai kuasa hukum keluarga Brigadir J di kasus Ferdy Sambo untuk melihat jalannya prarekonstruksi, Sabtu (23/7/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
baca 10 detik
  • Johnson Panjaitan, pendiri PBHI dan aktivis HAM senior, meninggal dunia pada Minggu (26/10/2025) pukul 07.30 WIB akibat pendarahan pada saraf otak
  • Ia dikenal sebagai advokat yang gigih dan tak kenal takut, bahkan setelah mengalami teror seperti penembakan mobil dan penggerudukan kantornya saat memimpin PBHI
  • Johnson memiliki rekam jejak panjang dalam membela korban pelanggaran HAM, termasuk menangani kasus-kasus besar seperti kemerdekaan Timor Timur, pembelaan Xanana Gusmao, dan peristiwa 27 Juli 1996

Suara.com - Dunia aktivisme dan hukum Indonesia berduka. Salah satu pejuang hak asasi manusia (HAM) paling gigih, Johnson Panjaitan, telah menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu (26/10/2025) pagi. Pendiri Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) ini wafat setelah berjuang melawan sakit kritis selama beberapa hari.

Kabar duka ini dikonfirmasi secara resmi oleh PBHI melalui akun media sosial mereka, mengumumkan kepergian sosok yang akrab disapa Bang Johnson tersebut.

"Telah berpulang ke Pangkuan Bapa di Surga, Johnson Sotarduga Panjaitan, yang kami kenal dengan panggilan bang Johnson pada 26 Oktober 2025, pukul 07.30 WIB," tulis akun lembaga tersebut, Minggu (26/10/2025).

Penyebab wafatnya sang advokat pemberani diungkap oleh sahabat seperjuangannya, Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid. Menurut Usman, Johnson mengalami kondisi kritis akibat pendarahan pada saraf otak.

"Rest In Peace. Pernah memimpin @pbhi_nasional Johnson Panjaitan dikabarkan mengalami pendarahan pada saraf otak dan kritis selama 4-5 hari terakhir hingga dini hari tadi," tulis Usman melalui akun Instagram pribadinya, Minggu.

Bagi Usman Hamid, Johnson Panjaitan bukan sekadar rekan, melainkan simbol keberanian dan kegigihan dalam membela mereka yang tertindas. Ia mengenang bagaimana Johnson tak pernah gentar menghadapi teror yang mengancam nyawanya demi menegakkan keadilan.

"Semasa memimpin PBHI, kantornya pernah digeruduk dan mobilnya ditembak," kenang Usman.

Ancaman fisik tersebut nyatanya tak pernah mampu memadamkan api perjuangan dalam diri Johnson. Ia tetap berdiri di garda terdepan, melawan segala bentuk ketidakadilan yang ditemuinya.

"Tapi semua teror itu tidak pernah menciutkan nyalinya dalam melawan ketidakadilan. Dia mencintai keadilan. Adil kepada korban, adil kepada kawan," jelasnya.

baca juga

Profil Johnson Panjaitan: Dari Anak Cawang Jadi 'Singa' Pembela HAM

Lahir di Jakarta pada 11 Juni 1966, Johnson Sotarduga Panjaitan tumbuh besar sebagai anak kampung di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Ia memiliki panggilan akrab "Sotar", yang dalam bahasa Batak memiliki arti "tak terduga", sebuah nama yang seolah merefleksikan jalan hidupnya yang penuh gebrakan.

Siapa sangka, advokat yang dikenal vokal ini pernah berurusan dengan polisi saat remaja. Ia sempat ditahan di Polsek Cililitan karena terlibat perkelahian dengan temannya, sebuah pengalaman yang mungkin turut membentuk karakternya yang keras dan tak kenal kompromi.

Jalan hidupnya di dunia hukum dimulai saat ia menempuh pendidikan di Universitas Kristen Indonesia (UKI). Ia benar-benar terjun dan mendedikasikan hidupnya sebagai seorang advokat sejak tahun 1988.

Puncak perjuangannya terlembagakan pada November 1996, ketika ia bersama 54 tokoh lainnya, termasuk nama-nama besar seperti Rocky Gerung, Hendardi, dan Mulyana W. Kusumah, mendirikan PBHI di Jakarta.

Melalui PBHI, nama Johnson Panjaitan melambung sebagai pembela kaum tertindas. Ia tak ragu menangani kasus-kasus besar yang penuh risiko politik, seperti mendampingi perjuangan kemerdekaan Timor Timur, menjadi pembela hukum Xanana Gusmao, hingga terlibat dalam advokasi kasus kerusuhan 27 Juli 1996.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karlinah Istri Wapres Umar Wirahadikusumah Wafat di Usia 95 Tahun, Dimakamkan di TMP Kalibata

Karlinah Istri Wapres Umar Wirahadikusumah Wafat di Usia 95 Tahun, Dimakamkan di TMP Kalibata

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 11:09 WIB

Profil Karlinah Djaja Atmadja, Istri Wapres Umar Wafat, Kisah Cinta 3 Bulan Berakhir di Pelaminan

Profil Karlinah Djaja Atmadja, Istri Wapres Umar Wafat, Kisah Cinta 3 Bulan Berakhir di Pelaminan

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 11:00 WIB

Berita Duka: IGK Manila, Eks Manajer Juara Persija dan Timnas Indonesia Meninggal

Berita Duka: IGK Manila, Eks Manajer Juara Persija dan Timnas Indonesia Meninggal

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 10:18 WIB

Berkabung Suryadharma Ali Wafat, Kader PPP se-Indonesia Wajib Gelar Salat Gaib dan Tahlil

Berkabung Suryadharma Ali Wafat, Kader PPP se-Indonesia Wajib Gelar Salat Gaib dan Tahlil

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 09:24 WIB

BREAKING NEWS! Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali Meninggal Dunia

BREAKING NEWS! Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali Meninggal Dunia

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 07:29 WIB

Kabar Duka! Mantan Bek Timnas Indonesia Warta Kusuma Meninggal Dunia

Kabar Duka! Mantan Bek Timnas Indonesia Warta Kusuma Meninggal Dunia

Bola | Senin, 28 Juli 2025 | 08:24 WIB

Eks Wakapolri-Menpan RB Syafruddin Kambo Meninggal Dunia, Kapolri Berduka

Eks Wakapolri-Menpan RB Syafruddin Kambo Meninggal Dunia, Kapolri Berduka

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 10:47 WIB

Terkini

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:33 WIB

×